Wednesday, December 7, 2016

CERAMAH BAPAK

SAKIT ITU ADALAH SUATU PERUBAHAN
"Dalam hakikatnya, saudara--artinya dalam hakikatnya itu dalam kenyataan hidup--kematian itu selalu didahului dengan kesakitan. Jadi, sakit itu adalah pintu bagi kematian. Jadi, kalau orang mau mati itu sakit dulu. Apa-apa mau mati juga sakit dulu. Artinya: pohon mau mati, mulai kering, kering, kering, kering, kering. Akar-akarnya mulai kering, kering, kering, kering, kering, sesudah kering: keropos, mati. Itu demikian.
Demikian juga dalam Latihan Kejiwaan. Akan memasuki gerbang kematian--meskipun matinya mati-hidup--tentu terasa sakit, karena ada perubahan. Segala macam yang berubah itu merupakan sakit. Jadi, apabila saudara terasa sakit itu sebenarnya--sebenarnya, saudara, Bapak katakan--tidak perlu saudara mengeluh. Karena sakit itu adalah suatu perubahan.
Bedanya sakit yang karena Latihan Kejiwaan Subud ini, sakit yang tidak karena Latihan Subud ini: sakit yang karena Latihan Subud ini adalah sakit yang terisi perubahan. Artinya dikehendaki perubahan di dalam diri, sehingga memerlukan sakit. Dan akan sampai ke kematian. Tetapi karena Latihan Kejiwaan Subud, jadi sampai mati, matinya masih hidup. Karena mati berarti--Bapak katakan tadi--pergantian dari isi. Sedangkan isi sudah ada tempatnya: sehingga dari jiwa benda mati, masuk ke jiwa tumbuh-tumbuhan, umpamanya begitu. Atau masuk ke jiwa hewan atau masuk ke jiwa manusia."
*YM Bapak, San Francisco, California, Amerika Serikat, 9 September

Monday, December 5, 2016

Kejiwaan

. . kalau memang mau hidup tentrem , ya baik bisa menyederhanakan pikiran2 maupun aturan2 dunia yg mengikat yg membebani karena itu hanya merupakan tambahan2 pelengkap hidup saja yg kalau tidakpun gak perlu takut kalau Tuhan akan marah . . lakukan saja apa yg perlu dilakukan untuk memelihara hidup karena kita masih diberi hidup . . demikian selaras dengan Sakmadyo Sakdermo dan Nrimo ing Pandum . .

Monday, November 28, 2016

. . eh ternyata kita bisa menjadi korban diri kita sendiri hanya karena terlalu percaya kemampuan diri yang berusaha ingin jujur dan selalu ingin selesai dengan baik . . sayangnya usaha dari hasrat akal pikir itu kadang kurang percaya akan pertolongan Tuhan. . hasrat itu tak terdukung nasib baik . .

Monday, November 7, 2016

kejiwaan

. . bahkan yang sudah berserah diri dan merasa mendapat bimbingan pun ya harus tetap eling lan waspada karena kita terbimbing masih di alam dunia . .

kejiwaan

. . sebetulnya kalau mengerti bahwa pada hakekatnya seluruh gerak diri itu adalah bakti maka itu adalah doa yang paling sederhana yang menyatu pada gerak hidup . .

Thursday, November 3, 2016

spiritual

. . iya memang . . dalam dunia spiritual hanya mengelola Jiwa dengan laku budi baik dan benar menyatukan rasa kedekatan dengan Tuhan Semesta alam . . klihatan sepertinya sdh melepas kegiatan disiplin ibadah . . walaupun tidak harus seperti itu . . .

Sunday, October 23, 2016

Wejangan Bapak

Sdr/ i ku,,bagai mana sadurannya tentang INTI dari pupuh2 tsb, demikian Bapak menjelaskan :
1..Karena itu maka rasa dirinya semakin terpisah dari kepribadiannya, sehingga jatuhlah ia ke alam kegelapan dan hatinya hanya pandai menggambarkan hal-hal yang tak dapat dikerjakan...*
2..Kadang-kadang nampaknya ada kemauan juga untuk bekerja mencari nafkah, tetapi ini pun karena hanya tertarik-tarik saja oleh orang lain atau kawan-kawannya. Dan kadang-kadang di paksanya pula dirinya untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang tak benar...*
3..Hal yang demikian itu malahan sudah menjadi kebiasaan bagi orang-orang yang serba kurang pengertian itu. Karena hal itu sesuai benar dengan isi hatinya yang hanya bersifat daya kebendaan yang tak mengenal garis hidup yang sempurna...*
4..Mestinya anakku, sebagai makhluk yang utama seharusnya kamu dapat memper erat rasa dirimu dengan Pengawasmu, sehingga mendapatkan segala sesuatu yang sunguh-sungguh menjadi kebutuhan mu dengan mudahnya.Dan dengan keadaanmu yang demikian itu, maka benar-benar akan berarti, bahwa kamu adalah mkhluk Tuhan yang utama...*
5..Jadi kamu tidak lagi sebagai suatu benda yang hanya terisi hawa nafsu, tetapi adalah tubuh manusia yang berisi kepribadian yang abadi. Karena itu janganlah hendaknya menyampingkan pelatihanmu tentang kejiwaan...*
Demikian Sdr/i ku,.penjelasan dari YM Bapak tentang Isi dan INTI dari makna pupuh2 tembang tsb, semoga ber manfaat bagi yg memerlukan, mohon maaf atas kekurangan dalan penyajian ini 
Dan terima kasih...***

Kejiwaan

LATIHAN 20 TAHUN HAMPIR TIDAK ADA MANFAATNYA
"Jadi kalau saudara masih, sesudahnya latihan dua puluh tahun, tapi masih ada rasa tidak senang kepada sesamanya, masih ada rasa iri hati, masih ada rasa membenarkan rasa dirinya sendiri, itu belum berhasil latihannya.
Jadi latihan saudara sekian tahun itu hampir-hampir tidak ada gunanya, hampir-hampir tidak ada manfaatnya. Walaupun yang demikian itu, andaikata saudara mengatakan toch lain orang tidak mengerti, Tuhan tahu saudara. ...
Lihat Selengkapnya

Saturday, October 15, 2016

KEJIWAAN SUBUD

SUSILA BUDHI DHARMA (SUBUD)

 

Bagian 1

SEKILAS TENTANG LATIHAN KEJIWAAN SUBUD


Latihan Kejiwaan SUBUD adalah suatu bentuk kebaktian yang dilakukan oleh seseorang yang dilandasi sikap menyerah, pasrah, ikhlas dan tawakal kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kebaktian melalui Latihan Kejiwaan SUBUD dilakukan dengan menghentikan bekerjanya nafsu dan akal pikiran yang biasanya suka menggagas berbagai macam. Dengan berhentinya nafsu dan akal pikiran seperti itu, ”Jiwa” atau bagian yang langgeng pada diri manusia (Atman, Zat Allah, rokh Kudus) akan menerima kontak dari kekuasaan Tuhan - yang meliputi diri manusia baik dari dalam maupun dari luar dirinya. Dengan cara seperti itu, peserta Latihan Kejiwaan SUBUD akan dapat merasakan bimbingan dari kekuasaan Tuhan.

Di dalam melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD tidak dikenal adanya guru. Guru dalam Latihan Kejiwaan SUBUD adalah Tuhan Yang Maha Kuasa yang kekuasaanNya meliputi manusia baik dari dalam maupun dari luar dirinya. Dengan kadar kepasrahan yang semakin berkembang pada diri manusia dan pada saat terhentinya akal dan pikirannya, getaran kekuasaan Tuhan akan dapat dirasakan sendiri melalui Jiwanya. Jiwa yang menerima getaran kekuasaan Tuhan akan meneruskan getarannya ke seluruh alat-alat tubuh dan organ peserta Latihan Kejiwaan SUBUD sehingga ia akan merasakan sendiri gerakan atau munculnya suara secara spontan. Pada saat pertama kalinya  seseorang ”dibuka” untuk melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD, Pembantu Pelatih (PP) menjadi saksi penyerahan dan ketawakalannya ke hadapan Tuhan Yang Masa Kuasa. Pada saat pembukaan itulah, Jiwa peserta akan menerima kontak dari kekuasaan Tuhan tanpa perantaraan orang lain atau sesuatu objek.

Selama melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD, kontak Jiwa dengan kekuasaan Tuhan akan menimbulkan berbagai macam gerakan dan suara. Apa yang dirasakan oleh seorang peserta tidaklah sama dengan apa yang dirasakan oleh peserta yang lain. Mengapa tidak sama? Karena isi diri pribadi manusia memang tidak sama. Perbedaan inilah yang akan memberikan pengalaman kejiwaan (spiritual) yang berbeda pula pada diri seseorang dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Jenis dan kerasnya gerakan atau suara juga akan berbeda dialami oleh individu peserta Latihan Kejiwaan SUBUD ketika yang bersangkutan melakukannya pada kesempatan yang berbeda. Semua gerakan dan suara yang dapat dirasakan selama melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD muncul secara spontan karena jiwa manusia mendapat kontak langsung dari kekuasaan Tuhan ketika nafsu dan akal pikirannya terhenti bekerja untuk sementara. Di sinilah inti pokok dan hakekat Latihan Kejiwaan SUBUD tersebut.

Meskipun peserta Latihan Kejiwaan SUBUD memiliki pengalaman spiritual yang beragam, tetapi SUBUD bukan sebuah agama atau ajaran. Dalam Latihan Kejiwaan SUBUD tidak dikenal adanya guru, juga tidak ada buku suci dan hari-hari tertentu yang diistimewakan oleh peserta Latihan Kejiwaan SUBUD.  Selain itu, keunikan Latihan Kejiwaan SUBUD terletak pada pesertanya yang berasal dari berbagai jenis agama dan kepercayaan. Anggota melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD bersama-sama menggunakan jiwanya, sesuatu yang bersifat langgeng di dalam diri manusia. Oleh karena di dalam Latihan Kejiwaan SUBUD tidak dikenal guru dan buku suci, maka di dalam Latihan Kejiwaan SUBUD tidak dikenal dogma atau mantra yang digunakan oleh seseorang untuk mempercepat terwujudnya pengalaman spiritual pada dirinya. Yang diperlukan oleh peserta Latihan Kejiwaan SUBUD adalah menanamkan kepercayaan pada dirinya bahwa Tuhan dan kekuasaanNya tidak akan dapat dimengerti oleh manusia menggunakan akal pikirannya. Yang diperlukan oleh mereka yang mengikuti Latihan Kejiwaan SUBUD agar bisa menerima kontak dari kekuasaan Tuhan adalah kepasrahannya yang dilandasi oleh rasa sabar, ikhlas dan tawakal kehadapan Tuhan. Penerapan rasa ”Sabar, Ikhlas, Menyerah dan Tawakal” pada kehidupan sehari-hari peserta Latihan Kejiwaan SUBUD sebaiknya dikembangkan secara konsisten, disiplin, dan berkelanjutan. Kondisi Sabar, Ikhlas, Menyerah dan Tawakal yang semakin berkembang akan menjadi syarat utama bagi peserta Latihan Kejiwaan SUBUD untuk belajar merasakan sendiri tuntunan kekuasaan Tuhan melalui Jiwanya.

Latihan Kejiwaan SUBUD sesungguhnya tidak cukup hanya dilakukan di dalam ruangan Latihan khusus yang memang disiapkan untuk itu. Peserta Latihan Kejiwaan SUBUD juga sangat diharapkan belajar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melatih kepekaan diri seperti itulah, peserta Latihan Kejiwaan SUBUD akan bisa melatih ketajaman rasa dirinya. Misalnya,  merasakan bekerjanya daya-daya peserta manusia (daya kebendaan, daya tumbuh-tumbuhan, daya hewaniah, daya jasmaniah) pada saat mendengar, mencium, mengecap rasa, atau melihat suatu objek terutama ketika ia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya yaitu makhluk lain (manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan) dan berbagai objek (benda) yang diciptakan sendiri oleh manusia.

Bapak Muhammad Subuh Soemohadiwidjojo sebagai penerima Kathir Ilham Latihan Kejiwaan SUBUD yang pertama, mengangkat PP wanita dan pria. Secara umum, PP bertugas membantu Bapak Subuh untuk melayani anggota di kelompoknya masing-masing, mendampingi anggota SUBUD yang baru di buka, dan melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang SUBUD dan Latihan Kejiwaan SUBUD.


Bagian 2

MANFAAT LATIHAN KEJIWAAN SUBUD


Seseorang yang sudah melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD secara teratur, disiplin, tekun dan berkelanjutan, rasa diri dan kepribadiannya secara normatif dan bertahap akan berkembang sesuai dengan tuntunan kekuasaan Tuhan yang diterima melalui Jiwanya. Dengan tuntunan kekuasaan Tuhan yang dirasakannya sendiri, peserta Latihan Kejiwaan SUBUD biasanya akan mulai peka dengan rasa dirinya sendiri artinya ia akan lebih peka dengan dirinya sebagai makhluk utama ciptaan Tuhan, dan peka dengan bisikan nuraninya. Di sinilah sesungguhnya proses pembelajaran pada diri seseorang melalui Latihan Kejiwaan SUBUD yang secara bertahap akan terus berkembang sesuai dengan kapasitas Jiwanya menerima kemurahan Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan kata lain, seseorang yang melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD secara teratur akan belajar secara bertahap untuk mengenal jati dirinya yang akan mengantarkannya menuju kesempurnaan hidupnya di dunia dan di akhirat. Dengan tahapan perkembangan rasa diri dan kepribadian manusia seperti itu, perilaku (SUSILA) seseorang  akan tertuntun kearah yang lebih sempurna sesuai dengan kehendak Tuhan. Rasa dirinya (BUDHI) akan lebih tajam menanggapi lingkungannya seperti yang dapat dirasakannya melalui panca indra. Selanjutnya, proses pembelajaran melalui Latihan Kejiwaan SUBUD akan mengembangkan rasa dirinya ketika ia menjalankan tugas dan kewajiban hidupnya sebagai makhluk Tuhan yang mulia (DHARMA). Jika proses Latihan Kejiwaan SUBUD berkembang ke arah seperti itu, pengalaman spiritual peserta Latihan Kejiwaan SUBUD juga akan berkembang. Susila, Budhi, dan Dharmanya akan memancar keluar dari pribadi manusia peserta Latihan Kejiwaan SUBUD sebagai makhluk utama ciptaan Tuhan.


Bagian 3

PERKEMBANGAN LATIHAN KEJIWAAN SUBUD


Keberadaan Latihan Kejiwaan SUBUD bukan ditujukan untuk kelompok-kelompok masyarakat tertentu di suatu wilayah tertentu. Latihan Kejiwaan SUBUD lahir di dunia sebagai anugerah Tuhan bagi umat manusia di muka bumi ini tanpa membedakan agama, kepercayaan, suku, ras, politik, dan sosial ekonomi. Melalui Latihan Kejiwaan SUBUD, mereka berbakti bersama-sama kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. Penerimaan manusia atas karunia Tuhan sesungguhnya sudah sejak lama terjadi. Hanya baru pertama kalinya di penghujung abad yang lalu, umat manusia bisa dengan mudah menerima bimbingan kekuasaan Tuhan melalui Latihan Kejiwaan SUBUD meskipun manusia masih tetap menjalani kehidupannya sehari-hari dan tidak harus menyepikan diri di tempat-tempat sunyi seperti di gunung, hutan atau di tepi samudra.

Latihan Kejiwaan SUBUD mulai dirintis oleh Bapak Muhammad Subuh Soemohadiwijojo. Beliau lahir tanggal 22 Juni 1901 di Desa Kedung Jati, Jawa Tengah dan menerima kontak kekuasaan Tuhan untuk pertama kalinya tahun 1925. Ketika itu, beliau berjalan-jalan di malam hari di sekitar rumahnya di Semarang, tiba-tiba ada segumpal sinar putih yang masuk ke dalam dirinya dan menggetarkan seluruh rasa diri beliau. Inilah kontak dengan kekuasaan Tuhan yang pertama kali beliau terima. Kontak dengan kekuasaan Tuhan berlanjut terus selama beberapa tahun dalam berbagai bentuk pengalaman transendental. Berawal dari penerimaan beliau inilah, Latihan Kejiwaan SUBUD lahir dan diperkenalkan kepada banyak orang sampai saat ini. Harap dibaca buku otobiografi Bapak Muhammad Subuh untuk mengetahui  lebih jauh tentang perjalanan hidup beliau.

Tahun 1933, setelah pengalaman spiritual dirasakan cukup memadai, Bapak Muhammad Subuh kemudian memperkenalkan Latihan Kejiwaan SUBUD kepada keluarga, tetangga dan sahabat-sahabat dekat beliau. Sejak saat itulah, pengikut Latihan Kejiwaan SUBUD terus berkembang secara bertahap, tapi pasti. Setelah mengamalkan Latihan Kejiwaan SUBUD dan memperkenalkan kepada banyak peserta, awal tahun 1940-an keluarga Bapak Subuh pindah ke Yogyakarta. Dari kota inilah perkembangan SUBUD kemudian dimulai.


Bagian 4

PERKEMBANGAN ORGANISASI SUBUD


Tahun 1947, Perkumpulan Persaudaraan Kejiwaan (PPK) SUBUD diresmikan di Yogyakarta dan menjadi organ resmi SUBUD yang menghimpun mereka yang melakukan Latihan Kejiwaan SUBUD. PPK SUBUD kemudian secara resmi sudah tercatat di lembaran negara RI pada tgl. 2 Februari 1947.

Tahun 1952, semasih tinggal di Yogyakarta, Bapak Subuh menyelesaikan buku tembang Jawa yang berceritera tentang filosofi kehidupan manusia yaitu tentang susunan daya-daya hidup manusia dan pengaruhnya pada sifat-sifat dan kepribadian manusia. Buku yang berisi 20 sloka tembang Jawa, dikenal dengan buku Susila Budhi Dharma (SUBUD). Untuk mengetahui lebih jauh tentang buku SUBUD tersebut, silahkan dibaca bukunya di masing-masing Cabang/Ranting PPK SUBUD. Setelah penulisan buku ini, keluarga Bapak Subuh kemudian pindah dan menetap di Jakarta yaitu di Jalan RS Fatmawati. Saat ini lokasi tersebut dikenal dengan kompleks Wisma SUBUD Cilandak. Lokasi ini pernah dijadikan tempat kongres SUBUD internasional tahun 1971. Sebelum wafat, beliau dan keluarga tinggal di kompleks perumahan SUBUD di Pamulang, Tangerang, Jawa Barat.

Tahun 1957, Bapak Muhammad Subuh pertama kali memperkenalkan Latihan Kejiwaan SUBUD ke luar negeri. Negara yang pertama dikunjungi adalah Inggris. Bagaimana Bapak Subuh sampai berangkat ke London? Ketika Bapak Subuh masih tinggal di Yogyakarta, Bapak membuka seorang warga negara Cyprus (Yunani) yang bernama Husein Rofe. Yang bersangkutan sudah berkelana ke banyak negara untuk mencari pengalaman spiritual. Dalam perjalanan ke Negeri Timur (Asia), dia berjumpa dengan Bapak Subuh yang memperkenalkan Latihan Kejiwaan SUBUD kepadanya. Ia kemudian merasa apa yang dia cari selama ini ke Negeri Timur sudah dia dapatkan. Husein Rofe sebagai anggota perkumpulan Gurdief dunia kemudian menjadi perantara bagi Bapak Subuh melakukan perjalanan pertama kali ke luar negeri untuk memperkenalkan Latihan Kejiwaan SUBUD kepada masyarakat dunia.  Kelompok pertama yang diberikan pengenalan tentang Latihan Kejiwaan SUBUD adalah pengikut aliran Gurdief. Secara kebetulan kelompok ini mengadakan kongresnya di London dan mempunyai banyak anggota dari banyak negara. Sejak saat itulah, Latihan Kejiwaan SUBUD dikenal di luar negeri yang kemudian merambah ke banyak negara, mulai dari Eropa, Amerika, Australia dan negara-negara lainnya di Asia dan Afrika. Pengenalan Latihan Kejiwaan SUBUD kepada masyarakat internasional dilakukan hanya melalui kontak pribadi, atau melalui contoh-contoh keteladanan hidup berdasarkan pengalaman spiritual peserta Latihan Kejiwaan SUBUD. Pola seperti itu, nampaknya masih terus berlangsung sampai saat ini. Pertanda Bapak Subuh suatu saat akan pergi keluar negeri untuk memperkenalkan Latihan Kejiwaan SUBUD kepada banyak umat manusia di dunia sudah beliau alami pada saat menerima kontak dari kekuasaan Tuhan pertama kalinya tahun 1925. Setelah kunjungan pertama ke luar negeri, hampir setiap tahun Bapak Subuh mengadakan kunjungan ke luar negeri, mengunjungi banyak negara di lima benua ini untuk membuka ribuan peserta Latihan Kejiwaan SUBUD di negara-negara yang dikunjungi.

Tahun 1959, setelah Latihan Kejiwaan SUBUD diikuti oleh banyak peserta di luar negeri, kongres pertama PPK SUBUD sedunia dilaksanakan di Coombe Springs Inggris (silahkan dibaca bacaan dari kongres ke kongres).

Tahun 1987, Bapak Muhammad Subuh wafat. Beliau dimakamkan di pemakaman keluarga di Cipanas - Jawa Barat. Beberapa peninggalan beliau adalah Latihan Kejiwaan SUBUD yang saat ini sudah berkembang di 80 negara di dunia. Selain itu, Bapak juga sudah memberikan ceramah kejiwaan di banyak negara. Jumlahnya lebih kurang 1700 buah. Kumpulan ceramah kejiwaan ini sudah diarsipkan dan diterjemahkan kedalam berbagai bahasa dunia, dan disebarkan baik melalui buku, rekaman video maupun DVD. Ada juga Buku Susila Budhi Dharma yang ditulis oleh Bapak Subuh tahun 1952 di Yogyakarta yang saat ini sudah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa dunia.

Menurut beliau, ceramah Bapak Subuh bukan pelajaran tentang SUBUD, tetapi bisa dibaca oleh peserta Latihan Kejiwaan SUBUD untuk mempertebal keyakinan dan pemahaman mereka tentang makna dan hakekat Latihan Kejiwaan SUBUD dan kehidupan manusia. Dalam mengembangkan Latihan Kejiwaan SUBUD, Bapak mengumpamakan dirinya sebagai seorang pesuruh sekolah; dia datang paling dulu untuk membersihkan halaman sekolah, mengatur meja, menyiapkan buku-buku dan segala sesuatunya yang diperlukan sampai proses belajar mengajar di sekolah dapat berlangsung dengan baik. Bapak Subuh sudah menyiapkan perangkat organisasi PPK SUBUD sedunia dilengkapi dengan struktur organisasi dan subsistem administrasi dan komunikasi yang modern (kongres dan publikasi SUBUD) sejalan dengan kemajuan peradaban manusia.

Setelah Bapak Subuh meninggal, Ibu Siti Rahayu Wiryohudoyo - putri sulung beliau, melanjutkan tugas-tugas memberikan ceramah kejiwaan kepada anggota di seluruh dunia. Kumpulan ceramah beliau juga sudah bisa dibaca dalam berbagai penerbitan atau didengar melalui kaset, video dan DVD. Rekaman ceramah Bapak Subuh dan Ibu Rahayu tersimpan secara rapi di lima pusat arsip SUBUD dunia di Jakarta (Indonesia), Canberra (Australia), Manchester (Inggris), Tokyo (Jepang), dan Los Angelos (USA).

Friday, October 14, 2016

Kebijaksanaan

Orang yang bijaksana itu tidak mengeluh kalau memegang peran rendah, tidak berlebihan gaya kalau memegang peran mulia, karena yang penting adalah menghayati peran itu, memainkan peran yang dipegangnya sebaik mungkin. Memegang peran apa pun juga, baik yang menang atau yang kalah, yang tinggi atau yang rendah, yang kaya atau miskin, pintar atau bodoh, kesemuanya itu hanya untuk sementara saja dan semua akan berakhir sama, yaitu tamatnya cerita atau kematian.
Karena maklum bahwa segala sesuatu, yang baik maupun yang buruk, tidak abadi, bahwa kehidupan ibarat suatu perputaran roda, maka orang yang bijaksana itu tidak akan mengeluh selagi berada di bawah dan tidak akan sombong selagi berada di atas.


LATIHAN KEJIWAAN SUBUD


LATIHAN SPIRITUAL SUBUD

Latihan spiritual dari Subud, dikenal sebagai latihan kejiwaan, merupakan hasil dari kontak yang terbarui dengan daya hidup ilahiah. Ia merupakan proses alami yang bangkit di dalam diri setiap orang yang menghendakinya, yang berlangsung dengan kecepatan masing-masing dan menurut sifat masing-masing. Terkadang, ketika kita diam dan tenang, atau dalam keadaan kesadaran tinggi yang tidak biasa, kita dapat tiba-tiba menyadari kebangkitan hidup yang terdalam ini. Proses latihan menghubungkan kita kembali dengan sesuatu yang lebih besar dari diri kita dan terus menjaga agar kesadaran istimewa ini tetap hidup dan aktif.
El latihan es un proceso, un recibir, y no una enseñanza. No se espera que las personas crean en algo, sino que reconozcan y confíen en lo que experimentan. Personas de diferentes religiones pueden encontrar mayor profundidad en su fe y practicar el latihan en armonía con los demás y con aquellos que no poseen afinidad religiosa alguna.
Latihan merupakan suatu proses, suatu penerimaan, dan bukan suatu ajaran. Tak seorang pun diharapkan untuk mempercayai apa pun, hanya untuk mengenali dan meyakini apa yang ia alami. Orang-orang dari berbagai agama akan menemukan keimanan mereka semakin mendalam, dan melakukan latihan dalam harmoni dengan sesamanya serta bersama mereka yang tidak memiliki pertalian dengan agama tertentu.
Esensi dari latihan adalah membiarkan dan mengikuti gerakan-gerakan dari dalam yang bersifat spontan. Latihan tidak memerlukan petunjuk atau ritual. Dan sifatnya berbeda untuk setiap orang.
Banyak orang merasakan kesan yang tenang dan suatu kedalaman dari keterhubungan alami dengan kebijaksanaan, dirinya yang tertinggi, yang ilahi, atau Tuhan, tergantung dari istilah yang disukainya. Latihan merupakan suatu katalis yang mengarah pada pengembangan karakter seseorang dan dapat menuntun kehidupan sehari-hari kita. Ia dapat memperkuat intuisi atau guru di dalam diri kita. Biasanya, proses transformasi ini berlangsung secara bertahap dan terpadu dengan kebutuhan-kebutuhan praktis dari hidup kita.
Nama 'Subud' merupakan singkatan dari tiga kata dalam bahasa Sansekerta: Susila, Budhi dan Dharma. Susila Budhi Dharma (Subud) merepresentasi kemungkinan untuk menyerah kepada kekuatan ilahiah di dalam diri, membiarkannya memengaruhi perubahan di dalam yang akan membawa kepada kualitas-kualitas dari manusia sejati.
Latihan tersedia secara gratis, meskipun perkumpulan bergantung pada sumbangan-sumbangan. Biasanya, ada masa tunggu selama tiga bulan sebelum Anda bisa bergabung. Masa ini memberi Anda kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang berpengalaman dalam latihan dan memperoleh keterangan tentang prosesnya.
Subud didirikan oleh seorang Indonesia, Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo. Beliau biasanya dipanggil ‘Bapak’ oleh para anggota Subud yang merupakan panggilan hormat kepada pria yang lebih tua. Latihan datang padanya sebagai suatu mukjizat, secara tiba-tiba dan tak terduga. Beliau kemudian menyampaikannya kepada orang lain, dan kini dilakukan oleh ribuan orang di 83 negara.
Organisasi Subud bersifat mendunia. Ada pengurus-pengurus nasional dan internasional dan ada kelompok-kelompok lokal di mana orang-orang bertemu untuk melakukan latihan bersama-sama. Perkumpulan Subud dibentuk di Timur pada tahun 1947 dan di Barat sejak 1957 dan bekerja untuk memberikan manfaat yang positif di dunia. Visi utamanya adalah untuk memengaruhi budaya dunia yang berpikiran terbuka dan peduli.
Organisasi Subud Dunia (" WSA") adalah sebuah organisasi nirlaba yang berkantor-pusat di Washington, D.C.(USA). Anggota Subud tergabung dalam sebuah kegiatan spiritual non-sekte atau aliran agama yang disebut " latihan kejiwaan", bermula di Indonesia dan sekarang telah menyebar ke seluruh dunia. Terbuka untuk yang sudah berusia 18 tahun keatas. Organisasi ini tidak melakukan diskriminasi atas apapun, termasuk suku bangsa, jenis kelamin, warna kulit, usia, atau orientasi seksual. Subud bukanlah suatu agama dan terbuka bagi pemeluk agama apapun dan mereka yang tidak beragama. WSA dan semua organisasi Subud tidak memiliki suatu kebijakan atau mengharuskan untuk mengganti kepercayaan/agama, atau merubah orientasi seksual anggota, atau hak-hak anggota untuk menyatakan pandangan mereka atas hal-hal diatas, konsisten dengan agama yang mereka anut masing-masing serta patuh pada hukum dari setiap negara di mana mereka berada.

Tuesday, October 11, 2016

Kejiwaan

. . . ada yg bilang sepertinya Tuhan tidak menyediakan surga dan neraka atau juga menetapkan ahir jaman karena bumi dicipta bukan untuk dihancurkan . . apa begitukah ?

Monday, October 10, 2016

Kejiwaan dari Bapak . .

MENURUNNYA KONDISI TUBUH SELARAS DGN MENAIKNYA KEJIWAAN
Bahwa pada biasanya kemajuan spirituil menyebabkan kelemahan badan wadag, karena kekuatan badan wadag atau badan kasar itu hampir seluruhnya karena dipengaruhi Nafsu. Maka keadaan diri sdr yg sdr terasakan lemah, sebenarnya tidak seharusnya sdr susahkan. Jadi kenyataannya tentang keadaan diri sdr itu, asal sdr tidak terasa susah, badan saudara tidak akan mengalami kekurangan suatu apa.
YM Bapak (VI/4/38-40) HP&SC

Hakekat hidup

. . sebenarnya bila seseorang banyak berbuat kebajikan dari dari hati nurani nya ia telah mengumpulkan banyak aura kebaikan yg bercahaya terang yg akan bisa tertuntun dan terselamatkan oleh Kuasa Alam secara otomatis yang tersebut kan sebagai nasib baik , sedang sebaliknya yang banyak berbuat keburukan dlm hidupnya akan terkumpul aura buruk yang bisa muram sampai menggelapkan berujung kesesatan dan terperosok dlm kegelapan dan kemalangan , demikian sebenarnya Kuasa Alam telah mengatur kehidupan ini dengan maha atomatis . .  .

Saturday, September 17, 2016

Jiwa dan Badan Jiwa

Iman Santoso sedang Jiwa itu sendiri terdiri dari Badan Jiwa yg sebagai pembungkus Jiwa dan diri pribadi sebelum Jiwa terbuka atau Rasa Diri setelah Jiwa terbuka . Badan Jiwa juga merupakan Wujud Pribadi yang membedakan pribadi dengan pribadi Jiwa yg lain . Didalam Badan Jiwa yang telah terbuka ada Pribadi Rasa Diri .
kalau Jiwa sudah di bangkitkan dan sudah terbuka maka Jiwa itu hidup , mengisi dan menggerakkan seluruh diri dan anggauta diri secara nyata dan terasa dan tergerakkan , maka ini kita sebut Hakekat merasakan Daya Kekuasaan Tuhan secara Nyata .
dalam diri manusia semuanya ada 7 Daya Roh Peserta mendampingi kehidupan manusia . . yaitu 1.Roh Raewani ( Daya Kebendaan ) 2. Roh Nabati ( Daya Tumbuh2an ) 3. Roh Hewani ( daya Hewani ) 4. Roh Jasmani ( Daya Jasmani ) 4. Roh Rohani 5. Roh Rohmani 6. Roh Robani . Juga ada Roh Peserta Jiwa manusia yaitu Roh Illofi yang mengatur dari dalam kehidupan mnsia dan Roh Kudus yang mengatur kehidupan luar m,anusia . .

Thursday, September 15, 2016

Bapak Talk

Arti dari ibadah yang sesungguhnya adalah tidak dengan tata cara seperti ini, atau seperti ini. . tapi adalah ketika seorang manusia atau makhluk yang melakukan atau menuruti gerakan dari apa yang ada dalam dirinya sendiri yaitu gerakan Jiwa, sesuai dengan garis-garis yang dikehendaki Tuhan. Jika saudara melakukan pekerjaan yang telah diberikan oleh bos, dan saudara melakukannya dengan baik. Itu disebut pelayanan. Penyembahan Allah yang sejati adalah ketika saudara melakukannya dengan cara yang dikehendaki Allah lewat Jiwa . Biasanya, perbuatan ibadah orang itu dikehendaki oleh hati, yang berarti ini tidak penyembahan dari Allah tetapi penyembahan dari hati, karena seseorang bertindak dipengaruhi oleh apa-apa yang dilihat, didengar atau dirasakan. .
copas Bapak Talks

Tuesday, September 13, 2016

Ceramah Bapak


"Kalau Bapak terangkan: Rasa diri kita dapat dipengaruhi oleh benda atau daya kebendaan--yang dikatakan roh atau daya hidup raiwaniah--karena pikiran dan hati dan nafsu kita memikirkan, memperhatikan barang-barang itu. Demikian juga halnya dengan daya hidup atau roh tumbuh-tumbuhan--yang dikatakan nabati--mempengaruhi ke rasa diri kita, karena kita memperhatikan, memikirkan bagaimana keadaan tumbuh-tumbuhan itu, dan bagaimana keadaan makanan, tumbuh-tumbuhan itu untuk dimakan kita. Juga pada daya hidup hewaniah. Apa sebab daya hewaniah itu mempengaruhi rasa diri kita atau mempengaruhi kita? Karena kita memperhatikan, memikirkan hewan itu dan juga kita memakan daging-daging hewan itu.
Dan kepada roh atau daya hidup jasmaniah, ialah daya hidup orang itu, apa sebab mempengaruhi rasa diri kita? Karena kita bergaul dengan sesama hidupnya, bergaul dengan sesama manusia, juga berkawin, bersetubuh. Meskipun bergaul, berkumpul itu hanya mendengarkan suaranya, hanya melihat wujudnya, hanya mencium baunya atau merasakan apa-apa dari orang lain, tetapi itu sudah mempengaruhi rasa diri kita, sehingga dengan sendirinya memikirkan, memperhatikan kepada sesama orang itu. Itulah, yang Bapak telah katakan tadi, bahwa daya-daya dimulai dari daya benda, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan jasmani, orang masih dalam lingkungan nafsu, hati dan akal fikiran kita."
~Cuplikan ceramah Bapak di Calcutta, India, 28 Maret 1960--60 CCU 1 <3

Sunday, August 28, 2016

Kebendaan . .

..Tetapi tentang cara hidupnya benda-benda itu dalam alamnya dapat dikatakan menyerupai cara hidup orang dalam dunia. Karena itu benda-benda dapat juga ber bakti kepada Tuhan seukur dengan derajatnya...*
..Tetapi tentang hidupnya kepada Tuhan tak ada bedanya dengan manusia, kecuali tingkatanya atau kedudukannya benda-benda itu sebagai makhluk Tuhan jauh ke bawah daripada kedudukan manusia...*
..Karena itu benda-benda sangat menginginkan agar bercampurnya dengan akal pikiran manusia keduduknya dapat meningkat, mendekati tingkatan sempurna sebagai manusia...*
..Maka kepatuhannya kepada kehendak manusia tak berkurang, sehingga menurut saja bagaimana cara manusia menghendakinya, asal kedudukannya dapat tetap dekat dan erat dengan hati manusia sampai saat meninggalnya manusia itu...*
..Karena dengan itu benda-benda juga mengikuti orang ke alamnya, yang lebih tinggi daripada alam kebendaan, yang di mata orang merupakan alam yang penuh kekosongan...*
demikian manusia bisa jadi terikat sampai terdayai oleh Kebendaan . .

Friday, August 5, 2016

ceramah Bapak tentang Reinkarnasi . .

Cuplikan Ceramah YM Bapak 
Tentang Reinkarnasi 

Dan selama kita, selama saudara sekalian masih terlibat dalam pengaruh daya-daya rendah, yaitu benda, tumbuh-tumbuhan, hewan dan jasmani, masih belum dapat naik ke atas, – kalau nanti mati, umpamanya. Jadi, kalau mati tidak mungkin dapat naik ke atas – masih kembali ke sini. Kembali ke sini belum tentu kembalinya ke orang, mungkin kembali ke benda, mungkin kembali ke tumbuh-tumbuhan, mungkin kembali ke hewan. Karenanya, maka di sini maupun di lain-lain tempat hewan dimanjakan, hewan dianggap heilig, karena memang ada kemungkinannya dalam diri hewan dijelmai roh orang dahulu, yang belum dapat naik ke atas, sehingga kembali ke dunia sini masuk ke dalam tubuh hewan itu. Itu yang biasa dikatakan reinkarnasi atau inkarnasi. 

YM Bapak. Calcutta 28 Maret 1960

Thursday, August 4, 2016

Kejiwaan

. . Bahwa Tuhan menurunkan agama dan ibadahnya adalah agar Manusia dari mahluk mortal ( fana ) dalam raga menjadi mahluk imortal ( kekal ) dalam jiwa . Ibadah dilakukan secara dunia tapi harus disertai dengan penuh taqwa dan ingat Tuhan secara khusuk yaitu ingat Tuhan dari lubuk hati . Ibadah adalah jalan untuk mencapai Taqwa dan khusuk . Dari Taqwalah lahir zat dalam batin yang digunakan untuk pembangunan Jiwa . Dalam pembangunan Jiwa lah terdapat hakikat Agama . Dengan Jiwa lah kita akan memasuki kehidupan akhirat dalam wujud gaib yaitu Jiwa itulah . .

Monday, July 25, 2016

etika Jiwa Raga

. . karena kita ini hidup dalam Raga maka lebih baik lah bila bisa lebih bersahabat dengan Raga , dengan santun merawat dan menyayanginya , sering2lah ajak bicara organ2 raga ini dan berterima kasihlah , minta maaflah bila merasa salah dalam memperlakukannya . . tanamkan sugest yang baik sehat dan membangun maka raga akan jadi semakin hidup , apalagi bila Jiwanya juga Hidup dan dibangkitkan , Aku , Rasa Diri , Jiwa dan Raga hidup dalam kebersamaan . . .

URIP IKU URUP


Ada itu hampa, hampa itu ada...
1. Urip Iku Urup
2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dhur angkoro
3. Suro Diro Joyoningrat, Lebur Dening Pangastuti
4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpo Bondho
5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
6. Aja Gumunan, Aja Getunan, Ojo Kagetan, Ojo Aleman
7. Ojo Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
8. Ojo Keminter Mundak Keblinger, Ojo Cidra Mundak Ciloko
9. Ojo Milik Barang Kang elok, Aja Mangro Mundak Kendo
10. Ojo Adigang, Adigung, Adiguna

Hidup itu memberi... Menambahkan indahnya dunia, membasmi angkara... Dengan kewelasasihan... Kerendahhatian... Rasa syukur dan ikhlas... Mengalahkan susah dan senang dalam diri... Mengalahkan keterikatan dan kemelekatan pada segala yang di luar diri... Amin...
Bagi yang paham mati sajroning urip, urip sajroning mati (mati dalam hidup, hidup dalam mati) tentunya paham.
Bagi yang masih belum, berikut uraian saya : Manusia diciptakan mengenal kebaikan dan berhati nurani, karena penciptanya adalah Maha Pengasih. Bila anda memberikan sesuatu dalam nama kasih sayang tentunya tidak berharap balik bukan?
Dari sini saya ingin mengemukakan bahwa sebenarnya manusia itu kalau mengenal kasih sayang minim atau bahkan nihil pamrihnya, hanyalah kasih sayang dan harapan baik pamrihnya. Ini juga penjelasan bagi uraian tentang bahwa walaupun kita melakukan sesuatu tanpa mengharap sebetulnya kita sudah mengharapkan.
Nah bagi manusia yang ingin menemukan dirinya yang sejati, maka tambahkan syukur dan ikhlas, agar semakin bebas pamrih, mencari ketiadaan (tiada ego atau pamrih), dan sekaligus mencari ada (perwujudan cinta kasih yang murni sebagai pengejawantahan jati diri manusia sejati). Maka didalam tiadanya ego (hidup yang mati, mati kehendak pribadinya), ada sifat sejati manusia (hidup yang sebenarnya, seutuhnya). Dibalikpun maknanya tetap sama, sifat sejati manusia (hidup yang sebenarnya) ada dalam tiadanya ego (matinya pamrih). Semoga berkenan.

Monday, July 11, 2016

Bawah Sadar . .

. . menurut saya , sebenarnya lewat aliran kepercayaan apapun , agama apapun , tarekat apapun . .bekerjanya kekuasaan Tuhan kepada manusia itu adalah lewat Batin Bawah Sadar . . kuasailah itu . .

Sunday, July 10, 2016

mengenali diri . .

. . sebenarnya makna perjalanan hidup secara spiritual ini adallah mengenali dan memahami dirinya sendiri dan selalu memperbaikinya sebagai bakti kepada Tuhan Semesta Alam , lebih dalamnya lagi kenal dan berkomunikasi dengan Jiwa yang terbangkitkan sampai bisa melayani Jiwa sebagai majikan karena Jiwa adalah Dzat Allah dalam diri manusia . . .

Saturday, July 9, 2016

Angan dan Pikiran

. . Iya . . Angan2 dan pikiran itu selalu tergoda terbawa rasa ingin baik sendiri , bisa sendiri , memiliki sendiri . .macem2 lah . Sedangkan kalau fokus menghadap Tuhan itu fokusnya satu , dan bila mendapat sesuatu inginnya adalah berbagi bukan ingin dimilikinya sendiri . .

Bawah Sadar

Bawah Sadar
. . memelihara pikiran Iri dan suka mencela adalah sangat merusak karena menempatkan kita di keadaan negatip maka hasrat dan kekayaan akan kabur bukannya mendatangi , tapi bila mau mendoakan agar mereka bisa lebih baik dan lebih makmur lagi akan bisa menetralisir dan akan mengalirkan kebaikan , kekayaan yang lebih besar lagi . . sesuai hukum Batin Bawah Sadar sendiri . .
hal inilah yang paling sulit karena sebenarnya kita suka mencela karena iri . .

pikiran intuitif adalah rahmat

Pemikiran yang intuitif adalah rahmat dan pemikiran yang rasional adalah pelayan yang meyakinkan.Kita telah membangun masyarakat yang lebih menghargai pembantu dan melupakan rahmat.(Albert Einstein) . . . bagaimana sampai bisa Jiwa menjadi Majikan dan kita beserta akal pikir hanya sebagai Pelayan . .

Semakin sederhana

sepertinya akan semakin sederhana . . sak madyo sak dermo . .
dengan menjaga susila budi baik dan benar . .
lambat laun semua akan terjadi dengan sendirinya
menurut kehendak Yuhan . . kalau sudah waktunya . .
kalau sudah waktuunya . . . percayalah . .

Angan angan

. . bahwa kejadian2 dari apa yg kuyakini benar sebelumnya ternyata belum tentu terwujud seperti itu . . demikian angan dan percayaku sekarang belum tentiu juga akan seperti itu mbesuknya . . ya karena kita hanya bisa berharap dan berdoa. . dan kupercaya Tuhan Tahu apa yang Kita Perlu dari pada yang kita Mau . . .

Hidup sepotong2

. . eh kata nyonya ku bagaimana kalau hidup ini disederhanakan saja seolah jadi sepotong sepotong , diberi hidup sehari ini ya syukur , diberi redjeki sehari ini ya alhamdulilah , bisa bayar blanjaan dan kewajiban sehari dan mbayar utang jatahnya sehari juga . . bercinta juga juga cukup sehari saja jok kesuwen ngko bosen . . kalau besuk pagi bangun ya eallah eh masih diberi hidup lagi ya itu anugrah . . lalu berulang lagi . . .sampek bosen sampek elek sampek tuwek sampek matek . . hehehe . .

Nasihat bu Rochanawati

NASEHAT-NASEHAT DARI ALMH. IBU ROCHANAWATI ( putri dari IBU SUMARI dan IBUNDA dari Alm.MAS ADJI )
Anda harus meneliti diri anda tiap hari dan tidak bicara jelek tentang orang lain atau mengadili mereka atau merasa cemburu atau panas hati atau bergunjing atau ambil pusing tentang hal-hal yang bukan urusan anda. Jika anda lakukan ini tiap hari, anda akan membina budi yang baik. Jika anda lakukan ini dan tidak membiarkan nafsu anda jadi majikan, tetapi memperbaiki dirimu seperti tersebut tadi, ini adalah seperti puasa rochaniah. . .

Ibadah . .

Agama mengatur pengikut nya agar beribadah menyembah Tuhan lewat tata cara ajaran nabinya , spiritual menemukan jalur langsung kenal Tuhan lewat rasa dirinya sehingga menjadi selfis dan semakin sederhana tanpa tata cara,karena kiblatnya ada didalam dirinya . Mayoritas adalah agama , filosof dan spiritual adalah minoritas ,wajar klu mayoritas selalu merasa benar , padahal manusia hidup berhak atas pilihan hidupnya sendiri . . .

Bapak says

Advice from Subud founder, Bapak Subuh Sumohadiwidjojo / Nasihat dari pendiri Subud:
"Untuk mengembangkan hidupmu, raihlah sesuatu yang lebih dari biasanya. Carilah sesuatu yang "tidak biasa" bagi dirimu, yang baru, yang tidak pernah dicapai orang sebelumnya. Itulah cara membuat kasih sayang dan berkah Tuhan nyata bagimu."

Takdir

. . memang sepertinya tak ada yang kebetulan dalam hidup ini , hanya kitalah yg merasakannya begitu . karena haekatnya semua terikat pada Takdir dan pengaturan . . baik klu bisa menerimanya dengan ichlas sebagai bimbingan dan kemurahan . .

Karunia Hidup[

. . selamat pagi , di usia senjaku ini kusadari sudah harus lebih menyadari bahwa Hidup itu sungguh merupakan Karunia dan tak bisa kita mengaturnya karena ada terkait Takdir hidup di dalamnya , bahwa kebangkitan Jiwa adalah sungguh perupakan Anugraha karena tidak setiap orang yang khusukpun bisa mendapatkan dengan meng upayakannya , karena kebangkitan Jiwa ada kehendak dan bimbingan Tuhan . . hanya sayang bahwa yang sudah terbangkitkan Jiwanya itu banyak yang kurang bisa berteman lebih baik dengannya . . .Karunia Hidup

KeJiwaan

. .maka ya sangat diperlukan penyadaran akan penyerahan diri dan menghayati rasa Terima Kasih kepada Hidup dan Kekuasaan Tuhan Semesta Alam lebih mendalam sampai menemukan Af Al dan Hakekatnya dalam diri masing2 . sampai bisa Madep Manteb tanpa Kompromi . . bahkan sudah tanpa cita cita lagi . . demikian sampai terasa bisa menjadi Hamba Allah . . dan terbimbing kemudiannya . . karena Percaya bahwa Tuhan bekerja . . .

Inti Spiritual . . Kejiwaan

. . sebenarnya makna perjalanan hidup secara spiritual ini adallah mengenali dan memahami dirinya sendiri dan selalu memperbaikinya sebagai bakti kepada Tuhan Semesta Alam , lebih dalamnya lagi kenal dan berkomunikasi dengan Jiwa yang terbangkitkan sampai bisa melayani Jiwa sebagai majikan karena Jiwa adalah Dzat Allah dalam diri manusia . . .

Monday, July 4, 2016

Bapak . .

Advice from Subud founder, Bapak Subuh Sumohadiwidjojo / Nasihat dari pendiri Subud:
"Untuk mengembangkan hidupmu, raihlah sesuatu yang lebih dari biasanya. Carilah sesuatu yang "tidak biasa" bagi dirimu, yang baru, yang tidak pernah dicapai orang sebelumnya. Itulah cara membuat kasih sayang dan berkah Tuhan nyata bagimu."

kesenyapan

. . kadang aku menyukai Kesenyapan . . karena kadang bisa mengembalikan apa apa ingatan yg hilang . . demikian setelah lerem dan berserah diri . .

Sunday, July 3, 2016

Takdir

. . memang sepertinya tak ada yang kebetulan dalam hidup ini , hanya kitalah yg merasakannya begitu . karena haekatnya semua terikat pada Takdir dan pengaturan . . baik klu bisa menerimanya dengan ichlas sebagai bimbingan dan kemurahan . .

MURTADIN INDONESIA



Minggu, 25 Januari 2009

ISLAM ADALAH ARABISASI DUNIA

Ide untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara Islam, bagian dari Imperium Theokrasi Arab, telah ada sejak masa awal masuknya Islam ke tanah air ini. Diawali dengan berdirinya kerajaan Islam Demak ditanah Jawa, berlanjut hingga masa pembentukan Republik Indonesia diawal kemerdekaan. Namun usaha tersebut selalu mendapat sandungan dari anak2 bangsa yang berjiwa nasionalis seperti Ir. Sukarno. Orang2 nasionalis sadar akan pentingnya menjaga kesatuan dan martabat bangsa, daripada menjadi bagian Theokrasi Arab. Kini di era reformasi, wacana tersebut menjadi semakin kuat, tiap-tiap Kabupaten berlomba-lomba menerapkan syariat Islam di daerahnya. Bagaimana fenomena ini bisa terjadi? Mengapa para muslim pribumi berlomba2 mendirikan Theokrasi Arab di tanah airnya sendiri? Lihatlah Aceh dengan GAMnya, Filipina terdapat Abu Sayaf, Thailand dengan Gerakan Pathani dan Yala, dan masih banyak contoh lainnya.

Islam adalah Arabisasi. Jadi, setiap orang yang mengaku beragama Islam, berarti dia telah memilih menjadi WARGA NEGARA ARAB (dalam pengertian rohani). Walau secara lahiriah, kita adalah orang Indonesia, tapi secara jiwa, kita bukan lagi orang Indonesia, tapi orang Arab.

Dan untuk membuktikan kesetiaannya, "para warga negara Arab" diwajibkan untuk SUJUD MENYEMBAH ke arah NEGARA ARAB, dengan kota Mekah sebagai pusatnya. Kita memang tidak menyadarinya, karena Muhammad dengan cerdik, membungkus ritual sholat ini dengan topeng religius, yaitu melaksanakan perintah ALLAH. Lewat Islam, kita dibentuk dan dicetak menjadi orang2 "ARAB BLESTERAN". Semenjak kecil, kita sudah didoktrin dan dicuci otak agar menjadi PECINTA ARAB, dan PEMBELA ARAB. Itulah kenapa, doa2 dalam sholat dilarang memakai bahasa kita sendiri, tetapi HARUS memakai bahasa Arab.

Semua upaya Arabisasi itu dilakukan demi satu tujuan, yaitu ARAB YANG MENGUASAI DUNIA. Muhammad mengklaim bahwa Arab akan menaklukkan dunia dengan 12 kalifah (pemimpin) yang semuanya berasal dari Arab!

Hadis Muslim 4480
Dinarasikan oleh Jabir b. Samura yang berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Islam akan terus berlanjut untuk mencapai kejayaan hingga dipimpin 12 orang kalifah”. Kemudian Rasulullah SAW mengatakan sesuatu di mana aku susah memahaminya. Aku bertanya pada ayahku: "Apa yang dia katakan?" Dia berkata: "Dia bersabda bahwa semua dari mereka (12 kalifah) akan berasal dari bani Quraish (Arab)."

Muhammad menegaskan kembali bahwa kekalifahan (pucuk pimpinan) akan tetap di tangan Arab sekalipun penduduk dunia tinggal 2 orang.

Hadis Muslim 4476
Dinarasikan oleh Abdullah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Kalifah akan tetap ada di antara bani Quraisy (Arab) sekalipun apabila tinggal 2 orang saja yang tersisa di bumi."

Dengan cita2 memimpin dunia inilah Arab menjajah dan memaksakan Islam kepada bangsa Persia (Iran), Mesir, Afganistan dan banyak bangsa lainnya. Bangsa2 tersebut kini telah kehilangan jati dirinya, telah kehilangan budaya aslinya, mereka semua kini telah menjadi Arab, meski sebenarnya mereka bukanlah Arab.

Apakah kita senang dengan Arabisasi ini, kebudayaan daerah satu persatu menghilang berganti dengan budaya2 Arab? Dimanakah kehormatan bangsa kita? Dimanakah kejayaan warisan leluhur kita? Jika kita memilih untuk tetap menjadi Arab, kita adalah PENGKHIANAT BANGSA. Untuk apa kita mengaku orang Indonesia, meneguk air Indonesia, makan hasil bumi Indonesia, tapi hati kita condong pada ARAB?

Karenanya simaklah sejarah Arabisasi yang dilakukan Muhammad dibawah ini;

Dimasa kehidupan Muhammad, bukan hanya dia yang mengaku sebagai nabi utusan Tuhan. Ada Taliha, kepala suku Bani Asad, yang mengaku punya kekuatan ilahi. Dia dikalahkan oleh Khalid (Sahabat Muhammad) dalam beberapa pertempuran hebat.

Museilima juga salah seorang 'nabi' penantangnya. Dia melakukan mukjijat2 dan mengaku dikirim oleh Allah untuk saling membagi martabat kenabian bersama Muhammad. Dia bahkan berani mengatakan bahwa Muhammad juga mengakui pengakuannya ini. Pada akhirnya, dia terbunuh dalam pertempuran di Al-Yemama, yang hampir jadi bencana bagi kelanjutan Islam.

Al-Aswad, yang dikenal sebagai “Nabi Bercadar” dari Yaman, juga mengaku sebagai nabi. Dia pejuang berani dan tangguh, namun juga arogan dan dengan demikian kurang menarik dan kurang populer. Dia tewas akibat tipu daya pengikut Islam.

Keberadaan beberapa nabi dalam waktu yang sama, dinegara yang sama menunjukkan bahwa masalah kenabian ini tidak ada hubungannnya dengan TUHAN; ini hanyalah sebuah alat untuk menghipnotis orang melalui penipuan2 berkedok agama. Tuhan tidak akan mengirim begitu banyak nabi2 ke Arab diwaktu bersamaan. Orang2 ini, jelas, adalah “self-designated prophets” (jadi nabi atas pengakuan sendiri).

Muhammad sukses karena dia memakai pendekatan nasional, yang menarik bagi orang2 berjiwa patriot seperti Abu Bakar dan Umar. Para kontestan nabi lainnya gagal karena mereka terlalu menganggap rendah orang lain. Sebaliknya Muhammad menjanjikan martabat tinggi bagi bangsa Arab, yang tidak tahu apa-apa kecuali kemiskinan, penderitaan dan turunnya harkat martabat mereka. Kejayaan ini adalah sebuah mimpi yang mereka anggap bisa diwujudkan lewat seorang Muhammad. Kesuksesannya membuktikan pepatah evolusi: Siapa yang Kuat, Dialah yang bertahan. Semua ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Allah, yang ada hanyalah Muhammad berkedokkan Allah untuk mewujudkan ambisinya!

Mari kita lihat rencananya bagi Imperialisme Arab:

Muhammad menjiplak kepercayaan Yahudi dengan mengaku bahwa bangsa Arab adalah bangsa pilihan Tuhan;

“Di antara semua bangsa di dunia Tuhan memilih bangsa Arab. Dari antara bangsa Arab Dia memilih Kinana. Dari Kinana dia memilih Suku Quraish (sukunya Muhammad). Dari suku Quraish Dia memilih Bani Hashim (klannya). Dan dari Bani Hashim Dia memilih Aku.” (Ibn Sa’d, Tabaqat V. 1 p. 2 )

Pengakuan bahwa dirinya adalah utusan Allah, ia tegaskan lagi di Quran:

“Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka dengan adil dan mereka (sedikitpun) tidak dianiaya.” (QS 10:47)

Jelaslah, seorang nabi datang kepada bangsanya untuk menyelesaikan masalah2 dengan adil untuk tujuan menyatukan mereka menjadi sebuah bangsa yang hebat. Tapi, menurut Quran, cara paling efektif untuk mengamankan kesatuan sebuah bangsa adalah dengan menunjuk satu Kiblat, satu arah untuk memuja tuhan: semua orang beriman yang memuja tuhan yang sama menghadap kearah yang sama dan menunjukkan satu kesatuan. Inilah alasan bahwa hadits Bukhari 60:20 mengatakan bahwa setiap bangsa punya kiblatnya sendiri. Ini juga dibenarkan oleh Quran (QS 2:148).

Nabi lalu mencomot ajaran Yahudi dengan menyatakan Yerusalem, kota Yahudi paling sakral, sebagai Kiblat bagi para muslim arab. Tapi setelah sekitar 16 bulan, dia mengubahnya ke Kabah, sebuah tempat perlindungan di Mekah, kampung halamannya sang nabi. Perubahan ini didiktekan oleh keinginan/dorongan sang nabi untuk melayani tujuan2 nasionalnya. Quran menyatakan:

“Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitulmakdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus. (QS 2:142)

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (QS 2:144)

Dari ayat2 ini, jelas bahwa perubahan kiblat dari Yerusalem ke Kabah dipengaruhi BUKAN karena kehendak Allah tapi atas kemauan Muhammad. Hadits Muslim 31:5903 menunjukkan bahwa perubahan kiblat ini disarankan oleh Umar, Kalif kedua, yang dibunuh oleh seorang budak Persia karena ia (Umar) dituduh sebagai seorang rasis.

Kalau begitu omong kosong saja pepatah Allah : “Timur dan Barat adalah Milik Allah (QS 2:142)” Jika Timur dan Barat punya arti yang sama, lalu kenapa Dia paksa orang untuk mengubah arah sholat dari Yerusalem ke Kabah? Kenapa mereka tidak bisa menghadap kearah yang mereka suka?

Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS 2:115)

Jadi, langkah ini diambil oleh nabi untuk melayani kepentingan imperialisme Arab. Malah, pengubahan Kiblat telah menghancurkan nasib Yahudi, membawa maut bagi sejarah umat manusia dan hanya menguntungkan bagi imperialisme Arab.
Muhammad memang lihai. Ia mengatakan bahwa tiap bangsa punya nabinya sendiri, TAPI dirinya berbeda. Katanya, hanya dia yang bukan hanya nabi bagi bangsa Arab tapi juga nabi bagi SEMUA bangsa:

"Tiap Nabi ditunjuk bagi bangsanya sendiri tapi aku ditunjuk menjadi nabi bagi semua bangsa." (Mishkat, 5500, Vol.3)

Julukan 'nabi internasional' ini beserta dengan perubahan arah kiblat dari Yerusalem ke Kabah menunjukkan apa sebenarnya maksud Muhammad: muslim2 non Arab tidak boleh punya kiblat yang menunjukkan sifat khas mereka sebagai sebuah bangsa tersendiri. Mereka harus menganggap kiblat Arab sebagai PANDANGAN HIDUP mereka dan dengan demikian menerima hukum2 serta kebudayaan Arab dan menanggalkan tradisi2 nenek moyang asal mereka. Tahukah anda apa artinya ini dalam praktek ?

Tindakan ini mengangkat derajad Mekah menjadi tempat penghormatan spiritual tertinggi. Muslim dari berbagai bangsa menyembah kearahnya, tidak hanya lima kali sehari namun setiap saat sesuai dengan zona waktu berbeda2 mereka diplanet ini. Tindakan kebiasaan menyembah ini memperbudak jiwa mereka, membuat mereka secara tidak sadar patuh ke Mekah, menyembah tempat kelahiran Muhammad dan mengurangi kekuatan memakai otak mereka.

Biasanya satu bangsa harus menundukkan bangsa lain dengan kekuatan senjata; yang ditundukkan membenci yang menaklukkan dan ingin merdeka, tapi dalam hal ini, semua Muslim non arab mengucurkan air mata memohon agar diterima sebagai budak2 budaya Arab! Bukankah ini contoh klasik seekor domba yang memohon pada penjagalnya agar segera dituntun kerumah jagal? Inilah kebijakan dari Muhammad.

Sadar akan kerapuhan manusia, sang nabi memaksakan tekanan psikologis pada para pengikut non arab dengan mewajibkan mereka untuk melepaskan budaya asal mereka dan sebagai gantinya memakai budaya arab. Dia mencapai tujuan ini dengan mengangkat martabat spiritual dari institusi2 Arab. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Kabah adalah rumah Tuhan karena Yang Maha Kuasa telah memerintahkan Adam membangun rumah itu baginya, dan ini juga dibangun kembali oleh Ibrahim.

2. Kuburan orang muslim harus digali sedemikian sehingga bila mayatnya dikubur, wajahnya menghadap kearah Mekah.

3. Begitu keramatnya Mekah hingga tak seorangpun boleh BAB (buang air besar) menghadap kota ini, dimanapun dia berada diplanet ini. Jika melakukan ini dianggap kafir.

4. Quran juga dalam bahasa Arab, semua muslim harus mempelajari bahasa Arab. Betapa berat sebelahnya Allah terhadap Arab.

5. Hadits Mishkat Vol. 3, no. 5751 melaporkan bahwa rasul berkata:

“Cintailah Arab karena tiga alasan karena (1) Aku orang Arab (2) Quran dalam Bahasa Arab dan (3) lidah para penghuni surga akan juga berbahasa Arab.”

6. Kabah adalah pusat dari berkat Allah karena disinilah 120 Doa Ilahi turun tiap hari, dan lalu disebarkan keseluruh dunia!

7. Ibn Majah melaporkan dalam Hadis no. 1463, bahwa seorang Namaz (sholat didalam mesjid) di Medinah membawa berkah 100 kali lebih banyak dari sholat dimesjid lain, dan sholat dalam Kabah membawa rahmat 100.000 kali lebih banyak dibanding sholat di mesjid lain!

8. Bahkan kuburan orang Arab yang dikenal sebagai Jannat-ul-Mualla dan Jannat-ul-Baquee adalah tempat keramat. Menurut sebuah hadis, kuburan2 itu terlihat bersinar dimata para penghuni angkasa, sama seperti matahari dan bulan terlihat oleh para penghuni bumi. Mereka yang dikuburkan disana akan masuk surga tanpa segala kesulitan dan masing2 diberi hak untuk intersesi (menjadi perantara) bagi 70.000 orang lainnya!

9. Baca ayat berikut ini:

“(O Rasul) Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 3:31)

Hubungkan ayat diatas dengan Hadis no 5 diatas. Maksud Muhammad mengeluarkan ayat ini adalah; penyembahanmu terhadap Allah akan sia-sia jika kau tak mengikuti aku (Muhammad) dan tak mencintai Arab.

10. Sudah menjadi bagian dari iman Islam bahwa setiap muslim, dimanapun dia tinggal, harus datang ke Mekah sedikitnya satu kali seumur hidupnya, asal dia mampu.

Lebih dari dua juta muslim seluruh dunia datang ke Mekah tiap tahun untuk “naik” haji. Mungkin, jumlah yang sama juga melakukan Umroh per tahun. Upacara2 ini menghasilkan begitu banyak kekayaan bagi orang Arab dan semakin memiskinkan negara miskin seperti Indonesia.

Padahal, upacara ‘naik’ haji sudah menjadi bagian dari kebudayaan Arab sejak jaman dulu kala yang dikembangkan dari prinsip2 penyembahan ala India seperti Trimurti, Sabeanisme, dan maskyarakat astrologi Mesopotamia yang mengambarkan peredaran planet. Tidak ada bukti2 sejarah bahwa kuil Kabah pernah dibangun kembali oleh Ibrahim, itu hanyalah klaim yang diciptakan bangsa Arab sendiri. Bukti sejarah lebih menunjukkan bahwa Kabah adalah kuil polytheisme. Bahkan diawal kehidupan Muhammad, Kabah menjadi pusat penyembahan berhala. Begitu pula dengan kebiasaan kuno mencium Hajar Aswad yang disarankan oleh nabi karena hubungannya yang erat dengan budaya nasional Arab. Praktek berhala yang menarik hati orang Arab ini, jelas menolong sang nabi untuk mendapatkan umat baru bagi kepercayaannya.

Upacara haji memang sudah ada di jaman sebelum Islam dan dari dulu sampai sekarang tidak lain hanyalah untuk meninggikan martabat bangsa Arab. Orang2 melakukan ritual mencium Batu Hitam termasuk mengelilingi Kabah tujuh kali, yang dianggap melambangkan revolusi planet dan bintang2 yang dihubungkan dengan tradisi kaum berhala di Yaman.

Dengan demikian sang Nabi telah melimpahkan kesucian yang lebih besar kepada Mekah dibandingkan dengan orang Yahudi dengan Bait Allahnya di Yerusalem. Kesucian Mekah ini mencipratkan kesucian kepada orang2 Arab yang dijelaskan secara gamblang dalam hadis bahwa semua muslim harus mencintai Arab, dan mereka yang membenci/iri akan ditolak, tidak akan diakui oleh sang Nabi saat dia menjadi intersesor (perantara) nanti, dan alhasilnya, ia akan membusuk dineraka.

Dalam rencana besar Arabisasi ini, sang nabi mempertahankan dirinya untuk tetap berada paling atas: meski dia katakan cuma orang biasa dan hamba Allah, tapi Allah-lah, bersama dengan para malaikatnya yang bershalawat bagi Muhammad, dengan kata lain memuja dia;

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS 33:56)

Dengan demikian, cinta dan kepatuhan pada Muhammad adalah Islam yang sebenarnya dan Allah hanya menjadi alasan bagi Muhammad; kepercayaan pada Allah tidak ada artinya tanpa mengakui dan patuh pada Muhammad sebagai utusanNya! (Bandingkan dengan ayat no 9 diatas)

Cara terbaik untuk mempraktekkan Islam adalah dengan mengambil Muhammad sebagai model, suri tauladan:

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS 33:21)

Artinya, meniru sang nabi, dalam hal2 kecilpun seperti cara berpikir & bertingkah laku seperti sang nabi; bahkan makan, minum, bicara, melangkah, tidur, berpakaian dan penampilan harus meniru nabi.

Akhirnya kita menyadari bahwa doktrin 'nabi sebagai suri tauladan' ini adalah alat yang membuat Islam menjadi alat Imperialisme Arab. Dibawah ini adalah gambaran singkat dari prinsip dan praktek sang nabi sebagai suri teladan:

Prinsip dasar dari Quran adalah divide et impera, atau “Pecah-Belah dan Jajah,” yang membelah bangsa2 secara sosial dan politik, antara mereka yang mukmin dari mereka yang kafir. Quran 58:19 menyatakan fakta ini dengan sangat jelas : non muslim dicap sebagai “golongan setan” dan para pengikut Allah dan Muhamad disebut sebagai “golongan Tuhan.”

Lebih jauh lagi, Quran menyebut anggota2 dari “golongan setan” sebagai “orang-orang yang sangat hina” dan menyatakan bahwa “mereka sesungguhnya golongan pecundang.” Tapi tentang “golongan Tuhan,” ditambahkannya:

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. …… Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat) -Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” (QS 58:22)

Untuk pengertian yang lebih jelas dari ayat ini, fakta berikut mungkin bisa ditelaah dengan baik:

1. Anggota “golongan setan” ditakdirkan jadi pecundang. Mereka makhluk paling hina karena mereka tidak mengakui Muhammad dan Allah. Mereka adalah orang2 non-muslim.

2. Anggota “golongan tuhan” adalah orang yang tidak mencintai musuh Allah dan Muhammad, yang tidak mencintai non muslim, meskipun non muslim itu adalah ayah, anak, saudara atau bangsa mereka sendiri. Orang2 yang tidak mencintai non muslim inilah yang akan makmur kehidupannya dan akan dijadikan penghuni surga didunia yang berikutnya.

Disini perpisahan abadi muslim dan non muslim didasarkan pada konflik sosial dan politik yang tak berkesudahan dan Muhammad mencoba meyakinkan para muslim akan kemenangan akhir mereka. Bagaimanapun, seseorang tidak dapat menjadi bagian dari “golongan tuhan’ sampai dia memutuskan hubungan dengan orang tua, anak, saudara, orang2 sebangsa mereka, jika mereka semua itu tidak menerima Islam.

Inilah nasib bagi semua negara non-Arab dimanapun Islam masuk lewat pedang, migrasi atau propaganda. Diwilayah2 itu, Muslim berkewajiban memberlakukan dominasi kebudayaan ARAB, dengan cara menempatkan semua tradisi budaya setempat mereka dibawah budaya Arab, mengadopsi hukum Islam, mempelajari bahasa dan gaya Arab; mencintai Mekah dan Arab, mengakui Muhammad sebagai suri tauladan karena sebagai orang Arab, dia (Muhammad) mencintai dan memberlakukan apapun yang berbau Arab.

Lebih parah lagi, mereka harus membenci budaya dan tanah air mereka sendiri sedemikian hingga tanah airnya menjadi Dar-ul-Harb, yakni Medan Perang. Ini berarti bahwa mereka harus mendirikan tenda musuh ditanah air mereka sendiri dan memerangi bangsa mereka sendiri sampai bangsa mereka semua menyerah pada imperialisme budaya Arab dengan cara memeluk Islam (lihat GAM, DI TII).

Hanya jika demikian sajalah maka negara tersebut akan menjadi Dar-ul-Islam, yakni Medan Damai. Jika tidak maka tanah air tersebut akan terus menjadi Medan Perang (Dar-ul-Harb) dimana pembunuhan dan pemerkosaan non muslim dianggap sebagai perbuatan baik; penipuan dianggap perlu dan malah dijadikan bagian dari moralitas.

Tanah Air! Apa itu Tanah Air? Tanah dimana seseorang lahir, dibesarkan, tinggal dan menghabiskan hidupnya, itu semua dianggap sebagai lelucon besar di mata mereka yang terkena Arabisasi. Para muslim non arab ini mengembangkan perasaan benci kesumat kepada budaya dan tanah air mereka sendiri.

Lihatlah Mesir, tanah dari para Firaun yang perkasa, dimana keunggulan kekaisaran mereka menjangkau masa 3000 tahun. Tanah indah, penuh sains, seni, budaya dan tingkah laku para dewa ini berubah dan menukik tajam hingga hampir menyentuh titik nadirnya ketika Islam mengambil alih. Tidak ada orang Mesir asli lagi. Mereka semua berubah menjadi orang Arab!

Atau simaklah halaman2 bersejarah dari orang Persia (Iran). Kerajaan megah mereka berlangsung berpuluh2 abad lamanya. Begitu besar kerajaan mereka hingga tidak ada yang menyamainya dalam ukuran sampai Inggris muncul dalam kancah internasional 3000 tahun kemudian. Sumbangan mereka bagi perkembangan hukum di Romawi, kebudayaan Yunani dan tradisi2 di Asia tidak dapat dihitung. Mereka menghasilkan pemimpin2 spiritual seperti Zaratushtra yang kebijakannya sampai mempengaruhi agama2 besar seperti Yudaisme dan Kristen.

Tapi begitu Islam menjajah Persia, orang Arab menyita semua kekayaan2nya melalui sistem yang telah terbukti keefektifannya, yaitu melalui penjarahan, termasuk menjarah wanita2 cantik molek dan merebut karya penyair2 ternama Iran yang telah banyak menyumbang keindahan bagi tradisi2 Asia maupun Eropa.

Setelah itu, budaya Persia LENYAP total dari muka bumi. Semua kejayaan budaya dan politiknya dimusnahkan oleh orang2 Iran sendiri yang di-Arabisasi dan akhirnya membenci kebudayaan mereka sendiri. Mereka lebih suka menjadi muslim dengan janji2 berseks ria dengan 72 perawan abadi, anak2 lelaki cantik dan arak2 lezat yang disebut2 dalam Quran. Mereka menghujat nabi2 mereka sendiri, Zaratushtra dan Mani. Mereka membangun mitologi mereka sendiri yang dikenal sebagai Shi’ah, yang secara total berdasar pada lambang, cinta dan tradisi para pahlawan Arab, khususnya anggota keluarga langsung sang Nabi Muhammad. Sejak itu, orang2 Iran kehilangan jiwa Persia mereka. Mereka telah dicabut dari kebesaran Persia, mereka bukan lagi orang2 Iran yang hebat seperti sebelumnya. Tidak ada lagi yang bisa jadi sumber inspirasi mereka kecuali jika hal itu didasarkan pada penjilatan terhadap orang Arab. Revolusi Islam dari Imam Khomeini adalah contohnya.

India adalah korban lain Islam. Saat Muhamad bin Qasim menginvasi wilayah Sindh, ini adalah saat yang paling buruk, paling menjijikan dan paling tidak menyenangkan dalam sejarah India. India, obor peradaban dunia yang punya tradisi hebat yang sebelumnya menikmati kehangatan 'ahimsa', kehangatan Hindu dan Budha, kemudian disengat oleh penjajah Arab yang doyan merampok dan memperkosa.

Ironisnya adalah, semua pembunuhan yang mereka lakukan itu diatasnamakan pada Allah yang mereka sebut ‘maha adil dan penyayang’, yang menganggap orang2 golongan tuhan ini sebagai orang2 yang bertindak adil dengan menyiksa orang2 kafir. Lalu, tanah ini tidak lagi seperti semula, orang2 Hindu dan Budha yang tak mau mengakui Islam dibantai, darah mengalir dimana2, sejarah mencatat 80.000.000. orang meninggal akibat upaya Arabisasi ini. Islam telah mencabut Budha sampai keakar-akarnya, hingga punahlah Budhisme dari tanah asalnya.

Meski upaya Arab menjadikan India sebagai Imperium Theokrasinya gagal, namun mereka berhasil menancapkan doktrin Islam di sebagian wilayah tersebut. Mereka yang telah terdoktrinisasi ingin memisahkan diri membentuk negara muslim tersendiri, mendedikasikan kepercayaan mereka pada tanah air sebagai Dar-ul-Harb, dengan memusuhi bangsa mereka sendiri!

Filosofi amoral inilah yang menyebabkan pecahnya India menjadi Pakistan. Upaya divide et impera yang gagal dilakukan oleh orang Arab justru sukses ditangan orang2 India sendiri. Itu sebabnya Islam adalah alat abadi penyebaran Imperialisme Arab; tidak lagi diperlukan pedang, tidak lagi diperlukan senjata: cukup dengan mengatas namakan agama Allah.

Kita harus ingat bahwa Islam adalah duta permanen dari agama, sosial dan politik. Quran menyatakan:

“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian … sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS 9:29)

Kesiapan perang terhadap non muslim ini memang telah menjadi motivasi Islam, tapi hal ini akan musnah dengan datangnya nabi lain. Tapi inipun sudah dipikirkan Muhammad. Dia menutup lubang kelemahan ini dengan kelicikan yang lazim. Dia umumkan dirinya sebagai nabi Terakhir, yakni tidak akan ada nabi2 lain lagi setelah dia dan dengan demikian tak ada orang seperti Ahmad Gulam Mirza (Ahmadiah) yang dapat MENGUBAH HUKUM2 PERANGNYA MENJADI HUKUM2 DAMAI, sesuai dengan masing2 tanah air bangsa2 terjajah itu sampai tanah itu berubah menjadi Dar-ul-Salaam.

Disinilah inti masalahnya: sebuah bangsa bisa dibenci, disakiti dan dipermalukan jika tidak memeluk Islam, tapi begitu mereka memeluk Islam mereka menjadi budak budaya Arab karena didalamnya terdapat rumus2 penolakan terhadap tradisi tanah airnya sendiri. Benar-benar sebuah strategi imperialisme yang sulit dikalahkan!

Thursday, June 30, 2016

KeTuhanan

. . bahwa kejadian2 dari apa yg kuyakini benar sebelumnya ternyata belum tentu terwujud seperti itu . . demikian angan dan percayaku sekarang belum tentiu juga akan seperti itu mbesuknya . . ya karena kita hanya bisa berharap dan berdoa. . dan kupercaya Tuhan Tahu apa yang Kita Perlu dari pada yang kita Mau . . .

Wednesday, June 29, 2016

Arti Nama


 
 
 


IMAN SANTOSO
Mengandung Arti:
(6) Pekerjaan yang sempurna
(500) Suci
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
(80) Kesembuhan
(400) Perjalanan yang melelahkan
(21) Kebijaksanaan, penciptaan dan kegaiban
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
POSITIF : 72%

IMAN
Mengandung Arti:
(8) Perasaan pada keadilan
(80) Kesembuhan
POSITIF : 100%

SANTOSO
Mengandung Arti:
(7) Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
(400) Perjalanan yang melelahkan
(21) Kebijaksanaan, penciptaan dan kegaiban
(20) Bengis, ketus dan kedukaan
(1) Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
POSITIF : 60%

 

Sunday, June 26, 2016

grup Majapahit


GRUP MAJAPAHIT adalah komunitas sejarah, budaya dan spiritual. bagi yang belum bisa membedakan antara spiritual, metafisik dan religius, maka spiritual itu ada pada cabang ilmu psikologi, sedangkan metafisik itu ada pada cabang ilmu filsafat, sedangkan religiusitas itu ada pada cabang ilmu agama yang kecenderungannya pada ilmu filsafat pula. kegiatan spiritual di grup ini berada pada ranah budaya, dan bukan pada ranah agama/religi

Saturday, June 11, 2016

SEX READING

SEX READING


Wellcoma dan Salam hangat brother ckakaaaaaaaaak ^_^, kite – kite manusia normal gan jadi jangan marah atau risih buat ente yang Impoten ckakaaaaaaaaaaak, Buat ente manusia manusia generasi Normal Page ini dapat membuat konak,ngaceng, tegang de el el jadi ane tak bertanggung jawab tidak bisa menyediakan tempat pelampiasan, ane hanya biisa memberikan fasilitas untuk menegangkan,mengkonak kan dan men-terangsangkan ente2 ckakaaaaaaaaaaaaaaaak.
Nah buat ente yang sudah tegang teransang dan sudah mendapat fasilitas tempat pelampiasan jangan buru – buru dulu ya boss, silahkan di simak PENGAKUAN NIKMAT SANG WANITA untuk pengalaman lebih lanjut ok…
 
Hampir setiap lelaki yang pernah bersetubuh dengan saya selalu melakukan hal yang keliru di dalam melakukan antisipasi ketika saya mulai mencapai klimaks. Mereka selalu mempercepat goyangan dengan begitu bernafsunya sehingga momen orgasme saya yang indah itu tidak berbekas. Seharusnya lelaki itu mengerti dan tahu apa yang harus dilakukannya apabila wanita mulai mencapai klimaks, yaitu memperlambat goyangan pada sikap gerakan yang hampir diam, dan kemudian mulai menggerakkan penisnya lagi secara perlahan-lahan sehingga gesekan penis di dalam vagina akan terasa begitu menggelitik berbaur dengan rasa klimaks yang baru saja tercapai sehingga kenikmatan yang saya peroleh, saking nikmatnya, akan sulit untuk saya ungkapkan dengan kata-kata.


Sering terlintas dalam pikiran saya ternyata orgasme yang saya peroleh melalui masturbasi jauh lebih nikmat dibandingkan dengan orgasme yang diperoleh dari penis laki-laki semacam yang di atas karena dengan cara masturbasi saya dapat merasakan kontraksi di dalam vagina dengan cara mengurangi sentuhan atau gerakan tangan saya ketika saya akan mulai klimaks”, ungkap Leni seorang mahasiswi berumur 24 tahun.
 
“Pada umumnya setiap lelaki mengetahui bahwa payudara wanita adalah daerah sensitif untuk meningkatkan gairah birahi wanita disamping clitoris. Selain sensitif untuk meningkatkan gairah birahi juga merupakan daerah yang rawan menerima rasa sakit. Kebetulan payudara saya ukurannya termasuk ukuran besar, dan suami saya sangat senang memainkan payudara saya baik sebelum maupun selama bersetubuh. Kalau mengisap puting payudara saya, dia lakukan lama sekali dan kalau dia sudah akan mencapai orgasme remasan- remasannya pada payudara saya begitu liar sehingga rasa nikmat hilang menjadi rasa sakit yang akibatnya saya selalu ingin segera mengakhiri acara persetubuhan ini.
Sudah sering saya katakan padanya bahwa kalau dia meremas-remas payudara saya terlampau keras saya hanya merasakan rasa sakit bukan rasa nikmat. Suami saya menjawab, bahwa hal itu pasti akan selalu terjadi karena payudara kamu begitu besar dan sangat merangsang untuk diremas dengan keras dan ekspresi wajah saya katanya kelihatan menyukai hal tersebut. Padahal bagi hampir semua wanita, kalau puting payudara ini dihisap atau dikulum terlampau lama maka puting payudara itu akan menjadi keras dan sensitivitasnya menjadi berkurang.
Waktu saya ngobrol mengenai hal ini dengan teman saya yang kebetulan juga memiliki ukuran payudara yang besar, diapun ternyata mempunyai masalah yang sama dengan pacarnya, dan dia mengatakan kepada saya bahwa wanita yang memiliki payudara besar akan lebih sering menderitanya dibandingkan dengan kenikmatannya yang diperoleh oleh wanita yang hanya memiliki payudara yang berukuran sedang.
Karena mungkin saja dalam benak pikiran laki-laki, tersimpan pikiran bahwa wanita dengan payudara yang berukuran besar itu menyenangi perlakuan yang lebih untuk payudaranya sehingga lelaki pasangan kita itu selalu dengan rakus dan kasar mempermainkan payudara wanita yang berukuran besar. Pikiran semacam itu salah sama sekali!
Terlepas dari besar kecilnya ukuran payudara wanita, perlakuan yang lembut dan liar (bukan kasar) atas payudara itu akan memberikan rangsangan yang luar biasa sekali, dan jauh dari rasa sakit .Akibat dari hal ini, sudah lama saya jarang mencapai orgasme kalau bersetubuh dengan suami saya, pelarian saya untuk mencapai orgasme adalah melalui vibrator”, ungkap Nina, seorang ibu rumah tangga berumur 31 tahun.
 
“Pacar saya kalau bersetubuh tidak pernah bisa lama atau menunggu saya dalam mencapai orgasme. Tapi saya tetap bisa puas dan akhirnya mencapai orgasme dengan kualitas orgasme yang dapat membuat saya benar-benar puas. Yang dia lakukan apabila dia sudah klimaks adalah mencabut penisnya dari vaginaku, dan segera dia memasukkan dua jari tangannya, yaitu jari telunjuk dan jari manis, ke dalam vaginaku dan menggosok dengan gerakan memutar secara perlahan clit-ku dengan jempolnya. Kemudian dia menggantikan peran jempol tersebut dengan lidahnya untuk berputar-putar di atas clit-ku sambil jari-jarinya digerakan keluar masuk menggesek bagian dalam vaginaku. Dengan apa yang dia lakukan, saya tidak pernah dapat bertahan lama, klimaks dengan kenikmatan yang sensasional”, ungkap Hesti, seorang sekretaris berumur 23tahun.
 
“Sulit mendapatkan laki-laki, apakah dia bujangan atau sudah married yang menguasai ‘The Art of Sex’, ujar Lina. Setiap Lina mau mencapai orgasme akibat foreplay yang dilakukan oleh si laki-laki tanpa sadar biasanya Lina suka nyerocos ngomong ngelantur seperti teriak, “aadduuh.., Lina hampir keluar” atau “Ohh.., Lina nggak tahan lagi”, dan yang semacamnya. Mendengar erangan Lina semacam itu setiap laki-laki yang bersetubuh sama Lina pasti langsung menancapkan penisnya sekaligus dengan tekanan yang keras sekali ke vagina Lina. laki-laki itu sebenarnya harus tahu bahwa bagaimanapun wanita mengerang dan memohon untuk disetubuhi tapi kalau penis itu ditancapkan dengan cara seperti itu akan menimbulkan rasa sakit dan langsung menurunkan rasa gairah yang tadinya sudah begitu tinggi.
Biasanya begitu masuk, karena akibat erangan Lina, si laki-laki langsung menyetubuhi Lina dengan gerakan yang cepat. Tapi karena cara masuknya seperti tadi di atas, dimana akibatnya gairah Lina sendiri agak menurun karena masih menahan rasa pedih yang belum hilang, bukannya Lina yang orgasme malahan menjadi sebaliknya.
Seharusnya si laki-laki tahu bahwa kalau wanita sudah memohon untuk di setubuhi, masukkan penisnya secara ‘gentle’, tekan perlahan tapi lakukan sedalam mungkin, kemudian setubuhi wanita itu dengan gerakan yang teratur tetapi tidak terlalu cepat. Kalau si laki-laki melakukan seperti itu, akan terasa sekali sama Lina bagaimana kepala penis membuka bibir vagina Lina untuk berusaha masuk ke vagina Lina dan otomatis lubang vagina akan membesar dan vagina bertambah basah sehingga dengan mudah dan nikmat penis itu akan masuk semuanya ke dalam vagina Lina, dan yang pasti tidak lama kemudian Lina pasti orgasme. Hal ini baru satu kali Lina alami dari delapan laki-laki yang pernah bersetubuh dengan Lina”, ungkap Lina, seorang asisten front office manajer sebuah hotel berbintang di Bandung berumur 25 tahun.
 
“Lelaki dewasa itu menurut saya adalah manusia yang kadang-kadang sering bersikap bodoh dan menyakitkan, tetapi mereka sama sekali tidak menyadarinya. Salah satu ungkapan kebodohan dan sikap laki-laki yang menyakitkan itu aku peroleh dari pacarku sendiri. Dan dia sendiri sama sekali
tidak menyadarinya. Kejadiannya sewaktu aku masih berumur 18 tahun dimana pacarku waktu itu berumur 25 dan sudah bekerja. Masa pacaranku pada waktu itu memasuki usia 2 tahun, dan di suatu malam akhirnya pertahananku jebol juga, keperawananku berhasil diambilnya. Usai dia memerawaniku, dia bertanya kepadaku, “Apakah aku masih sakit dan apakah aku menyesal telah
melakukannya”.
Pertanyaan ini terasa buatku sangat menyakitkan dan di mataku rasanya dia menjadi sangat bodoh sekali dengan melontarkan pertanyaan semacam itu. Karena, kalau aku jawab bahwa aku menyesal telah melakukannya, dia sudah pasti tidak dapat berbuat apa-apa karena keperawananku sudah robek. Sama saja sewaktu penisnya masih belum dapat menembus keperawananku dia sempat bertanya, “Apakah aku merasa sakit?”, tapi tanpa menunggu jawabanku tetap saja dia melakukannya. Seharusnya dia sebagai pacarku dan juga bagi laki-laki serta laki-laki lainnya yang telah berhasil merenggut keperawanan pacarnya tidak usah bertanya semacam itu, tapi cukup dengan memeluk dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku dan akan bertanggung jawab atassegala akibat dari apa yang telah kita lakukan berdua”, ungkap Ika, seorang mahasiswi berumur 21 tahun.
 
“Meskipun sempat ragu-ragu karena takut merasa sakit, tapi Desi pernah minta pacar Desi untuk mencoba menyetubuhi anus Desi. Pacar Desi mengerti gelagat bahwa meskipun itu keinginan Desi sendiri tapi dia tahu bahwa sebenarnya Desi masih ragu-ragu untuk melakukannya. Tapi ternyata pacar Desi bias menyetubuhi anus Desi hampir tanpa meninggalkan rasa pedih sedikitpun, malah sebaliknya, Desi memperoleh kepuasan yang luar biasa sekali. Pertama yang dia lakukan adalah memberi pelicin (vaseline) di penisnya dan juga di sekitar maupun di lubang anus Desi. Setelah penisnya berada di posisi bibir anus Desi dia sama sekali tidak melakukan tekanan, tapi justru dia yang menyuruh Desi mendorong pantat Desi ke belakang sehingga kontrol untuk mengatasi rasa sakit sepenuhnya ada pada Desi. Dengan perlahan-lahan, kadang-kadang berhenti dulu kalau terasa sedikit pedih, penis pacarku itu akhirnya masuk semua ke dalam anus Desi.
Tanpa rasa pedih atau sakit yang berlebihan seluruh batang penis pacarku telah tertanam di dalam anus Desi, yang ada hanya rasa nikmat. Dengan tangannya dia meraih vibrator yang telah disiapkan, dan dibenamkannya vibrator tersebut ke vagina Desi. Pacar Desi tetap diam tidak melakukan gerakan, dan gelinya gelitikan vibrator di dalam vagina Desi mulai membuat Desi bergerak, setiap gerakan Desi melawan vibrator menimbulkan gerak balik terhadap pantat Desi,
dan otomatis anus Desi bergerak naik turun menggesek penis pacar Desi.
Adegan ini tidak bertahan lama karena Desi tidak mampu untuk menahan rasa nikmat yang Desi alami. Desi mencapai orgasme yang menurut Desi, belum pernah Desi rasakan sebelumnya. Ternyata kalau laki-laki itu mengerti soal persetubuhan, banyak cara yang dapat diberikannya untuk memuaskan wanita. Dengan pengalaman itu, Desi makin sayang sama dia dan tidak pernah punya
pikiran untuk mencoba penis yang lain selain penis pacar Desi”, ungkap Desi seorang foto model berumur 23 tahun.
“Suami Hani termasuk suami yang termasuk cepat klimaks, sehingga Hani sering sekali kecewa. Setelah dia klimaks, dia malah tidak ada usaha sedikitpun untuk melakukan sesuatu agar Hani dapat juga mencapai kepuasan kalau bersetubuh dengan dia. Pada suatu malam, dia mengajak Hani bersetubuh dan tentunya sebagai istri Hani selalu siap untuk melayaninya. Diluar kebiasaannya, malam itu dia kuat sekali bersetubuhnya, Hani jadi bertanya-tanya, bagaimana mungkin suami Hani dalam soal bersetubuh dapat berubah begitu drastic menjadi laki-laki yang perkasa, padahal selama dua tahun usia perkawinan kita, paling lama dia hanya mampu bertahan 3-5 menit saja. Malam itu beberapa kali Hani mencapai orgasme.
Dua hari kemudian kita bersetubuh lagi, sewaktu pemanasan Hani hisap penisnya, terasa bau dan sedikit pedas rasa penisnya di mulut Hani. Mulut Hani terasa tidak nyaman sama sekali dan birahi Hani langsung turun drastis. Teka- teki yang ada di benak Hani terjawab sudah, ternyata penis suami Hani sebelum bersetubuh telah diolesi dengan semacam obat yang mampu menimbulkan rasa kebal. Malam itu, meskipun dia mampu bertahan lebih dari 30 menit, Hani tetap tidak dapat mencapai orgasme, vagina Hani sampai pedih menahan gesekan penisnya, karena cairan vagina Hani sudah mengering tetapi dia masih saja menyetubuhi Hani.
Pemakaian obat semacam itu sangat mengganggu pikiran Hani, dan semakin lama dia menyetubuhi Hani, semakin terasa bahwa vagina Hani bukan sedang dimasukin penisnya tetapi merasa sedang ditusuk-tusuk oleh sebuah benda mati. Hani tidak ada gairah lagi, karena Hani punya perasaan bahwa apapun tingkah dan gaya Hani bersetubuh tidak akan ada artinya kalau yang dihadapi
adalah penis yang tidak mempunyai rasa sensitifitas, hanya akan membuat Hani lelah tidak berujung saja.
Malam itu, acara bersetubuh kita terasa buat Hani sebagai sebuah siksaan, berakhir dengan meninggalkan kesan sangat buruk terhadap penis suami Hani. Perlu untuk diketahui oleh para lelaki, bahwa pemakaian obat semacam itu belum tentu akan mampu menghasilkan orgasme yang indah bagi pasangannya, contohnya seperti apa yang aku alami dengan suamiku sendiri. Lebih baik
meminta saran dokter atau yang memang ahli di dalam bidang seksual untuk berkonsultasi bagaimana caranya untuk mengatasi masalah ejakulasi dini yang kalian hadapi”, ungkap Hani seorang ibu rumah tangga berusia 38 tahun.
“Pada umur 17 tahun, Winda diperawanin oleh pacar Winda, pada waktu itu umur dia adalah 22 tahun. Sedikit rasa sakit yang Winda alami adalah sewaktu unjung penis pacar Winda menekan untuk berusaha masuk ke vagina Winda. Setelah ujung penisnya berhasil masuk, pacar Winda tidak kesulitan untuk menekan masuk seluruh batang penisnya ke vagina Winda tanpa menimbulkan
rasa sakit sedikitpun di vagina Winda.
Gerakan dan goyangan Winda muncul secara tidak terkontrol akibat rasa nikmat merasakan goyangannya. Setelah selesai kita bersetubuh, beberapa saat pacar Winda termenung seolah-olah memikirkan sesuatu. Akhirnya dia berkata bahwa dia merasa heran bahwa Winda tidak menjerit dan tidak mengeluarkan setitik daraHPun sewaktu diperawanin malah menurutnya Winda bergoyang liar menikmatinya. Winda merasa sakit hati dan sedih sekali dituduh bahwa Winda
sudah biasa bersetubuh, padahal itu adalah yang pertama kalinya Winda bersetubuh.
Winda jelaskan kepada pacar Winda bahwa kejadian bersetubuh yang tadi itu adalah yang pertama buat Winda. Tapi kelihatannya pacar Winda tidak begitu mempercayainya. Padahal Winda sendiri tidak yakin dan tidak tahu kalau dia itu masih benar-benar jejaka dalam artian belum pernah bersetubuh sama sekali sebelumnya. Sejak kejadian itu pacar Winda makin aneh kelakuannya,
dan akhirnya hubungan kita putus. Meskipun hati Winda begitu sedih dan sulit untuk menerimanya, tetapi akhirnya Winda justru merasa bersyukur putus hubungan dengan dia.
Karena dari sikapnya tersebut Winda dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa dia tidak sepenuhnya mencintai Winda. Dia hanya mencintai selaput dara Winda tetapi tidak mencintai Winda secara keseluruhan. Lelaki semacam pacar Winda ini sebaiknya dijauhi oleh para wanita. Lelaki semacam ini egonya sangat tinggi, sehingga kalaupun dipaksakan terus untuk menjadi pacar atau suami kelakuannya kelak hanya akan membuat kita sebagai wanita tersiksa batin saja. Kalau seorang laki-laki betul-betul tulus mencintai seorang wanita, tentunya dia akan mencintai wanita tersebut secara keseluruhannya. Apalagi dalam hal ini Winda telah menjelaskan kepadanya bahwa dia adalah laki-laki yang pertama bersetubuh Winda”, ungkap Winda, seorang wanita yang barululus SMU berumur 18 tahun.
“Usia perkawinanku sekarang telah memasuki tahun ketujuh dan aku sendiri sekarang berumur 35 tahun. Hubungan seksual tadinya berjalan normal dan memuaskan bagi diri dan suamiku, tetapi dalam 5 bulan terakhir ini aku hamper tidak pernah lagi dapat mencapai orgasme. Mungkin hal ini disebabkan oleh rasa jenuh dan bosan akibat dari acara bersetubuh yang selalu monoton kurang
variasi, karena suamiku tidak memiliki inisiatif untuk lebih menghidupkan lagi acara persetubuhan kita.
Tanpa direncanakan aku terlibat penyelewangan dengan teman suamiku. Dari penampilan wajah maupun postur fisiknya dia jauh di bawah suamiku, tapi kalau dia bersetubuh aku, dia dapat memberikan apa yang aku tidak peroleh dari suami sendiri. Dengan telaten dan sabar dia menuntunku untuk melakukan apa saja yang aku sukai selama bersetubuh.
Hasilnya, aku sangat tergantung sekali kepada dia dalam hal bersetubuh, dan dia tergantung padaku dalam hal materi. Buatku tidak menjadi masalah. Materi aku dapat minta dengan mudah kepada suamiku. Penis dia sendiri ukurannya lebih kecil dari suamiku, tapi cara dia menuntun aku untuk mencapai orgasme luar biasa sekali, tidak jarang aku dapat mencapai orgasme lebih dari tiga kali
dalam satu kali acara bersetubuh dengan dia.
Dampak lainnya, setiap aku bersetubuh dengan suamiku sendiri aku dapat kembali mencapai orgasme, hal ini disebabkan karena akau selalu membayangkan goyangan dia selama akau bersetubuh dengan suamiku. Buat para lelaki/suami jadikanlah pengalamanku ini untuk menjaga agar pacar/istri itu tidak mencari penis lain dengan jalan selalu berusaha untuk memahami keinginan wanita dalam hal bersetubuh.Wanita sulit untuk mengutarakan keinginannya yang macam-macam dalam hal bersetubuh karena rasa malu dan takut kalau dicap yang tidak-tidak. Tawaran dan inisiatif melakukan variasi baru dalam hal bersetubuh sebaiknya dating terlebih dahulu dari pihak laki-laki. Kalau hanya sekedar memasukkan penis ke dalam vagina, aku kira hampir semua lelaki tidak perlu belajar, secara alami
pasti bisa.
Yang perlu dipelajari oleh para lelaki adalah bagaimana caranya agar selalu dapat memberikan suasana dan variasi baru pada setiap kesempatan bersetubuh, dimana variasi-variasi tersebut juga dapat diterima oleh pasangannya sehingga acara bersetubuh tersebut tetap diliputi rasa gairah,tidak monoton dan membosankan untuk dilakukan”, ungkap Eli, seorang ibu rumah tangga berumur 35 tahun.