Tuesday, December 5, 2017

Perbuatan Selamat

. . intisari perbuatan selamat adalah kata lain dari Suara Hati itulah maksud dari segenap pemurnian penglihatan, pendengaran, pem bau an, perkataan , dan kesadaran manusia yg telah disucikan jiwanya menuju kalepasan dalam kawisesan yaitu perbuatan rohani dan jasmani . .

Wednesday, November 22, 2017

Kuasa Alam

. . sebetulnya yg dinamakan maha kuasa yang maha sempurna itu tetep adalah sebuah ukuran , padahal kuasa alam itu tak terukur seperti tak ada nya dinding langit yang gaib yang bekerja dengan sendirinya . . akal pikir kita sebenarnya hanya menggapai gapai sebisanya tapi sebenarnya tak berdaya .

Saturday, November 18, 2017

jauhi orang2 malas

. .bahwa tidak selalu hal2 penting itu adalah bekerja keras tapi memang bergaul dengan orang2 yang malas , orang2 yang membosankan yang gampang mengeluh itu tidak bermanfaat yang dengan sendirinya menurunkan kwalitas hidup kita . .

Tuesday, November 14, 2017

10 Kemampuan Spiritual

10 KEMAMPUAN SUPRANATURAL YANG HEBAT TAPI SANGAT MENYIKSA Percaya gak percaya, hal supranatural ada di luar sana. Beberapa orang memang diberi kemampuan khusus entah sejak lahir, karena kejadian tertentu atau dikondisikan sedemikian rupa. Banyak orang berpikir bahwa kemampuan tersebut hebat, tapi para pemiliknya berharap gak bisa melakukannya. Selain karena mereka harus terbiasa dengan hal yang tidak dirasakan orang lain, terkadang ada tanggungjawab lebih yang dibebankan pada mereka sesuai kemampuannya. Apa saja kemampuan spesial tersebut? Ini 10 di antaranya! 1. Melihat sesuatu yang gaib. Kebayang gak sih kalau kamu melihat suatu jalanan kosong dan sepi itu sebagai jalanan yang sesak seperti pasar malam? Kamu juga akan terganggu dengan "mereka" yang lewat dengan seenaknya atau muncul secara tiba-tiba. Seringkali orang yang diberi kemampuan ini mengeluh, "apa sih gunanya melihat yang gak bisa dilihat orang lain? Toh malah dianggap aneh." Bagaimana mereka bisa santai bermain kartu, ketika mereka malah melihat di antara kumpulan temanmu ada "makhluk" yang menyempil. 2. Membaca pikiran seseorang. Mungkin bagimu bisa mengetahui pikiran orang lain itu keren. Satu hal yang perlu kamu tahu ketika kamu diberi kelebihan ini, kamu harus kuat hati dan mental. Kamu gak boleh baperan. Ketika mampu bisa membaca pikiran seseorang, kamu akan menguak sisi asli setiap orang. Seringkali kamu bahkan menemukan kenyataan bahwa orang yang tindakannya nampak baik, tapi menyimpan niat yang benar-benar buruk. Mungkin itu bisa menjadikanmu lebih waspada, tapi jika itu terjadi di orang-orang terdekatmu, kamu akan alami perang batin. Termasuk ketika seseorang yang menyatakan menyayangimu, tapi ternyata dalam hati ada niat lain. 3. Melihat aura orang lain. Mengetahui kondisi orang lain tanpa ia perlu menceritakan memang akan membantumu lebih mudah dalam bersikap dengannya. Bagi mereka yang bisa melihat aura, dikabarkan hal tersebut dalam bentuk spektrum-spektrum warna. Jika kamu berada di dalam keramaian, itu akan menjadi hal yang cukup menyiksa. Seseorang yang mempunyai aura buruk karena berada dalam kondisi/mood yang sangat buruk juga bisa mempengaruhi semangatmu dalam beraktivitas. 4. Muksa, atau lepas dari tubuh ketika tidur. Istilah secara internasionalnya lebih dikenal sebagai astral projection, seperti yang terjadi di film Insidious. Dalam keadaan tertentu dan momen yang pas, kamu bisa melepaskan rohmu dari tubuh. Orang Jawa menyebutkan istilah ini sebagai muksa. Tubuh yang ditinggalkan benar-benar tidak bernyawa lagi tapi bukan berarti kamu mati, karena mati artinya roh akan berada di alam lain. Sementara ini, rohnya hanya terlepas dan bisa beraktivitas bebas jika sudah bisa mengontrolnya. Masalahnya, bagi yang sering mengalaminya rasanya akan sangat melelahkan seperti sehabis lari maraton. 5. Merasakan energi ataupun rasa dari sekelilingnya. Bagi mereka yang mampu merasakan energi, hampir sama dengan mampu melihat aura. Namun, jika aura mengandalkan indera penglihatan, sementara energi itu mengandalkan indera perasa. Kamu bisa mengetahui kehadiran seseorang atau "sesuatu" di ruangan yang sama, bahkan kamu akan bisa mengetahui jika ada yang akan mengagetkanmu. Masalahnya kamu akan sering merasakan perubahan rasa energi sesuai orang yang berbeda-beda dan menurut mereka yang bisa, itu tidak nyaman. 6. Punya alter-ego yang bisa "dipanggil" sampai menjadi doppelganger. Berbeda dengan kepribadian ganda. Kepribadian ganda adalah kelainan psikologis, sementara dalam hal ini adalah cenderung ke arah supranatural di mana kepribadian yang lain itu akan muncul sesuai kondisi yang dibutuhkan dan pada level tertentu bisa dikontrol kehadirannya. Gak cuma itu, beberapa yang memiliki kemampuan ini bahkan bisa berada di dua tempat berbeda dalam waktu bersamaan. Masalahnya jika sudah dalam kondisi seperti itu, terkadang sosok salah satu lainnya gak terkontrol dan bisa melakukan apa saja, sementara namamu lah yang akan tercoreng jika ia melakukan sesuatu yang buruk. 7. Mengubah energi lebih baik untuk kesembuhan orang. Beberapa orang memang diberikan kemampuan untuk memanipulasi energi alam agar bisa digunakan sebagai penyembuh: bisa dengan media air, udara dan lain sebagainya. Partikel-partikel yang bisa dikontrol itu akan digunakan untuk menormalkan/memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak normal. Masalahnya biasanya kemampuan ini cepat menyebar dari mulut ke mulut, yang akhirnya membuat penggunanya membuka usaha pengobatan alternatif. Sementara tidak semua orang percaya dengan metode yang terlalu di luar kewajaran. 8. Dilindungi oleh suatu bentuk yang akan mencelakai orang yang menyakiti. Kamu pasti sering mendengar bahwa setiap orang memiliki penjaga khususnya masing-masing. "Sesuatu" yang terus mengikutimu ini punya tujuan yang berbeda-beda dan tidak semuanya mengganggu. Ada yang mengikutimu karena sekedar tertarik, ada yang mengikutimu karena memang memiliki misi melindungi. Bagi "sesuatu" yang melindungimu secara berlebihan, ia akan mencelakai orang-orang yang menyakitimu baik disengaja maupun tidak disengaja. Itulah masalahnya, bahkan orang-orang terdekatmu akan ikut dicelakai kalau mereka menyakitimu walau tidak disengaja. 9. Memindahkan benda di luar jangkauan sentuhan. Salah satu dari contoh kemampuan ini adalah seperti yang dimiliki pawang hujan. Pawang hujan bukanlah seseorang yang mampu mengendalikan cuaca, ia diberi kemampuan untuk memindahkan benda yang berada di luar jangkauan tangan. Dalam hal ini adalah awan yang ia pindahkan ke tempat lain agar di tempat yang bersangkutan tidak hujan, atau sebaliknya. Penyesalan dari mereka yang bisa melakukannya adalah terlalu sering dimanfaatkan oleh orang di sekitarnya. 10. Diberi penglihatan akan masa depan. Pernahkah kamu melihat film Final Destination? Atau masih banyak film lainnya yang menceritakan tentang seseorang yang bisa melihat masa depan. Banyak orang berharap memilikinya, untuk memenangkan taruhan/lotere/tender, untuk mengetahui banyak hal lebih awal. Namun, yang tidak kebanyakan orang lain tahu adalah begitu kompleksnya jalan hidup bisa berubah hanya berdasarkan perubahan keputusan/aksi kecil. Ketika kita berharap suatu kejadian tidak terjadi, kita tidak mungkin bisa mempertimbangkan kejadian beruntun setelahnya karena semua kemungkinannya akan berubah juga. Itulah yang akan membuat seseorang dengan kemampuan ini akan tertekan. Mereka yang berkemampuan supranatural khusus ada di sekeliling kita. Baik didapatkan sebagai mukjizat maupun dengan cara yang tidak benar seperti ilmu hitam. Seringkali ada pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik kemampuan spesial, tapi ternyata berniat menipu. Sesungguhnya kebanyakan mereka yang memilikinya cukup tersiksa dengan kemampuannya.

Friday, October 20, 2017

Kawruh Kantong Bolong

AJARAN R.M.P SOSRO KARTONO Mas Kumitir ♦ October 30, 2008 ♦ 15 Comments 7 Votes ” Ing donya mung kebak kangelan, sing ora gelem kangelan aja ing donya. “ ” Di dunia penuh dengan kesusahan, yang tidak mau susah jangan di dunia. “ Sekilas Biografi Raden Mas Panji Sosrokartono lahir di Mayong pada hari Rabu Pahing tanggal 10 April 1877 M. Beliau adalah putera R.M. Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Semenjak kecil beliau sudah mempunyai keistimewaan, beliau cerdas dan mempunyai kemampuan membaca masa depan. Kakak dari ibu kita Kartini ini, setelah tamat dari Eropesche Lagere School di Jepara, melanjutkan pendidikannya ke H.B.S. di Semarang. Pada tahun 1898 meneruskan sekolahnya ke negeri Belanda. Mula-mula masuk di sekolah Teknik Tinggi di Leiden, tetapi merasa tidak cocok, sehingga pindah ke Jurusan Bahasa dan Kesusastraan Timur. Beliau merupakan mahasiswa Indonesia pertama yang meneruskan pendidikan ke negeri Belanda, yang pada urutannya disusul oleh putera-putera Indonesia lainnya. Dengan menggenggam gelar Docterandus in de Oostersche Talen dari Perguruan Tinggi Leiden, beliau mengembara ke seluruh Eropa, menjelajahi pelbagai pekerjaan. Selama perang dunia ke I, beliau bekerja sebagai wartawan perang pada Koran New York Herald dan New York Herald Tribune. Kemudian, setelah perang usai, beliau menjadi penerjemah di Wina, tapi beliau pindah lagi, bekerja sebagai ahli bahasa pada kedutaan Perancis di Den Haag, dan akhirnya beliau hijrah ke Jenewa. Sebagai sarjana yang menguasai 26 bahasa, beliau bekerja sebagai penerjemah untuk kepentingan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa. Sampai suatu ketika terdengar berita tentang sakitnya seorang anak berumur ± 12 tahun. Anak itu adalah anak dari kenalannya yang menderita sakit keras, yang tak kunjung sembuh meki sudah diobati oleh beberapa dokter. Dengan dorongan hati yang penuh dengan cinta kasih dan hasrat yang besar untuk meringankan penderitaan orang lain, saat itu juga beliau menjenguk anak kenalannya yang sakit parah itu. Sesampainya di sana, beliau langsung meletakkan tangannya di atas dahi anak itu dan terjadilah sebuah keajaiban. Tiba-tiba si bocah yang sakit itu mulai membaik dengan hitungan detik, dan hari itu juga ia pun sembuh. Kejadian itu membuat orang-orang yang tengah hadir di sana terheran-heran, termasuk juga dokter-dokter yang telah gagal menyembuhkan penyakit anak itu. Setelah itu, ada seorang ahli Psychiatrie dan Hypnose yang menjelaskan bahwa sebenarnya Drs. R.M.P. Sosrokartono mempunyai daya pesoonalijke magneetisme yang besar sekali yang tak disadari olehnya. Mendengar penjelasan tersebut, akhirnya beliau merenungkan dirinya dan memutuskan menghentikan pekerjaannya di Jenewa dan pergi ke Paris untuk belajar Psychometrie dan Psychotecniek di sebuah perguruan tinggi di kota itu. Akan tetapi, karena beliau adalah lulusan Bahasa dan Sastra, maka di sana beliau hanya diterima sebagai toehoorder saja, sebab di Perguruan Tinggi tersebut secara khusus hanya disediakan untuk mahasiswa-mahasiswa lulusan medisch dokter. Beliau kecewa, karena di sana beliau hanya dapat mengikuti mata kuliah yang sangat terbatas, tidak sesuai dengan harapan beliau. Di sela-sela hati yang digendam kecewa, datanglah ilham untuk kembali saja ke tanah airnya. Di tanah airnyalah beliau harus mencurahkan segenap tenaga dan pikiran untuk mengabdikan diri kepada rakyat Indonesia. Sesampainya di indonesia, beliau bertempat tinggal di Bandung, beliau menjadi sang penolong sesama manusia yang menderita sakit jasmani maupun rohani. Di Bandung, di Dar-Oes-Salam-lah beliau mulai mengabdikan dirinya untuk kepentingan umat. Beliau terkenal sebagai seorang paranormal yang cendekiawan di mana saja, bahkan beliau pernah mendapat undangan Sultan Sumatera, Langkat. Di daerah sanalah beliau mulai menampakkan kepribadiannya secara pasti, karena di sebuah kerajaan beliau masih menunjukkan tradisi Jawanya, kerendah-hatiannya, kesederhanaannya, tidak mau menikmati kemewahan, bahkan dalam beberapa hari di tiap harinya beliau hanya makan dua buah cabe atau sebuah pisang. Beliau tidak menikah, tidak punya murid dan wakil. Pada hari Jum’at Pahing, tanggal 8 februari 1952 di rumah Jl. Pungkur No. 19 Bandung, yang terkenal dengan sebutan Dar-Oes-Salam, Drs. R.M.P. Sosrokartono kembali ke Sang Pencipta dengan tenang, tentram. Mandor Klungsu “… para Pangeran ingkang sesami rawuh perlu manggihi pun Klungsu, …” “… para pangeran yang berdatangan perlu menemui si Klungsu, …” “Salam alaikum, Kula pun Mandor Klungsu.” “Salam alaikum, Saya si Mandor Klungsu.” “Taklimi pun Mandhor … Pak Klungsu.” “Taklimnya Mandhor … Pak Klungsu.” “Salam taklimipun lan padonganipun. Pak Klungsu.” “Salam taklimnya dan do’anya. Pak Klungsu.” Kutipan- kutipan di atas menunjukkan bahwa Drs. R.M.P. Sosrokartono menyebut dirinya sebagai “Mandor Klungsu”. Klungsu artinya biji asam, bentuknya kecil tapi keras (kuat) yang ketika ditanam dan dirawat sebaik-baiknya, maka akan menjelma sebuah pohon yang besar-kekar, berdaun rimbun dan berbuah lebat. Bukan sekedar biji buah asam, melainkan kepala/pimpinannya. Pohon asam mulai dari pohon sampai bijinya, semua dapat dimanfaatkan. Selain itu, mempunyai sifat kokoh dan tegar. Ketika melihat kiprahnya sehari-hari, maka beliau hanya seorang Mandor, Mandor Klungsu, yang harus menjalankan perintah Sang Pimpinan (Tuhan), serta mempertanggungjawabkan semua karyanya selama itu kepada Tuhannya. “Kula dermi ngelampahi kemawon.” Maksudnya, “Saya hanya menjalankan saja.” “Namung madosi barang ingkang sae, sedaya kula sumanggaken dhateng Gusti.” Maksudnya, “Saya hanya mencari sesuatu yang baik, semuanya saya serahkan kepada Tuhan.” “Kula saged nindhakaken ibadat inggih punika kuwajiban bakti lan suwita kula dhateng sesami.” Maksudnya, “Saya bisa menjalankan ibadah, yaitu kewajiban berbakti dan pengabdian saya kepada sesama.” Jaka Pring “… Nyuwun pangestunipun para sedherek dhumateng pun Djoko Pring.” “… mohon do’a restunya saudara-saudara untuk si Jaka Pring.” “Saking Ulun, Djoko Pring.” “Dari saya, Jaka Pring.” Selain untuk dijadikan nama, Drs. R.M.P Sosrokartono juga pernah menuliskannya sebagai berikut: “Pring padha pring Weruh padha weruh Eling tanpa nyanding.” Artinya, “Bambu sama-sama bambu, tahu sama-sama tahu, ingat tanpa mendekat.” Versi lain berbunyi: “Susah padha susah; seneng padha seneng; eling padha eling; pring padha pring.” Artinya, “Susah sama-sama susah; senang sama-sama senang; ingat sama-sama ingat; bambu sama- sama bambu.” Jaka adalah jejaka/laki-laki yang belum (tidak) menikah dan Pring adalah bambu. Pohon bambu adalah pohon yang sekujur tubuhnya dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang berkepentingan dengannya. Pohon Bambu dapat dimanfaatkan untuk membuat rumah, mulai dari tiang, atap, dinding, pagar, sampai atap-atapnya. Bukankah orang-orang dahulu menjadikan daun bambu sebagai genteng rumah mereka? Ranting-rantingnya dapat dijadikan kayu bakar atau pagar. Bambu dapat digunakan untuk membuat balai-balai, sangkar, keranjang, tempayan, tembikar, kursi, dll. Cikal bakal dari pohon bambu dapat dimanfaatkan untuk sayur/dimakan. Yang jelas, semuanya dapat dimanfaatkan, semuanya dapat difungsikan atau dibutuhkan sesuai kehendak orang yang bersangkutan. Satu hal lagi, jenis bambu itu bermacam-macam. Sesuai dengan hajat seseorang dalam memfungsikan bambu, maka ia mempunyai pilihan terhadap jenis bambu yang mana ia butuhkan. Apakah bambu pethung, bambu ori, bambu wuluh, bambu apus dan lain sebagainya. Kutipan di atas juga mengutarakan bahwa, apapun jenis kita, bangsa kita, agama kita, ras, warna kulit, perbedaan bahasa dan suku kita, kita tetap sama, sama-sama tahu, sama-sama manusia. Apapun jenis, warna dan bentuknya bambu, tetap bambu. Tak ada perbedaan, semua sama belaka. Manusia yang satu dengan manusia yang lain adalah sama. Seperti ketika beliau melakukan perjalanan ke luar Jawa, kemudian beliau bertemu oleh sekian jenis manusia dengan status sosial yang berbeda. Bagi beliau, semua manusia disejajarkan. Sikap egalitarisme tetap dijaga dan dilestarikan. Dalam kondisi dan situasi bagaimanapun dan di manapun, ingat akan keterciptaan, teringat akan sesama, saling mengingatkan dan ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa, Yang Maha Pemurah. Ketika manusia itu ingat kepada Tuhannya, maka Tuhanpun akan ingat kepadanya. Guru Sejati “Murid, gurune pribadi Guru, muride pribadi Pamulangane, sengsarane sesami Ganjarane, ayu lan arume sesami.” Artinya, “Murid gurunya diri pribadi. Guru, muridnya diri pribadi. Tempat belajarnya/pelajarannya, penderitaan sesama. Balasannya, kebaikan dan keharuman sesama.” Untaian itu mengandung pengertian bahwa sesungguhnya dalam diri seseorang terdapat seorang guru dan diri seseorang itu sendiri menjadi murid, murid dari guru sejati. Sebab, pada intinya, segala bentuk ilmu dan pengetahuan itu hanya datang dari Tuhan, karena guru selain Tuhan itu hanya sebagai perantara belaka. “Sinau ngarosake lan nyumerepi tunggalipun manungsa, tunggalipun rasa, tunggalipun asal lan maksudipun agesang.” Artinya, “Perlu belajar ikut merasakan dan mengetahui bahwa manusia itu satu, rasa itu satu, berasal dari tempat yang sama, dan belajar memahami arti dari tujuan hidup.” “Tansah anglampahi dados muriding agesang.” Artinya, “Selalu menjalani jadi murid kehidupan/sesama hidup.” Kehidupan itulah sang guru, karena kehidupan itu juga mengajarkan kepada kita. Sang Alif “… Ping kalihipun perlu babat lan ngatur papan kangge masang Alif. (Masang Alif punika inggih kedah mawi sarana lampah. Boten kenging kok lajeng dipun canthelaken kemawon, lajeng dipun tilar kados mepe rasukan).” Artinya, “Yang keduanya perlu membuka dan mengatur tempat untuk memasang Alif. (Memasang Alif itu harus dengan sarana penghayatan. Tidak boleh hanya dicantolkan begitu saja, lalu ditinggal layaknya menjemur pakaian.) “Ngawula dateng kawulaning Gusti lan memayu ayuning urip, …” Maksudnya adalah mengabdi kepada abdinya Tuhan dan memperbaiki keindahan hidup. Diungkapkan bahwa Drs. R.M.P. Sosrokartono memiliki tiga buah Alif, yaitu : Sang Alif warna hitam, dengan dasar putih. Sang Alif warna putih, dengan dasar biru muda. Sand Alif warna putih, dengan dasar merah. Ketika melayani dan mengobati orang-orang yang sakit, Drs. R.M.P. Sosrokartono selalu berdiri. Beilau kuat sekali berdiri berjam-jam atau berhari-hari. Setelah mengobati orang-orang sampai pukul 12 malam, Dar-Oes-Salam ditutup. Namun beliau tidak langsung tidur, beliau seringkali bermain catur sampai jam 3, 4 pagi, itupun beliau lakukan sambil berdiri. Kanthong Bolong “Nulung pepadhane, ora nganggo mikir wayah, wadhuk, kanthong. Yen ana isi lumuntur marang sesami.” Artinya, “Menolong sesama, tidak perlu memakai pikiran waktu, perut, saku. Jika (saku) berisi mengalir kepada sesama.” Dengan demikian, maksud dari “Ilmu Kanthong Bolong” adalah sebuah pengetahuan konkrit tentang sebentuk tempat yang selalu kosong, yang secara pasti tempat itu tak pernah membiarkan sesuatu yang dimilikinya tetap ada, karena tempat itu berlobang, maka apapun yang ditaruh di sana selalu mengalir, sehingga menjadi kosong dan sunyi dari apa saja. “Nulung tiyang kula tindakaken ing pundi-pundi, sak mangsa-mangsa, sak wanci-wanci.” Maksudnya, menolong orang itu dilaksanakan di mana-mana, sewaktu-waktu, kapan saja. Sugih Tanpa Bandha “Sugih tanpa bandha. Digdaya tanpa hadji. Ngalurug tanpa bala. Menang tanpa ngasoraken.” Artinya, “Kaya tanpa harta. Sakti tanpa azimat. Menyerang tanpa balatentara. Menang tanpa merendahkan.” Demikianlah kata-kata mutiara yang tertera pada salah satu batu nisan makam Drs. R.M.P. Sosrokartono di Sidhomukti Kudus. Ajaran Drs. R.M.P. Sosrokartono ini tidak mengajak orang-orang Indonesia jadi orang yang melarat, miskin, tak punya harta, sehingga mudah dipermainkan oleh mereka yang berharta. Tapi sesungguhnya, kembali pada penjelasan bahwa orang kaya itu bukanlah karena banyak harta bendanya, melainkan orang kaya itu adalah orang yang kaya hatinya, yang kaya mentalnya. “Puji kula mboten sanes namung sugih-sugeng-seneng-ipun sesami.” Maksudnya, si miskin akan akan tetap jadi miskin atau makin miskin karena bermental miskin. Bukankah orang kaya itu orang yang sudah tak lagi membutuhkan sesuatu, karena semuanya telah terpenuhi? Meskipun anda tak berharta, tapi anda sudah merasa cukup dengan apa yang anda dapatkan di dunia ini, maka andalah orang kaya itu. Sebaliknya, meskipun anda banyak berharta, tapi anda masih menginginkan dan membutuhkan sesuatu yang begini dan begitu, maka anda bukanlah orang kya, karena anda masih fakir (butuh) dan kebutuhan anda belum tercukupi. Digdaya Tanpa Aji “Ajinipun inggih boten sanes namung aji tekad; ilmunipun ilmu pasrah; rapalipun adilipun Gusti.” Artinya, “Ajiannya tidak lain hanyalah ajian tekad, ilmunya ilmu pasrah, manteranya keadlan Tuhan.” Perbuatan taat dan meninggalkan maksiat itulah sumber energi yang dapat membuat seseorang sakti mandraguna, disamping kemampuan diri mengekang gejolak syahwat dan dari perintah nafsu yang buruk. Rumusan beliau “Digdaya tanpa Aji” ada pada tiga tahapan, yaitu : Tekad Tekad adalah sifat yang merujuk pada semangat dan keberanian diri dalam menghadapi segala masalah, seperti rekayasa hidup, fitnah dan bujukan dunia. Tekad ada karena ada niat, sementara segala sesuatu itu tergantung pada niatnya. Jika niatnya itu baik, maka baiklah jadinya. Selain itu, dengan tekad manusia dapat menyelesaikan tugas-tugasnya. Tekad bukan berarti spekulasi miring, tapi lebih mengarah pada sikap tidak takut pada apapun dan siapapun, sehingga hasil yang dicapaipun menjadi maksimal. Tekad dapat dijadikan senjata, yakni senjata psikis dalam menghadapi setiap masalah. Oleh karena itu tekad dapat dijadikan ajian, azimat pamungkas dalam segala urusan. Untuk mendapatkan “aji tekad” tidak perlu melakukan laku (tirakat), tidak pula belajar ilmu kanuragan dahulu, tetapi “aji tekad” dapat diperoleh dengan menanam keberanian, kepasrahan, keadilan dan niat yang baik dalam diri. Pasrah Ilmu pasrah dapat juga disebut ilmu tawakal. Memasrahkan diri sepenuhnya kepada Yang Maha Kuasa. Ilmu tawakal ini bisa diperoleh dengan menanamkan pemahaman dalam diri bahwa tak ada kuasa dan daya selain kuasa dan daya Tuhan Yang Maha Agung. Hidup dan mati itu urusan Tuhan, sukses dan gagal atas kehendak Tuhan. Intinya, menyerahkan permasalahan hidup ini kepada Tuhan, karena Dialah sebaik-baiknya Wakil. Pasrahkan jiwa dan raga kepada-Nya; Dibalik tawakkal ada keselamatan, karena ketika manusia telah menyerahkan hidup-matinya, segala urusannya kepada Yang Maha Esa, maka Dialah yang akan melindungi dan menyelamatkannya dari bahaya dan bencana. Keadilan Keadilan disini adalah lafal, kata/tanda yang disandarkan kepada Tuhan. Keadilan ini sulit didapat dan sulit dipraktekkan, kaena keadilan adalah puncak dari kebaikan. Ketika manusia tak dapat berbuat adil, maka Tuhanlah yang akan memberikan keadilan. Keadilan Tuhan ini sangat menakutkan, karena Yang Maha Adil itu takkan memandang siapa yang akan diadili, sehingga keadilan benar-benar ditegakkan. Ketika keadilan-Nya telah berbicara, maka kebenaranlah yang ada. Ketika keadilan Tuhan telah menjadi ucapan seseorang dalam denyut kehidupannya, maka kebenaran dan kebaikanlah yang diperolehnya. “Tanpa aji, tanpa ilmu, kula boten gadhah ajrih, sebab payung kula Gusti kula, tameng kula inggih Gusti kula.” Artinya, “Tanpa ajian, tanpa ilmu (kanuragan), saya tidak takut, sebab payung atau pelindung saya adalah Tuhan dan perisai saya juga hanya Tuhan.” Bertempur Tanpa Pasukan “Ngalurug tanpa Bala” adalah merupakan sebagian kebenaran hidup yang harus dihayati dan diamalkan, karena ungkapan ini merujuk pada istilah berkarya dengan tangan sendiri. Tak perlu bantuan, tak perlu teriak-teriak meminta pertolongan, karena diri pribadi sudah dapat mengatasi apa yang dialami. Sesungguhnya musuh manusia adalah setan, baik setan manusia maupun setan jin, maka kepada keduanyalah manusia harus melakukan perlawanan. Sekali lagi, setan-setan itulah yang harus dilawan, diperangi, dan kalau bisa, dimusnahkan saja. Dengan bekal teksd dan keberanian yang suci, maka tak ada yang tak dapat dihancurkan, karena semua mahluk akan binasa kecuali Dzat-Nya. Kasih sayang dapat melunakkan musuh, dapat menolong, dapat dijadikan pelindung, dan dengan tekad asih, kita tidak akan merasa takut terhadap siapapun dan apapun. “Ingkang kula dalaken dede tekad pamrih, ananging tekad asih.” Artinya, “Yang saya pergunakan bukan tekad pamrih, tapi tekad asih.” “Anglurug tanpa bala, tanpa gaman; Ambedhah, tanpa perang tanpa pedhang.” Maksudnnya, mengejar (musuh) tanpa tentara, tanpa senjata; menundukkan (musuh) tanpa perang tanpa pedang.Tak perlu teman, tak perlu senjata. Hindarilah peperangan, pertarungan, atau kekerasan. Yakinlah bahwa orang yang berjalan dengan membawa cinta kasih kepada sesama mahluk akan senantiasa mendapatkan pertolongan dan perlindungan Tuhan. Meskipun manusia tidak mencari masalah atau musuh, permasalahan atau musuh itu datang dengan sendirinya dan akan meniupkan gangguan-gangguan. Akan tetapi, permasalahan dan musuh yang ada di dalam diri kita sendiri. Tekanan batin, penderitaan mental, atau nafsu-nafsu kotor yang menghuni lembah diri kita itulah permasalahan dan musuh kita yang berat lagi membahayakan, karena tak tampak tetapi dapat kita rasakan. Nafsu-nafsu jahat yang menghuni diri manusia bermacam-macam. Nafsu-nafsu itulah yang pada umumnya membuat manusia menjadi sombong, kikir, dengki, jahat dan segala bentuk sifat buruk sering bercokol dalam dirinya, sehingga kehinaan dan kenestapaanlah yang diperoleh, bukan kemuliaan dan keselamatan. Maka, sangat elegan jika Drs. R.M.P. Sosrokartono mencetuskan rumusan “Ngalurug tanpa Bala” yang mempunyai muatan ajaran spiritual dalam rangka menghalau segala bentuk keburukan yang ada didalam diri manusia, supaya manusia tidak menjadi hina, karena barang siapa yang dikalahkan dengan hawa nafsunya maka kehinaanlah yang akan bersanding mesra dengannya. Trimah Mawi Pasrah “Trimah mawi pasrah. Suwung pamrih, tebih ajrih. Langgeng tan ana susah, tan ana seneng. Antheng mantheng sugeng jeneng.” Artinya, “Menerima dengan pasrah. Tiada pamrih, jauh dari takut. Abadi tiada duka, tiada suka. Tenang memusat, bahagia bertakhta.” Konsep “trimah mawi Pasrah”, oleh Drs. R. M. P. Sosrokartono, diperjelas dengan apa yang pernah beliau katakan di bawah ini : “Ikhlas marang apa sing wes kelakon. Trimah apa kang dilakoni. Pasrah marang apa bakal ana.” Artinya, “Ikhlas terhadap apa yang telah terjadi. Menerima apa yang dijalani. Pasrah terhadap apa yang akan ada.” Jadi, selain bergandengan dengan ilmu sabar, ilmu pasrah dan ilmu trimah juga bergandengan dengan ilmu ikhlas, tidak mencari pamrih, tidak karena ingin dipuji, tidak pamer kepada orang lain. Apa yang telah terjadi, biarlah terjadi, karena kepasrahan akan membawa keridhaan, dan keridhaan akan membawa keikhlasan, dan itulah sabar, sebuah sifat yang sangat disukai oleh Tuhan. “Trimah mawi Pasrah” juga dapat diartikan bahwa manusia hanya dapat berusaha, sedangkan Tuhanlah yang menentukan segalanya. Oleh karena itu, janganlah terlalu menyesali nasib, karena dibalik derita ada bahagia, dibalik kesusahan ada kemudahan. Yang pasrah akan mendapat kemudahan, yang ridha akan mendapatkan ganti, yang sabar akan mendapatkan kemuliaan dan yang ikhlas akan mendapat ketenangan dan kebahagiaan hati. Suwung Pamrih Tebih Ajrih ” … Suwung pamrih, suwung ajrih, namung madosi barang ingkang sae, sedaya kula sumanggaken dhateng Gusti … “ Artinya, ” … Tiada pamrih, tiada takut, hanya mencari sesuatu yang baik, semua saya serahkan kepada Tuhan … “ “Yen kula ajrih, kenging dipun wastani ngandut pamrih utawi ancas ingkang boten sae.” Artinya, “Jika saya takut, boleh dikatakan (bahwa saya) menyimpan pamrih atau niat yang tidak baik.” “Luh ingkang medal sangking manah punika, dede luh ipun tangis pamrih, nanging luh peresanipun manah suwung pamrih.” Artinya, “Air mata yang keluar dari hati ini, bukanlah air matanya tangis pamrih, tetapi air mata perasan hati yang kosong pamrih.” Ketika anda menangis, menangislah karena syukur dan ikhlas, bukan karena menginginkan imbalan yang tak kunjung tiba. Apalah artinya menantikan imbalan, jika semua yang ada tak mengizinkan. Apalah artinya tangisan hanya gara-gara ingin dipuji, dibalas atau diberi, jika kemuliaan jauh dari kita. Yang terpenting adalah kedamaian, ketentraman, aman, kebahagiaan dan kemuliaan. Pamrih itu hanya membuat seseorang menjadi penakut, picik, menderita, menjenuhkan, bahkan dapat membuat orang menjadi hina. Apalah artinya berpegang kepada kesementaraan, jika di alam baka kita dicambuk derita ?! Padhang Ing Petheng ” … Wosipun inggih punika ngupadosi padhang ing peteng; seneng ing sengsara, tunggaling sewu yuta … “ Artinya, “Yang jelas adalah mencari terang di dalam gelap; senang dalam kesengsaraan, ribuan juta contohnya.” Apa saja yang ada di dunia ini relatif. Di bumi ini selalu ada dualisme, seperti padhang-peteng; seneng-sengsara; sehat-sakit; hujan-panas dan lain sebagainya. Demikianlah yang namanya kehidupan. Peteng terus itu tidak ada. Padhang terus juga tidak ada. Seneng terus itu juga tidak ada. Sengsara terus itupun tidak ada. Oleh karena itu, yang bertentangan itu dibutuhkan dalam kehidupan ini. Dengan adanya panjang, kita tahu pendek; dengan adanya sakit, kita bisa merasakan sehat. Dengan mengetahui baik, maka kita tahu apa itu buruk. Hujan dan panas, keduanya dibutuhkan dalam kehidupan ini. Kalau orang tidak mau peteng dan selalu ingin yang padhang saja, apa jadinya dunia ini? Kapan kita istirahat, kapan kita tidur? Kalau peteng terus, apa saja yang semula tumbuh pasti mati. Sebab tidak terkena sinarnya matahari. Kalau panas terus, bumi ini akan kering kerontang, kematian akan tersebar di muka bumi. Kalau hujan terus, pasti terjadi banjir di mana-mana. Daratan akan tenggelam, kelaparan melanda dunia disertai kematian umat manusia. Dimana-mana yang ada cuma air! Apa jadinya bumi ini? Senang dan sengsara harus diterima seperti apa adanya, karena kedua-duanya membawa manfaat dan didalamnya ada hikmah yang tersembunyi. Janganlah kita terikat atau terbelenggu oleh senang dan susah. Jika kesengsaraan datang, terimalah. Jika kesenangan datang, sambutlah. Mengapa? Supaya hidup ini dapat dijalani dengan tenang. Di manapun anda temukan kegelapan, maka terangilah. Di manapun anda temukan kesengsaraan, maka berilah kesenangan. Janganlah berhenti melakukan tugas itu, karena berjuta-juta yang membutuhkan cahaya terang dan sinar kebahagiaan. Catur Murti Catur itu empat, sedangkan Murti itu penjelmaan. Jadi yang dimaksudkan adalah empat yang dijelmakan menjadi satu. Menurut Aksan, Catur Murti adalah bersatunya empat faal, yaitu pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan. Berawal dari keinginan atau kehendak (perasaan), itulah yang menyebabkan berpikir dan tindak lanjutnya adalah berkata, terakhir berbuat. Pikiranlah yang mendorong kita untuk berkata maupun berbuat. Sekarang tergantung kepada pikirannya. Kalau pikirannya baik/benar, maka akan mengeluarkan kata-kata yang baik/benar. Kalau pikirannya baik/benar, akan mendorong untuk berbuat baik/benar. Jika pikirannya jahat/tidak benar, akan mendorong orang untuk berkata yang jahat dan berbuat jahat. Kebencian jangan diberi kesempatan untuk merajalela di alam pikiran kita. Kita harus menjinakkan kebencian yang ada di dalam pikiran kita, kemudian kita pudarkan atau kita kecilkan, agar pikiran jahat itu dapat kita hilangkan. Kalau sudah begitu, jangan diingat-ingat lagi orang yang pernah membuat anda jadi benci. KAta-katanya, perilakunya, jangan diingat lagi. Dengan berjalannya waktu, anda akan melupakan itu semuanya. Berterima kasihlah kepada Tuhan, karena anda dikaruniai sifat lupa, kalau anda tidak diberi lupa, maka anda akan ingat segala-galanya, apakah anda tidak bertambah pusing? Ada kalanya kita menggunakan pikiran yang baik, namun masih dianggap kurang cukup. Menggunakan perasaan yang baik pun masih ada kekurangannya. Sebagai contoh : Anda sedang berjalan dengan seorang teman. Kebetulan teman itu tidak punya uang sama sekali. Dan sama-sama lapar, tetapi uang anda hanya Rp 2000. Anda mampir di warung, nasi satu piring Rp 2000. jadi yang makan hanya anda sendiri. Sebab, uang itu adalah uang anda sendiri dan anda sangat lapar. Teman anda menunggu sambil berdiri, di luar warung. Sampai hatikah anda berbuat begitu? Contoh lainnya : Uang Rp 2000 anda berikan kepada teman anda, teman anda yang makan. Anda hanya duduk saja di dalam warung, sambil mengamati teman anda yang sedang menikmati makanannya. Pada contoh yang pertama, anda egoistis. Sekalipun berpikir benar. Pada contoh yang kedua, anda adalah orang gila yang baik hati. Sekalipun berperasaan benar. Nah, coba anda mencari makanan yang harganya Rp 1000 saja. Anda dan teman anda sama-sama dapat makan. Anda makan tidak kenyang, tetapi sudah makan. Teman anda tidak kelaparan. Jadi sebelum anda berbuat, pikiran yang benar harus diselaraskan dengan perasaan yang benar. Artinya, ada unsur penyelarasan. Dengan begitu, dalam konteks tersebut, perbuatan anda adalah “Perbuatan benar”. Dengan demikian, Catur Murti itu merupakan kesatuan, tidak boleh dipisahkan, jangan ambil protholannya saja, ambillah kesatuannya, keseluruhannya. itu baru namanya Catur Murti. Selain itu, Catur Murti bukan hanya sekedar dihafalkan, tapi harus dihayati dan diamalkan. Berlatih Catur murti tanpa berhenti, baru ada manfaatnya. Sehingga menyatu dengan jiwa kita, sehingga kita terbiasakan untuk berpikir benar, berperasaan benar, berkata benar dan berbuat benar. Dalam situai dan kondisi apapun reaksi kita jadi cepat dan dalam mengambil keputusan bisa dengan tepat dan benar. Tuhan telah memberi kita 2 buah mata, 2 buah telinga dan 1 mulut. 2 buah mata, artinya banyak-banyaklah melihat. 2 buah telinga, artinya banyak-banyaklah mendengar. 1 buah mulut, kalau tidak perlu sebaiknya ditutup. Sebab mulut adalah pintu gerbang yang mendatangkan bahaya. Benci (kebencian) Hidup ini jadi tegang dan gelisah. Kebencian dapat melahirkan dendam. Dendam dapat melahirkan ketidaktenangan. Gelisah dan gundah gulana itu juga akibat dari sebuah kebencian. Serakah Keserakahan menyebabkan hati kita tertutup. Hati yang tertutup tidak dapat melihat kepentingan orang lain, tidak dapat merasakan penderitaan orang lain. Yang dipikirkan hanya kepentingan, kesenangan dan keselamatan dirinya sendiri. Iri Hati Orang yang iri hati selalu merasa tidak senang, jika orang lain senang. Ia tidak merasa bahagia kalau orang lain bahagia. Ia merasa kecil hati melihat orang lain sukses. Orang yang iri hati itu hatinya kerdil, karena ia tidak mau menerima kenyataan dengan lapang dada atau mengakui kesuksesan orang lain, kegembiraan orang lain, kebahagiaan orang lain. Orang iri hati cepat sekali untuk memfitnah orang, menggunjing atau menjelekkan orang lain yang sukses. Fitnah Selama kita benar, jangan takut terhadap fitnah. Kalau kita tak berbuat yang neko-neko, kita merasa benar, tak perlu memikirkan fitnah itu. Biarkan saja, diamkan saja dan hadapi dengan kesabaran. Bodoh (kebodohan) Bilamana kita sedang marah, sedang membenci, sedang iri hati, sedang serakah, pada saat itu kita dalam keadaan bodoh, yang artinya tidak punya kemampuan untuk mengendalikan diri/lepas kontrol. Saat itu pikiran kita jadi gelap, tidak sadar, tidak bijaksana, kita jadi bodoh (tidak seperti biasanya, cerdas, bijaksana). Karena bodoh, ada kemungkinan kita memukul atau membunuh tanpa kesadaran. Melakukan hal-hal membahayakan untuk diri sendiri dan orang lain, dan kita pun menderita lahir batin. Kita baru sadar, setelah itu semua terjadi. Kesadaran yang datangnya terlambat. Mutiara-mutiara “… Kula badhe nyobi prabotanipun wong lanang, inggih punika: bares, mantep, wani. …” “… Saya akan mencoba identitas seorang lelaki, yaitu: jujur, mantab, wani …” “Boten kenging tiyang jaler ngunduri utawi nyingkiri bebaya utami, saha cidra dhateng pengajeng-ajeng lan kepercadosipun sesami.” Intinya, seorang pemberani jangan takut menghadapi apapun.. “Yen kapergok aja mlayu.” ..dan jika bertemu suatu bahaya, jangan lari. (Bertanggungjawab) “Ing donya mung kebak kangelan, seng ora gelem kangelan aja ing donya.” “Di dunia penuh dengan kesusahan, yang tidak mau susah jangan di dunia.” “Ajinipun inggih boten sanes naming aji tekad, ilmunipun ilmu pasrah, rapalipun adiling Gusti.” Intinya, tak perlu mempelajari ajian-ajian, cukup dengan tekad yang baik, dengan kepasrahan yang benar dan selalu berlindung di bawah sifat adil tuhan. “Kula bade ngukur dedeg kula, nimbang botin kamantepan, njajagi gayuhanipun budi.” Intinya, di dalam sebuah pengembaraan, sebaiknya seseorang juga perlu mempertimbangkan keyakinan yang dimilikinya dan mendalami raihan budi. Sejauh mana keyakinan dan raihan budinya, dapat dilihat setelah seseorang menjalani pengembaraan, karena di sanalah kedua hal tersebut dapat teruji dan terbukti. “Pakerti asor numusi anak putu lan mbekta kasengsarane tiyang katah.” Intinya, harus tahu bahwa perbuatan atau akhlak yang buruk dapat terwarisi oleh sang anak dan dapat mendatangkan kesengsaraan orang lain. “Aja dumeh, tepa slira, ngerti kuwalat.” Intinya, janganlah merasa hebat. Terhadap siapapun harus tenggang rasa. Dan harus tahu kena tuah (semisal hukum karma). “Wani mengku: anteping ati, kencenging pikir, boboting kekuatane.” Intinya, kemantapan dan kekuatan hati, pikiran yang kuat atau teguh dan bobotnya kekuatan harus dimiliki. “Nekad: Kekendelan, ngluwihi kekuatan.” Intinya, bertekad bahwa kepastian (di dalam diri) itu melebihi kekuatan. “Dede tekad pamrih, nanging tekad asih.” Intinya, berdasarkan pada tekad asih, bukan tekad pamrih. “Tiyang mlampah punika, sangunipun lan gembolanipun satunggal, inggih punika : “maksudipun”.” Intinya, orang berjalan hanya mempunyai satu bekal, yaitu niat. “Barang sanesipun saged dipun wastani ngriribedi lan ngrawati lampah, kenging dipun wastani ugi : Ngendoni niyat utawi “ngeker ancas lan tujuning lampah”.” Intinya, barang lainnya selain niat yang baik, hanya akan menjadi penghalang dan memperberat langkah, dapat juga dinamakan sesuatu yang bisa mengendorkan niat, bisa memutar tujuan perjalanan. Gara-gara mencari sesuatu yang tak jelas, niat seseorang dapat berubah.

Sunday, October 15, 2017

Sabar dan Tawakal

. . bisa menerima dengan sabar dan tetap tawakal akan nasib yg kurang menentu akan menjadi lebih Ichlas bila bisa menyadari itu dalam posisi pengaturan dan pembersihan dirinya atas kehendak Tuhan semesta alam untuk menjadikannya lebih baik lagi . . .

Thursday, October 12, 2017

117 Anak2 Brawijaya

Gunarso Hudiwijanto 18 Juli · 117 anak Brawijaya V Raja terakhir Majapahit, Brawijaya V, memiliki 117 orang putera-puteri dari beberapa isteri dan banyak selir. Permaisuri maupunselir-selir itu kebanyakan adalah upeti dari kerajaan atau penguasa lain yang tunduk atau mengakui eksistensi Majapahit. Tentu saja jumlahnya banyak sekali, mengingat luasnya wilayah Majapahit dan banyaknya negeri lain yang mengakui eksistensi Majapahit. Sebagai raja tentu saja sang Prabu tidak mungkin bisa menolak upeti atau persembahan yang cantik-cantik tersebut. Selain bisa mencederai persahabatan dengan kerajaan-kerajaan lain, juga tak baik menolak persembahan dari daerah-daerah taklukan. Banyaknya putera-puteri sang Prabu tersebut, di sisi lain bermanfaat melestarikan kekuasaan untuk wilayah kekuasaan yang begitu luas. Setelah dewasa beberapa putera Brawijaya V diberi jabatan bupati atau adipati dan ditugaskan jadi penguasa di berbagai wilayah kekuasaan Majapahit. Beberapa anak perempuan dinikahkan dengan penguasa atau anak penguasa lain sebagai tanda pengikatan. Dengan cara begini diharapkan seluruh wilayah kekuasaan dan seluruh tali persahabatan dengan kerajaan lain bisa terus dikendalikan dan dilestarikan. Ini membuktikan betapa luasnya wilayah kekuasaan kerajaan Majapahit pada saat itu. 117 Putera-puteri Prabu Brawijaya V : 1. Raden Jaka Dilah (Aryo Damar) – dijadikan Adipati Palembang 2. Raden Jaka Pekik (Harya Jaran Panoleh) – Adipati Sumenep 3. Putri Ratna Pambayun, menikah dengan Prabu Srimakurung Handayaningrat 4. Raden Jaka Peteng 5. Raden Jaka Maya (Harya Dewa Ketuk) – dijadikan adipati di Bali 6. Dewi Manik – menikah dengan Hario Sumangsang Adipati Gagelang 7. Raden Jaka Prabangkara – pergi ke negeri sahabat, Cina 8. Raden Harya Kuwik – dijadikan Adipati Borneo/Kalimantan 9. Raden Jaka Kutik (Harya Tarunaba) – dijadikan Adipati Makasar 10. Raden Jaka Sujalma – jadi adipati Suralegawa di Blambangan 11. Raden Surenggana – tewas dalam peristiwa penyerbuan Demak 12. Retno Bintara – menikah dengan Adipati Nusabarung, Tumenggung Singosaren 13. Raden Patah – dijadikan Adipati & Sultan Demak 14. Raden Bondan Kejawan, Ki Ageng Tarub III – menurunkan raja-raja Mataram Islam 15. Retno Kedaton – muksa di Umbul Kendat Pengging 16. Retno Kumolo (Raden Ayu Adipati Jipang) – menikah dengan Ki Hajar Windusana 17. Raden Jaka Mulya (Raden Gajah Permada) 18. Putri Retno Mas Sakti – menikah dengan Juru Paningrat 19. Putri Retno Marlangen – menikah dengan Adipati Lowanu; 20. Putri Retno Setaman – menikah dengan Adipati Jaran Panoleh di Gawang; 21. Retno Setapan – menikah dengan Bupati Kedu Wilayah Pengging, Harya Bangah 22. Raden Jakar Piturun – dijadikan Adipati Ponorogo dikenal sebagai Betara Katong 23. Raden Gugur – hilang/muksa di Gunung Lawu 24. Putri Kaniten – menikah dengan Hario Baribin di Madura 25. Putri Baniraras – menikah dengan Hario Pekik di Pengging 26. Raden Bondan Surati – tewas “mati obong” di Hutan Lawar Gunung Kidul 27. Retno Amba – menikah dengan Hario Partaka 28. Retno Kaniraras 29. Raden Ariwangsa 30. Raden Harya Suwangsa – Ki Ageng Wotsinom di Kedu 31. Retno Bukasari – menikah dengan Haryo Bacuk 32. Raden Jaka Dandun – nama gelar Syeh Belabelu 33. Retno Mundri (Nyai Gadung Mlati) – menikah dengan Raden Bubaran dan muksa di Sendak Pandak Bantul 34. Raden Jaka Sander – nama gelar Nawangsaka 35. Raden Jaka Bolod – nama gelar Kidangsoka 36. Raden Jaka Barak – nama gelar Carang Gana 37. Raden Jaka Balarong 38. Raden Jaka Kekurih/Pacangkringan 39. Retno Campur 40. Raden Jaka Dubruk/Raden Semawung/Pangeran Tatung Malara 41. Raden Jaka Lepih/Raden Kanduruhan 42. Raden Jaka Jadhing/Raden Malang Semirang 43. Raden Jaka Balurd/Ki Ageng Megatsari/Ki Ageng Mangir I 44. Raden Jaka Lanangm – dimakamkan di Mentaok Jogja 45. Raden Jaka Wuri 46. Retno Sekati 47. Raden Jaka Balarang 48. Raden Jaka Tuka/Raden Banyak Wulan 49. Raden Jaka Maluda/Banyak Modang – dimakamkan di Prengguk Gunung Kidul 50. Raden Jaka Lacung/Banyak Patra/Harya Surengbala 51. Retno Rantam 52. Raden Jaka Jantur 53. Raden Jaka Semprung/Raden Tepas – dimakamkan di Brosot Kulonprogo 54. Raden Jaka Gambyong 55. Raden Jaka Lambare/Pecattanda – dimakamkan di Gunung Gambar, Ngawen, Gunung Kidul 56. Raden Jaka Umyang/Harya Tiran 57. Raden Jaka Sirih/Raden Andamoing 58. Raden Joko Dolok/Raden Manguri 59. Retno Maniwen 60. Raden Jaka Tambak 61. Raden Jaka Lawu/Raden Paningrong 62. Raden Jaka Darong/Raden Atasingron 63. Raden Jaka Balado/Raden Barat Ketigo 64. Raden Beladu/Raden Tawangtalun 65. Raden Jaka Gurit 66. Raden Jaka Balang 67. Raden Jaka Lengis/Jajatan 68. Raden Jaka Guntur 69. Raden Jaka Malad/Raden Panjangjiwo 70. Raden Jaka Mareng/Raden Pulangjiwo 71. Raden Jaka Jotang/Raden Sitayadu 72. Raden Jaka Karadu/Raden Macanpura 73. Raden Jaka Pengalasan 74. Raden Jaka Dander/Ki Ageng Gagak Aking 75. Raden Jaka Jenggring/Raden Karawita 76. Raden Jaka Haryo 77. Raden Jaka Pamekas 78. Raden Jaka Krendha/Raden Harya Panular 79. Retna Kentringmanik 80. Raden Jaka Salembar/Raden Panangkilan 81. Retno Palupi – menikah dengan Ki Surawijaya (Pangeran Jenu Kanoman) 82. Raden Jaka Tangkeban/Raden Anengwulan – dimakamkan di Gunung Kidul 83. Raden Kudana Wangsa 84. Raden Jaka Trubus 85. Raden Jaka Buras/Raden Salingsingan – dimakamkan di Gunung Kidul 86. Raden Jaka Lambung/Raden Astracapa/Kyai Wanapala 87. Raden Jaka Lemburu 88. Raden Jaka Deplang/Raden Yudasara 89. Raden Jaka Nara/Sawunggaling 90. Raden Jaka Panekti/Raden Jaka Tawangsari/Pangeran Banjaransari dimakamkan di Taruwongso Sukoharjo 91. Raden Jaka Penatas/Raden Panuroto 92. Raden Jaka Raras/Raden Lokananta 93. Raden Jaka Gatot/Raden Balacuri 94. Raden Jaka Badu/Raden Suragading 95. Raden Jaka Suseno/Raden Kaniten 96. Raden Jaka Wirun/Raden Larasido 97. Raden Jaka Ketuk/Raden Lehaksin 98. Raden Jaka Dalem/Raden Gagak Pranala 99. Raden Jaka Suwarna/Raden Taningkingkung 100. Raden Rasukrama menikah dengan Adipati Penanggungan 101. Raden Jaka Suwanda/Raden Harya Lelana 102. Raden Jaka Suweda/Raden Lembu Narada 103. Raden Jaka Temburu/Raden Adangkara 104. Raden Jaka Pengawe/Raden Sangumerta 105. Raden Jaka Suwana/Raden Tembayat 106. Raden Jaka Gapyuk/Ki Ageng Pancungan 107. Raden Jaka Bodo/Ki Ageng Majasto 108. Raden Jaka Wadag/Raden kaliyatu 109. Raden Jaka Wajar/Seh Sabuk Janur 110. Raden Jaka Bluwo/Seh Sekardelimo 111. Raden Jaka Sengara/Ki Ageng Pring 112. Raden Jaka Suwida 113. Raden Jaka Balabur/Raden Kudanara Angsa 114. Raden Jaka Taningkung 115. Raden Retno Kanitren 116. Raden Jaka Sander (Harya Sander) 117. Raden Jaka Delog/Ki Ageng Jatinom Klaten Ada 8 putera Brawijaya V ditugaskan dan berkedudukan di pulau Bali, diiringi oleh banyak punggawa/abdi dalem dan rakyat pengikutnya. Di tempat tujuan mereka mendirikan kerajaan baru dan di kemudian hari mereka menurunkan para raja Bali. Kelompok yang pindah ke Bali ini menjadi kelompok yang selamat dari pembasmian, ketika Demak menghancurkan Majapahit, karena tidak terjangkau oleh kejaran lawan politik. Sementara itu kebanyakan putra-putri Brawijaya V yang lain terpaksa harus menyelamatkan diri dan bertebaran ke berbagai tempat. Sebagian dari mereka melarikan diri bersembunyi ke hutan atau gunung. Seperti misalnya di Pandak, Bantul, di situ dikenal satu makam Kyai Ewer/Klewer. Dia adalah prajurit Majapahit yang dikejar tentara Demak, bersembunyi di tanah tandus dan bajunya sobek-sobek (pating klewer). Ini yang menguatkan kesimpulan bahwa apa yang dikisahkan dalam Serat Darmagandul, sekalipun serat itu lebih berbentuk sebagai sebuah buku sastra ketimbang buku sejarah, bahwa Majapahit memang runtuh oleh Demak diteruskan dengan pembantaian besar-besaran. Majapahit runtuh diserbu oleh Raden Patah yang adalah putera Brawijaya V sendiri. Raden Patah berani melanggar pesan sang eyang, Sunan Ampel, akibat bujukan halus Sunan Kudus dan para sunan yang lain. Apalagi pada waktu itu, Sunan Ampel sudah wafat. Catatan sejarah lain menyebutkan bahwa kerajaan Cirebon dan para wali adalah arsitek dan pendukung utama penyerbuan tersebut. Sedangkan sang Prabu Brawijaya V konon merasa serba-salah menghadapi puteranya sendiri. Para prajurit pun menjadi setengah hati dan kurang semangat berperang. Setelah pertempuran yang berkepanjangan, akhirnya Majapahit pun dikalahkan. Paska kemenangan Demak dan para sekutunya, terjadi pembumi-hangusan yang sistematik terhadap kekuatan politik maupun warisan budaya Majapahit. Peristiwa “pembunuhan” Ki Ageng Kebo Kenongo oleh Sunan Kudus adalah atas perintah Raden Patah dan ini menjadi salah satu petunjuk akan benarnya kesimpulan tersebut. Tak lama setelah Demak menghancurkan Majapahit, maka seluruh pengganggu potensial harus juga disingkirkan, lepas dari mereka benar-benar akan jadi mengganggu atau tidak.

Wednesday, October 11, 2017

Cara mbuka Ilmu Gaib dan Bawah Sadar

CARA MEMBUKA ILMU GHAIB DAN MEMBANGKITKAN ENERGI BAWAH SADAR Oleh Prameswara Adi Wijaya 085725443399 Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh ALLAH SWT hingga punya kemampaun supranatural dan olah kebatinan,meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula orang yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia bisa punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda.dengan belajar bersama sama kami di PASEBAN AGUNG AJI SEGORO BANYU Banyak orang belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada hasil yang memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang dipelajari sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu. Banyaknya Ilmu palsu dan ilmu yang tidak asli tradisinya biasanya adalah ulah oknum paranormal yang tidak bertanggung jawab,yang intinya hanya berujung jual ilmu....saja dengan memanfaatkan orang yang tidak tau atau awam tentang dunia kebatinan,jadi Jangan mudah percaya kepada orang yang katanya bisa membuka aura, cakra atau hijab gaib dengan imbalan sejumplah uwang sebagai penganti mahar,atau dengan disodori kapsul pembuka alam gaib,lucu rasanya jika dengar itu...sehingga orang berfikir bisa dengan cepat menguasai ilmu gaib dan bisa masuk alam gaib. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh usaha Anda sendiri.seorang guru hanya bisa membantu mengarahkan dan memberi tahu caranya saja,dan mengawasi tingkat perkembangan ilmu muris muridnya saja. Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan hakekat ilmu yang dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya tahu “dari mana sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau cara kerja ilmu gaib”, atau mungkin dia berguru pada pada paranormal palsu yang ilmunya pastinya palsu. Oleh karena itu saya hanya sekedar berbagi ilmu dasar olah kebatinan untuk membuka dan meng aktifkan enerji alam bawah sadar dengan sedikit memberikan penjabaran dari Ilmu Gaib itu sendiri, yang mengupas dua hal pokok yang seharusnya menjadi pengetahuan awal bagi Anda yang ingin belajar ilmu gaib. Pengetahuan ini akan sangat membantu dalam mengaktifkan dan membuka pintu kekuatan gaib di tubuh. Sumber Kemampuan Supranatural Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib adalah khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai pengertian khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau prewangan adalah jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan untuk membantu manusia. Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan bukanlah malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi menimbulkan kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah. Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa “khodam” sebetulnya hanyalah julukan bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini setidaknya bedasarkan dua alasan sebagai berikut: Pertama, Khodam dalam bahasa Arab berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan body guard juga bisa disebut sebagai khodam. Kedua, Bukankah dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya menciptakan hambanya dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. Kalaupun ada yang istilah “khodam”, maka tidak lain hanyalah nama alias untuk ketiga jenis makhluk tersebut. Seperti halnya “setan”, sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan manusia yang suka berbuat kejahatan. Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib berbeda dengan mukzijat. Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa yang menerimanya. Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya tanpa perantara, tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi Musa bisa membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian mukjizat langsung dari perintah Allah “kun fa yakun!”. Mukjizat tidak bisa dipelajari atau diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya menerima dan tidak berkuasa menolak kekuasaan Allah. Sedangkan keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi khodam yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang berjatuhan.begitu juga pada waktu menarik sebuah pusaka kenapa bisa memancarkan cahaya,itu tak lain juga sama karena peralihan alam gaib ke alam nyata seperti meteor tersebut....gesekan itulah yg menjadikan nampak cahaya...sebelum berubah wujud menjadi sebuah pusaka Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha untuk memperoleh ilmu gaib bisa dengan prihatin dan laku puasa, wirid mantra, meditasi, pengisian (bila ada guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh ilmu gaib pun berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari Al-Quran, IsyaAllah, khodamnya adalah nur cahaya malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan berkhodam Jin muslim atau jin non-muslim tergantung siapa yang mengamalkannya dan niat memiliki ilmu tersebut. Sifat Khodam Ilmu Gaib Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib (khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif. Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri. Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar apapun tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi dengan Anda, kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan khodam. Jadi intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda tetaplah diri Anda yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati. Anda tidak perlu takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan membantu Anda tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.dan hanya akan melindungi tuan nya jika dalam keadaan bahaya saja,atau dapat ganguan dari hal yg bersifat jahat. Mengapa harus puasa dan baca mantra? Hakekat laku prihatin dan puasa dalam ilmu kebatinan adalah untuk mempermudah penyatuan khodam dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa dikuasai. Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda langsung bisa memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan hasil pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi,anda baik ajimat atau benda bertuah yang lain yang fungsinya disesuwaikan dengan keinginan yang ingin merawatnya. Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang dihasilkan tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani puasa/ritual.tersebut Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Saat Anda membaca mantra, beberapa khodam yang sifatnya sama dengan mantra yang Anda baca langsung datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu tidak bisa lagsung bersatu dengan tubuh Anda karena berlainan materi penyusun tubuh. Jin terbuat dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah (netral), maka agar mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda anda harus mengosongkan perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas. Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam. Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda. Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda. Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka semakin besar pula kekuatan ilmu menyatu di diri anda dan semua itu dapat diupayakan dengan segala aktivitas yang bertujuan untuk membersihkan hati. Diantara cara itu adalah laku dan prihatin, semisal puasa dan mempelajari ilmu kebatinan warisan para leluhur untuk menggugah hati melalui mantra dan doa,salam dari PASEBAN AGUNG AJI SEGORO BANYU Energi bawah sadar adalah sebuah kekuatan yang berasal dan bersumber dari dalam tubuh kita sendiri. Didalam Tubuh manusia terdapat Energi yang selama ini masih tertidur dan bisa dibangkitkan atau diaktifkan dengan jalan latihan dan mengugah nya dengan mantra dan doa adapun Manfaat yang didapat setelah pembangkitan energi bawah sadar adalah untuk Menjaga dan Meningkatkan kesehatan Tubuh,Pengobatan untuk diri sendiri maupun orang lain baik Pengobatan jarak jauh atau dekat,untuk Perlindungan diri sendiri maupun orang lain dari Energi Negatif,Pembersihan Suatu tempat dari energi negatif,Meningkatkan kepekaan dan intuisi anda tentang mata batin,Mampu mengendalikan Emosi dan Meningkatkan percaya diri,Mampu mengisi Energi pada suatu benda atau memindahkannya,membuka Aura secara otomatis,Mampu menyerap energi alam dan lainnya,Mampu membuat pagar jarak jauh,Merangsang terbukanya mata batin,serta bisa membangkitkan jurus jurus jaya kawijayan yang lain yg sangat bermanfaat untuk bekal kehidupan kita dimasa yang akan datang,

Tuesday, October 10, 2017

Aura kebajikan . .

. . sebenarnya bila seseorang banyak berbuat kebajikan dari dari hati nurani nya ia telah mengumpulkan banyak aura kebaikan yg bercahaya terang yg akan bisa tertuntun dan terselamatkan oleh Kuasa Alam secara otomatis yang tersebut kan sebagai nasib baik , sedang sebaliknya yang banyak berbuat keburukan dlm hidupnya akan terkumpul aura buruk yang bisa muram sampai menggelapkan berujung kesesatan dan terperosok dlm kegelapan dan kemalangan , demikian sebenarnya Kuasa Alam telah mengatur kehidupan ini dengan maha atomatis . . Walauhuallam . .

Ibadah dari Bapak

Arti dari ibadah yang sesungguhnya adalah tidak dengan tata cara seperti ini, atau seperti ini. . tapi adalah ketika seorang manusia atau makhluk yang melakukan atau menuruti gerakan dari apa yang ada dalam dirinya sendiri yaitu gerakan Jiwa, sesuai dengan garis-garis yang dikehendaki Tuhan. Jika saudara melakukan pekerjaan yang telah diberikan oleh bos, dan saudara melakukannya dengan baik. Itu disebut pelayanan. Penyembahan Allah yang sejati adalah ketika saudara melakukannya dengan cara yang dikehendaki Allah lewat Jiwa . Biasanya, perbuatan ibadah orang itu dikehendaki oleh hati, yang berarti ini tidak penyembahan dari Allah tetapi penyembahan dari hati, karena seseorang bertindak dipengaruhi oleh apa-apa yang dilihat, didengar atau dirasakan. . dari Bapak . .

Tuesday, October 3, 2017

Ronggolawe

Iman Beranda20+ Permintaan Pertemanan Pesan 1 Pemberitahuan Pengaturan Akun Bahasa Indonesia · English (US) · Basa Jawa · Español · Português (Brasil) Privasi · Ketentuan · Iklan · Pilihan Iklan · Cookie · Lainnya Facebook © 2017 Adi Narendra Parameswara 2 jam · RANGGA LAWE PANGLIMA PERANG MAJAPAHIT YANG DI ANGGAP PEMBERONTAK Dikisahkan kembali oleh sri narendra parameswara 085725443399 Walaupun mungkin namanya tidak se-ngehits Gajahmada atau juga Prabu Hayamwuruk, namun Ranggalawe atau Ronggolawe merupakan tokoh penting di balik berdirinya salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, Mahapahit. Dalam sejarah tercatat bahwa sebelum Majapahit ada dan berdiri, Ranggalawe merupakan salah satu pengikut setia Raden Wijaya. Dia ikut berjuang untuk mendirikan kerajaan terbesar di Pulau Jawa dan termasyur di seluruh Nusantara itu. Sayangnya, namanya tenggelam oleh popularitas tokoh-tokoh lain dan juga karena dia harus meninggal karena melakukan memberontak. Walaupun begitu, Ranggalawe tetap dikenang dan diabadikan sebagai pahlawan oleh mayoritas masyarakat Tuban, Jawa Timur, hingga sekarang ini. Mungkin bagi Anda sekalian yang belum begitu kenal atau paham akan sosok Ranggalawe ini, tidak ada salahnya untuk mengikut beberapa informasi sejarah terkait dirinya tersebut. 1. Masa kecil dan remaja Memang tidak banyak sejarah yang menceritakan kisah masa kecil sampai remaja dari Ronggolawe, akan tetapi sedikit informasi, Ronggolawe merupakan anak dari seorang tokoh Singosari yang memiliki reputasi cukup moncer di zamannya, yaitu Arya Wiraraja. Dia berhasil menduduki jabatan terhormat di kerajaan sebagai penasehat pemerintahan pada usianya yang tergolong masih muda. Arya Wiraraja yang memiliki jabatan Demung Nyapati (Rakyan Demung) atau jabatan tinggi negara yang dekat denga raja ini mendapatkan mandat dari pemerintahan Singosari untuk menjadi Bupati Songenep (Sumenep), di pulau yang menjadi tanah kelahiran Arya Dhikara, Pulau Madura. 2. Membantu lahirnya Majapahit Dari kecil hingga remaja, Arya Dhikara tumbuh berkembang di pulau penghasil garam tersebut dan pada saat usianya sudah menginjak dewasa, dia diutus oleh ayahnya untuk membantu Sri Rajasa Jayawardhana atau Raden Wijaya, membuka Hutan Tarik di sebelah barat Sidoarjo untuk dijadikan sebuah desa dengan nama Majapahit. [Image source Jedasastra.blogspot.com] [Image source Jedasastra.blogspot.com] Beberapa saat setelah membantu Raden Wijaya membuka lahan, tentara Mongol yang dipimpin Shihpi, Kau Hsing dan Ike Mese berjumlah sektar 20 ribu orang menyerbu Pulau Jawa untuk membalas perlakuan pemerintahan Kartanegara terhadap utusan Kubilai khan, Meng Ki. Kedatangan pasukan Tar-tar ini ternyata dimanfaatkan oleh Raden Wijaya dan Arya Wiraraja untuk memerangi Jayakatwang yang dipimpin Raja Glanggang dari Kediri. Setelah berhasil menggunakan ‘bantuan’ dari pasukan Tar-tar, Kediri akhirnya berhasil di kalahkan dan secara tiba-tiba pasukan Raden Wijaya dan Arya Wiraraja serta Arya Dhikara berbalik menyerang bala tentara luar itu. Setelah tentara Tar-tar terusir dari pulau Jawa, pada tahun 1293, Majapahit resmi diplokamirkan menjadi sebuah kerajaan. 3. Penobatan dan pemberian gelar Atas jasanya itu, Arya Dhikara dinobatkan sebagai penguasa sebuah daerah di pinggiran Pulau Jawa yang juga merupakan pelabuhan utama di Jawa Timur dan kini dikenal dengan nama Tuban. Selain itu, Raden Wijaya juga memberikan gelar kehormatan kepada Arya Dhikara, yaitu Ranggalawe karena berhasil mengumpulkan pasukan kavaleri dengan kekuatan 700 personil. Menurut pakar sejarah, Ranggalawe sendiri merupakan gabungan dari 2 kata, yaitu Rangga yang memiliki artian ksatria atau pegawai kerajaan, sedangkan Lawe merupakan sinonim dari wenang, benang atau menang yang artinya kekuasaan atau kemenangan. Jadi jika keduanya digabung akan memiliki artian ksatria pemenang. Namun ada kabar sejarah lain yang menyatakan bahwa penguasa Tuban pertama bukanlah Ranggalawe, melainkan Arya Dandang Wacana. Akan tetapi menurut beberapa prasasti dan bukti lain, justru tidak pernah disebutkan bahwa Arya Dandang wacana adalah penguasa pertama Tuban, melainkan adalah Ranggalawe. 4. Ranggalawe memberontak karena haus kekuasaan? Banyak buku sejarah yang mengatakan bahwa Ranggalawe adalah pemberontak, namun ada juga yang mengatakan dia mati karena justru ingin menyelamatkan Majapahit. Dari versi satu menyebutkan bahwa saat Majapahit meraih masa keemasan, Ranggalawe memantapkan diri untuk menjadi pengikut setia dan bertekad mengabdi seumur hidupnya kepada Raden Wijaya dengan menjabat sebagai patih. Sayangnya, apa yang diimpikannya tidak terwujud karena Raden Wijaya justru mengangkat seseorang bernama Pu Nambi untuk menjadi patih. Ranggalawe marah karena merasa Pu Nambi tidak memiliki andil atas berdirinya Majapahit tapi dia justru diangkat menjadi patih. Akhirnya dari situlah Ranggalawe melakukan pemberontakan dan berujung pada kematiannya. Di versi lainnya, Ranggalawe memang kecewa dengan keputusan pengangkatan Pu Nambi sebagai patih. Dia merasa ada orang yang harus disalahkan atas pengangkatan itu dan berhasil menghasut Raden Wijaya. Akhirnya diketahui dalang semua kekisruhan intern Majapahit berasal dari Mahapati Halayudha. Bahkan ketika dia terlambat mengirimkan upeti kepada Raden Wijaya karena masyarakat Tuban sedang paceklik, sang raja tidak mau tahu dan mengatakan bahwa ada pembangkangan yang sengaja dilakukan Ranggalawe. Dikarenakan hal itulah, Ranggalawe semakin kecewa dan merasa tidak lagi mengenal sosok Raden Wijaya yang dia kagumi dulu. Karena kekecewaannya itu dan ingin menyelamatkan Majapahit dari kehancuran, Ranggalawe melakukan pemberontakan yang berujung pada kematiannya di tangan sahabat karibnya sendiri, Rakryan Mahamentri Sarwajala Kebo Anabrang. 5. Jasad dan kuburannya menjadi misteri Setelah kematiannya, bukan hanya sang ayah, Arya Wiraraja saja, Raden Wijaya dan Kebo Anabrang juga turut bersedih karena menganggap bahwa Ranggalawe memiliki andil besar atas pendirian Majapahit. Namun sayangnya, hingga kini tidak ada seorang pun yang mengetahui di mana letak kuburan sang legenda Tuban tersebut. Ada yang menyebutkan bahwa dia dikuburkan di sebuah tempat yang berada di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban. Sekitar 400 Meter dari kompleks Wisata Religi makam Sunan Bonang. tempat tersebut merupakan areal pemakaman Islam, namun pada saat itu, Ronggolawe beragama Hindu. Cerita lain menyebutkan bahwa jasadnya dibakar dan abunya dilarung di Laut Jawa. Walaupun dicap sebagai pemberontak, namun masyarakat Tuban tetap menghormati Ranggalawe sebagai tokoh besar dan pahlawan. Bahkan di Tuban, ada banyak sekali patung dan monumen yang didirikan untuk menghormati dirinya serta penggunaan ciri khas Ranggalawe yaitu kuda hitam sebagai lambang Tuban. salam dari puri paseban agung ,prameswara Foto Adi Narendra Parameswara.

Saturday, September 30, 2017

Syukur kepada Tuhan Semesta alam

karena sudah kuserahkan kupercaya Tuhan Semesta Alam akan bekerja memperbaiki dan menyembuhkan semua akan menjadi baik dan lebih baik lebih sehat dan lebih makmur dalam segala bidang kuberjalan selamat dalam sukacita penuh syukur dan trimakasih

Tuesday, September 26, 2017

Tuhan Menyembuhkan

. . bila rasa sakit yg diderita skrng ini bisa dipercaya sbgai pembersihan maka trima dng ichlas dan jangan dikeluh kesahi palagi disesali dan percayalah akan ada perbaikan dan akan menjadi lebih baik dan semakin baik . . Obat hanya pembalut luka Tuhan memnyembuhkan . .

Friday, September 22, 2017

Kejiwaan

. . bahwa untuk menyadari kenyataan yang tak terbatas itu baiknya harus melepaskan diri dari ikatan terbatas, tapi ya bukan berarti mengabaikan semua bentuk kesenangan , kenikmatan hidup dan lalu bersikap masa bodoh terhadap hidup. . tapi juga berusaha merasakan sentuhan kebahagiaan abadi yang mestinya tersembunyi di mana mana , sehingga bisa merasakan gembira suka cita seperti anak anak yang menikmati mainan , pakaian , hadiah yang penuh kasih. bisa menikmati kehidupan tapi tak terikat apapun maupun aturan aturan apapun . dengan memandang semua di alam hidup ini sebagai gelombang gelombang cemerlang di samudra kesadaran alam semesta , juga memperlakukan smua itu dengan sewajarnya tanpa kemelekatan maupun penolakan . demikian akan menikmati kebahagiaan yang tak habis2nya dengan kesadaran tanpa batas . . pendalaman yg luar biasa . .

BapakTalks

Arti dari ibadah yang sesungguhnya adalah tidak dengan tata cara seperti ini, atau seperti ini. . tapi adalah ketika seorang manusia atau makhluk yang melakukan atau menuruti gerakan dari apa yang ada dalam dirinya sendiri yaitu gerakan Jiwa, sesuai dengan garis-garis yang dikehendaki Tuhan. Jika saudara melakukan pekerjaan yang telah diberikan oleh bos, dan saudara melakukannya dengan baik. Itu disebut pelayanan. Penyembahan Allah yang sejati adalah ketika saudara melakukannya dengan cara yang dikehendaki Allah lewat Jiwa . Biasanya, perbuatan ibadah orang itu dikehendaki oleh hati, yang berarti ini tidak penyembahan dari Allah tetapi penyembahan dari hati, karena seseorang bertindak dipengaruhi oleh apa-apa yang dilihat, didengar atau dirasakan. . copas Bapak Talks

Wednesday, September 13, 2017

Freeport

← Inilah Pesan Alien “Vrillion” Melalui TV Inggris Tahun 1977Asteroid 1998 QE2: Asteroid Sepanjang 9 Kapal Pesiar Ini Memiliki Bulan!! → Konspirasi JF. Kennedy, Sukarno, Suharto, CIA dan Freeport Posted on Mei 29, 2013 by spedaonthel kutitipkan bangsa negara kepadamu papua indonesia header Bongkar Konspirasi Hebat: Antara John F. Kennedy, Sukarno, Suharto dan Freeport Bung Karno / Sukarno / Soekarno Pada sekitar tahun 1961, Presiden Soekarno gencar merevisi kontrak pengelolaan minyak dan tambang-tambang asing di Indonesia. Minimal sebanyak 60 persen dari keuntungan perusahaan minyak asing harus menjadi jatah rakyat Indonesia. Namun kebanyakan dari mereka, gerah dengan peraturan itu. Akibatnya, skenario jahat para elite dunia akhirnya mulai direncanakan terhadap kekayaan alam negeri tercinta, Indonesia. suharto sukarno freeport banner Pada akhir tahun 1996 lalu, sebuah artikel yang ditulis oleh seorang penulis Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “JFK, Indonesia, CIA and Freeport“. Illuminati Card Game Agenda - Rewriting History Illuminati Card Game Agenda – Rewriting History Walau dominasi Freeport atas “gunung emas” di Papua telah dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya di negeri ini ternyata sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Pada kesempatan ini, kami akan menguak sedikit dari banyaknya tandatanya-tandatanya besar yang masih tersimpan di saku tiap rakyat Indonesia yang tercinta ini dan belum terjawab, bahkan tak akan pernah terjawab. Hal itu dilakukan karena pada masa rezim New Order atau Orde Baru itu, banyak sekali sejarah-sejarah yang tak boleh dipublikasikan, ditulis ulang, dibengkokkan, lalu di propagandakan melalui media-media zombie yang pada masa lalu, bagai ‘media peliharaan’. Dalam tulisannya yang dimuat dalam majalah Probe, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangkrut berkeping-keping ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun pada tahun 1959. Saat itu di Kuba, Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Lisa-PeaseFreeport Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya dari Kuba, akhirnya terkena imbasnya. Maka terjadi ketegangan di Kuba. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Fidel Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan. Ditengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilsonyang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jacques Dozy di tahun 1936. Forbes Wilson Freeport Sulphur Forbes Wilson,Direktur Freeport Sulphur 1959 (pic: mininghalloffame.org) Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Namun, Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan kemudian membacanya. Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport Sulphur itu jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata. Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain. Forbes Wilson kanan bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967 Forbes Wilson (kanan) bersama anggota geologist Freeport di Erstberg, 1967. (Click to enlarge zoomed) Wilson menyebut gunung tersebut sebagai harta karun terbesar, yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah. Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari. Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih emas dan perak!! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD MOUNTAIN, bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan jika Freeport akan untung besar, hanya dalam waktu tiga tahun pasti sudah kembali modal. Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Forbes Wilson bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967 Forbes Wilson (kanan / belakang) bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967 Pada 1 Februari 1960, Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk mengeksplorasi gunung tersebut. Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat. Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy (JFK) agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah sepertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Soekarno_dan jf_kennedy01 Soekarno dan JF Kennedy Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II, terpaksa mengalah dan mundur dari Irian Barat. Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan nilai emas yang ada di gunung tersebut. Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin Freeport jelas marah besar. Presiden AS, John F Kennedy ditembak saat bersama istrinya di mobil kap terbuka Presiden AS, John F Kennedy ditembak saat bersama istrinya di mobil kap terbuka pada 22 November 1963. Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan! Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika. Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi kepada Indonesia, kecuali kepada militernya. Sukarno and JFK Keneddy Presiden Sukarno pada lawatan kenegaraannya ke Amerika Serikat sedang memeriksa barisan tentara kehormatan Amerika setelah turun dari pesawat didampingi presiden AS, John F Kennedy Salah seorang tokoh di belakang keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun 1964, adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport. Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60 persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno ini. former direksi Freeport and Presbyterian Hospital Board Chairman Augustus C. Long Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport dan pemimpin Texaco, yang membawahi Caltex, ia juga chairman Presbyterian Hospital Board dan Penasehat CIA di kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya. Mungkin suatu kebetulan yang ajaib, Augustus C. Long juga aktif di Presbysterian Hospital di New York, dimana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan tokoh CIA. Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu, yang di Indonesia dikenal sebagai “masa yang paling krusial”. Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C. Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Pada bulan Agustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend. Pengamat sejarawan LIPI, Dr Asvi Marwan Adam Pengamat sejarawan LIPI, Dr Asvi Marwan Adam Sedangkan menurut pengamat sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi juga menuturkan, sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia. Soeharto yang pro-pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat, bahwa dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu. “Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu,” kata Asvi. Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus. “Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno. Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia masih memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Oleh karenanya sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain. Suharto, sebagai komandan Abri saat memimpin pasukan untuk memerangi G-30/S-PKI Suharto, sebagai komandan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) disaat memimpin pasukan untuk memerangi G-30/S-PKI Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun Asvi menjelaskan bahwa usaha pihak luar yang bernafsu ingin mendongkel kekuasaan Soekarno, tidak kalah kuat! Setahun sebelumnya yaitu pada tahun 1964, seorang peneliti diberi akses untuk membuka dokumen penting Departemen Luar Negeri Pakistan dan menemukan surat dari duta besar Pakistan di Eropa. Dalam surat per Desember 1964, diplomat itu menyampaikan informasi rahasia dari intel Belanda yang mengatakan bahwa dalam waktu dekat, Indonesia akan beralih ke Barat. Lisa menjelaskan maksud dari informasi itu adalah akan terjadi kudeta di Indonesia oleh partai komunis. Sebab itu, angkatan darat memiliki alasan kuat untuk menamatkan Partai Komunis Indonesia (PKI), setelah itu membuat Soekarno menjadi tahanan. Telegram rahasia dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada April 1965 menyebut Freeport Sulphur sudah sepakat dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan puncak Erstberg di Papua. Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan ada pertemuan para penglima tinggi dan pejabat Angkatan Darat Indonesia membahas rencana darurat itu, bila Presiden Soekarno meninggal. Namun kelompok yang dipimpin Jenderal Soeharto tersebut ternyata bergerak lebih jauh dari rencana itu. Jenderal Suharto justru mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi bahwa semuanya itu memang benar adanya. Soeharto diberikan mandat dengan dikeluarkannya Supersemar untuk mengatasi keadan oleh presiden Sukarno Soeharto diberikan mandat dengan dikeluarkannya Supersemar untuk mengatasi keadan oleh presiden Sukarno Maka dibuatlah PKI sebagai kambing hitam sebagai tersangka pembunuhan 7 Dewan Jenderal yang pro Sukarno melalui Gerakan 30 September yang didalangi oleh PKI, atau dikenal oleh pro-Suharto sebagai “G-30/S-PKI” dan disebut juga sebagai Gestapu (Gerakan Tiga Puluh) September oleh pro-Sukarno. Setelah pecahnya peristiwa Gerakan 30 September 1965, keadaan negara Indonesia berubah total. Terjadi kudeta yang telah direncanakan dengan “memelintir dan mengubah” isi Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) 1966, yang pada akhirnya isi dari surat perintah itu disalahartikan. Dalam Supersemar, Sukarno sebenarnya hanya memberi mandat untuk mengatasi keadaan negara yang kacau-balau kepada Suharto, bukan justru menjadikannya menjadi seorang presiden. suharto ibu tien patung 7 jenderal lubang buaya Suharto dan Tien Suharto berdiri di depan Patung 7 Jenderal di daerah Lubang Buaya yang dalam pelajaran sejarah, mereka telah “dibunuh PKI” lalu jasadnya ditemukan hanya dalam satu lubang sumur di daerah Lubang Buaya Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport yang diterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis bahwa akhirnya pada awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira loyalis Soekarno (yang dikenal juga sebagai 7 dewan Jenderal yang dibunuh PKI), Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan, “Apakah Freeport sudah siap untuk mengekplorasi gunung emas di Irian Barat?” Ibnu Sutowo, Menteri Pertambangan dan Perminyakan pada tahun 1966. Forbes Wilson jelas kaget. Dengan jawaban dan sikap tegas Sukarno yang juga sudah tersebar di dalam dunia para elite-elite dan kartel-kartel pertambangan dan minyak dunia, Wilson tidak percaya mendengar pertanyaan itu. Dia berpikir Freeport masih akan sulit mendapatkan izin karena Soekarno masih berkuasa. Ketika itu Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport? Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Oleh karenanya, usaha Freeport untuk masuk ke Indonesia akan semakin mudah. Beberapa elit Indonesia yang dimaksud pada era itu diantaranya adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan pada saat itu Ibnu Soetowo . Julius Tahija, penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Namun pada saat penandatanganan kontrak dengan Freeport, juga dilakukan oleh menteri Pertambangan Indonesia selanjutnya yaitu Ir. Slamet Bratanata. Selain itu juga ada seorang bisnisman sekaligus “makelar” untuk perusahaan-perusahaan asing yaitu Julius Tahija. Julius Tahija berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Dalam bisnis ia menjadi pelopor dalam keterlibatan pengusaha lokal dalam perusahaan multinasional lainnya, antara lain terlibat dalam PT Faroka, PT Procter & Gambler (Inggris), PT Filma, PT Samudera Indonesia, Bank Niaga, termasuk Freeport Indonesia. Sedangkan Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat, karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka. Sebagai bukti adalah dilakukannya pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing (PMA) pada 1967 yaitu UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan oleh Rockefeller seorang Bilderberger dan disahkan tahun 1967. Maka, Freeport menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto. Bukan saja menjadi lembek, bahkan sejak detik itu, akhirnya Indonesia menjadi negara yang sangat tergantung terhadap Amerika, hingga kini, dan mungkin untuk selamanya. Bahkan beberapa bulan sebelumnya yaitu pada 28 Februari 1967 secara resmi pabrik BATA yang terletak di Ibukota Indonesia (Kalibata) juga diserahkan kembali oleh Pemerintah Indonesia kepada pemiliknya. Penandatanganan perjanjian pengembalian pabrik Bata dilakukan pada bulan sesudahnya, yaitu tanggal 3 Maret 1967. penjanjian pengembalian kembali pabrik bata 03031967 - 01 penjanjian pengembalian kembali pabrik bata 03031967 - 02 Keterangan gambar diatas: Penandatanganan perjanjian pengembalian kembali pabrik Bata pada tanggal 3 Maret 1967. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar) Padahal pada masa sebelumnya sejak tahun 1965 pabrik Bata ini telah dikuasai pemerintah. Jadi untuk apa dilakukan pengembalian kembali? Dibayar berapa hak untuk mendapatkan atau memiliki pabrik Bata itu kembali? Kemana uang itu? Jika saja ini terjadi pada masa sekarang, pasti sudah heboh akibat pemberitaan tentang hal ini. Namun ini baru langkah-langkah awal dan masih merupakan sesuatu yang kecil dari sepak terjang Suharto yang masih akan menguasai Indonesia untuk puluhan tahun mendatang yang kini diusulkan oleh segelintir orang agar ia mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Nasional. Penandatangan penyerahan kembali pabrik Bata dilakukan oleh Drs. Barli Halim, pihak Indonesia dan Mr. Bata ESG Bach. Masih ditahun yang sama 1967, perjanjian pertama antara Indonesia dan Freeport untuk mengeksploitasi tambang di Irian Jaya juga dilakukan, tepatnya pada tanggal 7 April perjanjian itu ditandatangani. kontrak freeport 1967 - 01 kontrak freeport 1967 - 02 Keterangan gambar diatas: Penandatanganan Kontrak Freeport di Jakarta Indonesia, 1967. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar) Akhirnya, perusahaan Freeport Sulphur of Delaware, AS pada Jumat 7 April 1967 menandatangani kontrak kerja dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan tembaga di Papua Barat. Freeport diperkirakan menginvestasikan 75 hingga 100 juta dolar AS. Penandatanganan bertempat di Departemen Pertambangan, dengan Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Pertambangan Ir. Slamet Bratanata dan Freeport oleh Robert C. Hills (Presiden Freeport Shulpur) dan Forbes K. Wilson (Presiden Freeport Indonesia), anak perusahan yang dibuat untuk kepentingan ini. gold-emas zoomedPenandatanganan kontrak kerja dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan tembaga di Papua Barat tersebut disaksikan pula oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Marshall Green. Freeport mendapat hak konsensi lahan penambangan seluas 10.908 hektar untuk kontrak selama 30 tahun terhitung sejak kegiatan komersial pertama dilakukan. Pada Desember 1972 pengapalan 10.000 ton tembaga pertama kali dilakukan dengan tujuan Jepang. Dari penandatanganan kontrak inilah yang kemudian menjadi dasar penyusunan Undang-Undang Pertambangan No. 11 Tahun 1967 yang disahkan pada Desember 1967. Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia. Setelah itu juga ikut ditandatangani kontrak eksplorasi nikel di pulau Irian Barat dan di area Waigee Sentani oleh PT Pacific Nickel Indonesia dan Kementerian Pertambangan Republik Indonesia. perjanjian nikel irian 19-februari-1969 - 01 perjanjian nikel irian 19-februari-1969 - 02 Keterangan gambar diatas: Penandatanganan Kontrak Nikel Irian oleh Pacific Nickel Indonesia, 19 Februari 1969. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar) Perjanjian dilakukan oleh E. OF Veelen (Koninklijke Hoogovens), Soemantri Brodjonegoro (yaitu Menteri Pertambangan RI selanjutnya yang menggantikan Ir. Slamet Bratanata) dan RD Ryan (U.S. Steel). Pacific Nickel Indonesia adalah perusahaan yang didirikan oleh Dutch Koninklijke Hoogovens, Wm. H. MÜLLER, US Steel, Lawsont Mining dan Sherritt Gordon Mines Ltd. bata logoNamun menurut penulis, perjanjian-perjanjian pertambangan di Indonesia banyak keganjilan. Contohnya seperti tiga perjanjian diatas saja dulu dari puluhan atau mungkin ratusan perjanjian dibidang pertambangan. Terlihat dari ketiga perjanjian diatas sangat meragukan kebenarannya. Pertama, perjanjian pengembalian pabrik Bata, mengapa dikembalikan? apakah rakyat Indonesia tak bisa membuat seperangkat sendal atau sepatu? sangat jelas ada konspirasi busuk yang telah dimainkan disini. Gold biji emasKedua, perjanjian penambangan tembaga oleh Freeport, apakah mereka benar-benar menambang tembaga? Saya sangat yakin mereka menambang emas, namun diperjanjiannya tertulis menambang tembaga. Tapi karena pada masa itu tak ada media, bagaimana jika semua ahli geologi Indonesia dan para pejabat yang terkait di dalamnya diberi setumpuk uang? Walau tak selalu, tapi didalam pertambangan tembaga kadang memang ada unsur emasnya. silver nickel-rock Batu mengandung perak (atas) dan batu mengandung nikel (bawah) secara kasat mata, terlihat tidak begitu banyak perbedaan. Perjanjian ketiga adalah perjanjian penambangan nikel oleh Pasific Nickel, untuk kedua kalinya, apakah mereka benar-benar menambang nikel? Saya sangat yakin mereka menambang perak, namun diperjanjiannya tertulis menambang nikel. Begitulah seterusnya, semua perjanjian-perjanjian pengeksplotasian tambang-tambang di bumi Indonesia dilakukan secara tak wajar, tak adil dan terus-menerus serta perjanjian-perjanjian tersebut akan berlaku selama puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. Kekayaan alam Indonesia pun digadaikan, kekayaan Indonesia pun terjual, dirampok, dibawa kabur ke negara-negara pro-zionis, itupun tanpa menyejahterakan rakyat Indonesia selama puluhan tahun lamanya. “Saya melihat seperti balas budi Indonesia ke Amerika Serikat karena telah membantu menghancurkan komunis, yang konon bantuannya itu dengan senjata,” tutur pengamat sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Asvi Marwan Adam. suharto supersemar header Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978. Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik Jim Bob Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun. west papua Freeport Grasberg minesTahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah buku berjudul “Grasberg” setebal 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar didunia. Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan untuk 45 tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan yang termurah di dunia!! tambang freeport mine puncak jaya lorentz indonesiaIstilah Kota Tembagapura itu sebenarnya menyesatkan dan salah. Seharusnya EMASPURA. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga mengandung tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan tanah, maka Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya dengan sangat mudah. Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu dan membangun pipa-pipa raksasa dan kuat dari Tambang Grasberg (Grasberg Mine) atau Tembagapura sepanjang 100 kilometer langsung menuju ke Laut Arafuru dimana telah menunggu kapal-kapal besar yang akan mengangkut emas dan tembaga itu ke Amerika. Ini sungguh-sungguh perampokan besar yang direstui oleh pemerintah Indonesia sampai sekarang!! Seharusnya patut dipertanyakan, mengapa kota itu bernama Tembagapura? Apakah pada awalnya pihak Indonesia sudah “dibohongi” tentang isi perjanjian penambangan dan hanya ditemukan untuk mengeksploitasi tembaga saja? Jika iya, perjanjian penambangan harus direvisi ulang karena mengingat perjanjian pertambangan biasanya berlaku untuk puluhan tahun kedepan! Menurut kesaksian seorang reporter CNN yang diizinkan meliput areal tambang emas Freeport dari udara, dengan helikopter ia meliput gunung emas tersebut yang ditahun 1990-an sudah berubah menjadi lembah yang dalam. Semua emas, perak, dan tembaga yang ada digunung tersebut telah dibawa kabur ke Amerika, meninggalkan limbah beracun yang mencemari sungai-sungai dan tanah-tanah orang Papua hingga ratusan tahun ke depan. Dan menurut penelitian Greenpeace, Operasi Freeport McMoran di Papua telah membuang lebih dari 200.000 ton tailing perharinya ke sungai Otomina dan Aikwa, yang kemudian mengalir ke Laut Arafura. Tambang freeport Grasberg mine has damaged surrounding river systems, such as the Ajikwa river above Dan hingga 2006 lalu saja diperkirakan sudah membuang hingga tiga miliar ton tailing yang sebagian besar berakhir di lautan. Sedimentasi laut dari limbah pertambangan hanyalah satu dari berbagai ancaman yang merusak masa depan lautan kita. (download PDF: laut Indonesia dalam krisis) Puncak jaya wijaya papua irian and muller-glacier Puncak Jaya di Irian Jaya pada latar belakang dan Muller Glacier pada latar depan, tahun 1990-an https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/ab/Puncak_Jaya_icecap_1936.jpg https://i1.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/cb/Puncak_Jaya_icecap_1972.jpg Keterangan 2 foto diatas: tampak semakin berkurangnya salju atau es di Puncak Jaya Papua. Foto kiri Puncak Jaya ditahun 1936, dan foto kanan Puncak Jaya ditahun 1972. (lihat animasi format GIF) https://i2.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/95/Puncak_Jaya_%28NASA_astronaut_photograph%29.jpg/640px-Puncak_Jaya_%28NASA_astronaut_photograph%29.jpg The highland area in 2005, with the Grasberg copper mine pit in the foreground. Its summit is at the far end of the central rib. (wikipedia) Freeport juga merupakan ladang uang haram bagi para pejabat negeri ini di era Suharto, dari sipil hingga militer. Sindonesian presidentsejak 1967 sampai sekarang, tambang emas terbesar di dunia itu menjadi tambang pribadi mereka untuk memperkaya diri sendiri dan keluarganya. Freeport McMoran sendiri telah menganggarkan dana untuk itu yang walau jumlahnya sangat besar bagi kita, namun bagi mereka terbilang kecil karena jumlah laba dari tambang itu memang sangat dahsyat. Jika Indonesia mau mandiri, sektor inilah yang harus dibereskan terlebih dahulu. Itu pula yang menjadi salah satu sebab, siapapun yang akan menjadi presiden Indonesia kedepannya, tak akan pernah mampu untuk mengubah perjanjian ini dan keadaan ini. suharto-soekarno duduk berduaKarena, jika presiden Indonesia siapapun dia, mulai berani mengutak-atik tambang-tambang para elite dunia, maka mereka akan menggunakan seluruh kekuatan politik dengan media dan militernya yang sangat kuatnya di dunia, dengan cara menggoyang kekuasaan presiden Indonesia. Kerusuhan, adu domba, agen rahasia, mata-mata, akan disebar diseluruh pelosok negeri agar rakyat Indonesia merasa tak aman, tak puas, lalu akan meruntuhkan kepemimpinan presidennya siapapun dia. Inilah salah satu “warisan” orde baru, new order, new world order di era kepemimpinan rezim dan diktator Suharto selama lebih dari tiga dekade. Suharto, presiden Indonesia selama 32 tahun yang selalu tersenyum dengan julukannya “the smilling General”, presiden satu-satunya di dunia yang sudi melantik dirinya sendiri menjadi Jenderal bintang lima suharto piye kabare enak dijamanku tohNamun masih banyak yang ingin menjadikannya pahlawan nasional, karena telah sukses menjual kekayaan alam dari dasar laut hingga puncak gunung, dari Sabang hingga Merauke, yaitu negeri tercinta ini, Indonesia yang besar, Indonesia Raya. Dan ini bukan lagi kosnspirasi teori, tapi semua ini adalah konspirasi fakta. Indonesia, negeri yang seharusnya memiliki masyarakat yang makmur sebagai Mercu Suar Dunia, negeri yang seharusnya mumpuni dan berguna untuk membantu puluhan negara-negara miskin yang rakyatnya masih banyak dihantui kelaparan berkepanjangan di banyak belahan dunia, akibat penguasa selama 32 tahun itu, kini justru jadi bangsa pengemis Freeport Akhirnya Mengalah Dan Sepakat Jual Saham Ke Pemerintah Indonesia Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditengah ulama ketika shalat di mesjid. Pada awal tahun 2017 di era pemerintahan presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, PT Freeport Indonesia terus ditekan untuk menyepakati perjanjian Kontrak Karya baru. Dan akhirnya Freeport memastikan telah menyepakati untuk melakukan pelepasan saham atau divestasi sebesar 51% kepada pihak nasional Indonesia. Divestasi adalah satu dari tiga kesepakatan yang dicapai dalam perundingan antara pemerintah dan Freeport pada bulan Februari 2017. Pemerintah Indonesia diwakili Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan kesepakatan terkait hasil negosiasi dengan PT Freeport Indonesia yang diwakili langsung oleh CEO Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc, Richard Adkerson didepan wartawan pada bulan Agustus 2017. Hasil kesepakatan antara Freeport dan Indonesia (2017) Hasil kesepakatan pemerintah Indonesia dan PT. Freeport Indonesia (PTFI) adalah: Landasan hukum PTFI berupa IUPK (Izin Untuk Pertambangan Khusus). Landasan hukum yang mengatur hubungan antara pemerintah Indonesia dan PTFI akan berupa izin untuk pertambangan IUPK, atau bukan berupa Kontrak Karya (KK) yang selama ini dilakukan. Divestasi saham PTFI sebesar 51% untuk kepemilikan Indonesia / nasional. Hal-hal teknis terkait tahapan divestasi dan waktu pelaksanaan akan dibahas oleh tim dari pemerintah dan dari PTFI. PTFI bangun fasilitas smelter selama 5 tahun. PTFI harus membuat fasilitas smelter selambat-lambatnya selama 5 tahun ke depan dari tahun perjanjian yang telah disepakati, yaitu pada Oktober 2022, kecuali terdapat kondisi force major atau kejadian luar biasa yang tidak dapat dihindarkan. Penerimaan negara lebih besar dan jaminan fiskal bagi PTFI. Penerimaan negara secara agregat lebih besar dibanding penerimaan melalui Kontrak Karya selama ini yang tentu saja akan didukung oleh jaminan fiskal dan hukum yang terdokumentasi untuk PTFI. Perpanjangan masa operasi maksimal 2×10 tahun sampai 2041 bagi PTFI. Dengan syarat: Jika 4 poin diatas disepakati dan dilaksanakan dengan baik oleh PTFI, maka perpanjangan masa operasi maksimal 2×10 tahun sampai 2041 akan diberikan untuk PTFI. Ketentuan Divestasi Saham PTFI Selain itu pemerintah Indonesia juga memperbarui ketentuan divestasi saham yang memegang izin pertambangan IUP dan IUP Khusus pada pasal 97 PP No.1 / 2017: “Pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dan IUP Khusus dalam rangka penanaman modal asing, setelah 5 tahun sejak berproduksi, wajib mendivestasikan sahamnya secara bertahap sedikitnya 51% hingga tahun kesepuluh kepada peserta Indonesia.” Tahapan Divestasi Saham Masyarakat Papua mendukung rencana kebijakan presiden Joko Widodo pada saat kampanye lalu. Pada pasal 97 ayat 2 PP No.1 / 2017, PTFI wajib melakukan tahapan divestasi saham kepada pemerintah Indonesia sebagai berikut: 20% tahun ke-6 30% tahun ke-7 37% tahun ke-8 44% tahun ke-9 51% tahun ke-10 Sementara itu pemerintah Indonesia juga akan mendapat penerimaan negara dari kewajiban PTFI tersebut. Pembayaran loyalti serta perpajakan itu sesuai IUPK, diantaranya adalah: pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak bumi dan bangunan serta pajak daerah. (berbagai sumber)

Jalan Pintas Spiritual

Bagi kebanyakan orang, spiritualitas atau mencapai keadaan spiritual merupakan jalan melelahkan yang memerlukan upaya keras yang tak jarang membuat si “pejalan” jenuh dan akhirnya berhenti/mundur. Padahal kenyataannya spiritualitas tidak melulu berisi serangkaian aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran sebagaimana yang diperkenalkan di tarekat Sufi/tasawuf. Apa iya ada yang namanya “jalan pintas spiritual”? ADA! Untuk memulainya, kita perlu mengubah pandangan kita tentang apa artinya melangkah di “jalan spiritual”. Cara yang paling produktif untuk memandang Spiritualitas bukanlah merupakan jalan pembelajaran, tapi jalan yang meniadakan pembelajaran. Kenapa begitu? Begini, kita itu sebenarnya tidak pernah benar-benar terputus dari spiritualitas kita. Tanpa sumber energi universal mengalir melalui kita setiap saat, kita akan berhenti menguasai bentuk-bentuk manusia yang terlampau menggunakan akal pikirnya, yang kita sebut “kita” ini. Masalah sebenarnya adalah bahwa kita termakan omong kosong sejarah, budaya, dan pribadi yang membuat keterhubungan spiritual kita tampak seolah merupakan pengalaman terisolasi dan kabur. Mengetahui bahwa kita selalu terhubung, jalan kita menjadi tidak lagi tentang mencoba untuk menjadi spiritual tetapi tentang membuang sampah yang membuat kita berakar terlalu dalam pada realitas fisik dari keberadaan kita. Karena kita (sebagai masyarakat) memberikan begitu banyak makna pada indra fisik dan pikiran kita, kita cenderung untuk mengisi hidup kita dengan berbagai kesibukan. Bahkan, orang-orang tampaknya menganggap keren ketika Anda memberitahu mereka bahwa Anda “sedang sibuk”. Kecenderungan menjadi stres dan terlalu banyak bekerja ini berarti bahwa sebagian besar dari kita punya waktu yang terbatas untuk berlatih spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari kita. Inilah sebabnya mengapa jalan pintas untuk spiritualitas sangat penting.