Monday, January 9, 2017
Guru Sejati . . Kejawen
Menurut ngelmu Kejawen, ilmu seseorang dikatakan sudah mencapai puncaknya apabila sudah bisa menemui wujud Guru Sejati. Guru Sejati benar-benar bisa mewujud dalam bentuk “halus”, wujudnya
mirip dengan diri kita sendiri. Mungkin sebagian pembaca yang budiman
ada yang secara sengaja atau tidak pernah menyaksikan, berdialog,
atau sekedar melihat diri sendiri tampak menjelma menjadi dua, seperti
melihat cermin. Itulah Guru Sejati anda. Atau bagi yang dapat meraga
sukma, maka akan melihat kembarannya yang mirip sukma atau badan
halusnya sendiri. Wujud kembaran (berbeda dengan konsep sedulur kembar) itu lah entitas Guru Sejati. Karena Guru Sejati
memiliki sifat hakekat Tuhan, maka segala nasehatnya akan tepat dan
benar adanya. Tidak akan menyesatkan. Oleh sebab itu bagi yang dapat
bertemu Guru Sejati, saran dan nasehatnya layak diikuti. Bagi yang belum
bisa bertemu Guru Sejati, anda jangan pesimis, sebab Guru Sejati akan selalu mengirim pesan-pesan berupa sinyal dan getaran melalui Hati Nurani
anda. Maka anda dapat mencermati suara hati nurani anda sendiri untuk
memperoleh petunjuk penting bagi permasalahan yang anda hadapi.
Kejiwaan
dalam
pemahaman kejiwaan Tuhan adalah ilusi yg terbentuk karena budaya dan
agama sedang hakekatnya Tuhan adalah Daya hidup yang menghidupi dan yang
menggerakkan kehidupan alam semesta juga termasuk kehidupan yang
didunia dengan maha atomatis dimana akal pikir dan kekuatan manusia
sungguh tak bisa menyentuh dan mengerti akan Kuasa Daya Hidup itu . tapi
dikejiwaan bisa menerima getar daya hidup itu dengan nyata dan terasa
dan dengan kejiwaan akan bisa menyentuh apa saja di alam semesta ini
sesuai tahapannya . . dan kesadaran dan keinsyafan inilah kita menerima
dan berserah diri karena kita Tak Punya kuasa apapun atas hidup dan
matinya kita ini . . demikian kita bisa berbakti atas hidupnya kita ini
dengan laku Susila dan Budi baik dan benar . . .
Kejiwaan dekonsentrasi
. . ada sedikit penjelasan bahwa jalan Spiritual adalah mengupayakan,
mengusahakan penenangan diri dalam konsentrasi bersifat meditasi baik di
kebatinan maupun di Yoga dll artinya mengerucut keatas kearah Penguasa
Alam , sedang kejiwaan adalah bersifat menerima , terbuka tanpa meng
usahakan apa2 hanya berserah diri dan menerima getaran hidup dari
kekuasaan Tuhan semesta Alam , jadi bersifat dekonsentrasi . .
Sunday, January 8, 2017
hakekat
Ragukan semuanya. . Temukan Cahaya kita sendiri.
Jalan bukanlah dilangit bukan pula ditempat lainnya.
Jalan adalah di hati dalam diri .
Rahasia spiritualitas sebenarnya adalah untuk menghapus semua ide, semua konsep,
agar Kebenaran memiliki kesempatan untuk menembus, untuk mengungkapkan Dirinya sendiri.
Semua ajaran adalah referensi belaka.
Pengalaman sejati adalah hidup kita sendiri.
Kata-kata suci yang paling suci pun hanyalah kata-kata.
Pengalaman langsung adalah apa yang diinginkan oleh jiwamu.
Jalan bukanlah dilangit bukan pula ditempat lainnya.
Jalan adalah di hati dalam diri .
Rahasia spiritualitas sebenarnya adalah untuk menghapus semua ide, semua konsep,
agar Kebenaran memiliki kesempatan untuk menembus, untuk mengungkapkan Dirinya sendiri.
Semua ajaran adalah referensi belaka.
Pengalaman sejati adalah hidup kita sendiri.
Kata-kata suci yang paling suci pun hanyalah kata-kata.
Pengalaman langsung adalah apa yang diinginkan oleh jiwamu.
Demikian Hakekat . .
kekecewaan negatip
.
. . klu boleh kutambahkan . . sepertinya semua kekecewaan itu
disebabkan keinginan yang tak terpenuhi,bila kamu terus menerus
memikirkan adanya rintangan ,keterlambatan ,keterlambatan , dan
kesulitan maka bawah sadarmu menanggapi sesuai hal tsb,maka percayalah
kamu merintangi akan kebaikanmu sendiri . . .
pikiran2 buruk terekam bawah sadar
. . . Sepertinya seseorang yang banyak menghayati isi hatinya, atau isi
pikirannya, akan lebih banyak "masuk" ke dalam dirinya sendiri,
menjadikan dirinya lebih "sepuh" dibandingkan jika ia mengabaikannya.
Selebihnya itu akan menjadi sikap batinnya dalam kehidupannya
sehari-hari, akan menjadi bagian yang sepuh dari kepribadiannya. . semua
rasa penghayatan itu terekam dalam Batin Bawah Sadarnya . .
jangan menggambar Tuhan
ada titipan pesan . .
Jangan menggambar Tuhan dengan kekuatan pikiran. Seberapa kuat pikiran Anda menggambar Tuhan dalam angan-angan? Menggambar benda yang ada di depan mata saja saya yakin tidak sempurna kok, mana mungkin mampu menggambarkan Tuhan dengan kekuatan fokus pikiran dan fokus batin kita.. Bukankah Tuhan juga tidak berwujud sebagaimana yang ada dalam gudang data/memori di otak? TUHAN MEMILIKI SIFAT BERBEDA DENGAN SEMUA HAL YANG PERNAH DIKETAHUI DAN DIANGANKAN OLEH MANUSIA. maka sholat khusyuk justeru tidak perlu konsentrasi macam-macam. Pikiran dan batin kita hanya sumarah, pasrah total, sumeleh saja…
Jangan menggambar Tuhan dengan kekuatan pikiran. Seberapa kuat pikiran Anda menggambar Tuhan dalam angan-angan? Menggambar benda yang ada di depan mata saja saya yakin tidak sempurna kok, mana mungkin mampu menggambarkan Tuhan dengan kekuatan fokus pikiran dan fokus batin kita.. Bukankah Tuhan juga tidak berwujud sebagaimana yang ada dalam gudang data/memori di otak? TUHAN MEMILIKI SIFAT BERBEDA DENGAN SEMUA HAL YANG PERNAH DIKETAHUI DAN DIANGANKAN OLEH MANUSIA. maka sholat khusyuk justeru tidak perlu konsentrasi macam-macam. Pikiran dan batin kita hanya sumarah, pasrah total, sumeleh saja…
Subscribe to:
Posts (Atom)