Sunday, March 13, 2016

TYNGKATAN sPIRITUAL . .

TINGKATAN SPIRITUAL MANUSIA
Setiap manusia memiliki dimensi ruhani/spiritual..
Dan dimensi itu memiliki tingkatan2 sesuai dengan qadr masing2..
*YANG PERTAMA
Orang masih melihat manusia2 secara berkelompok2, terkotak2, dan terbagi2 sesuai dengan golongannya dan selera penilaiannya sendiri..
Orang pada tingkatan ini masih melihat dan menilai manusia2 dari sisi hitam-putih, kaya-miskin, mancung- pesek, cakep-jelek.. Si cina, si ambon, si batak, di jawa.. Si partai A, si partai B, si mazhab A, si mazhab B, si amerika, si arab, si indonesia, dsb..
Orang pada golongan ini biasanya mudah menghakimi org lain dan kerap kali bersifat subjektif..
*YANG KEDUA
Semakin tinggi dimensi spiritual/ruhani seseorang, maka ia akan keluar dari kotak2 yg memenjarakannya dan tidak lagi memandang manusia2 dari golongan2..
Ia tidak perduli lagi kurus-gemuk, tinggi-pendek.. Semua sekat2 itu telah ia fana'kan..
Baginya yang ada hanyalah "Baik" atau "Buruk"
Tak perduli partai A atau partai B, sijawa atau sipapua, indonesia-cina atau arab..
Yang terpenting orang itu "Baik" atau "Buruk".
Kalau baik ia terima, kalau buruk ia tolak..
*YANG KETIGA
Semakin tinggi lagi tingkatan spiritual seseorang, ia tidak lagi menilai "Baik" atau "Buruk" orang lain..
Baik dan buruk itu sudah fana'..
Baginya yang ada hanyalan "Dirinya" dan "Allah"..
Terserah orang lain menganggap baik atau buruk, yang terpenting baginya adalah ini urusan antara DIRINYA dengan ALLAH..
*YANG KEEMPAT
Semakin sempurna tingkatan spiritual seseorang, maka ia tidak lagi memandang "Dirinya"
Dirinya telah ia fana'kan..
Hingga yang tertinggal hanyalah "ALLAH" saja..
Baginya "TIDAK ADA SEGALA SESUATU KECUALI ALLAH"

Saturday, March 12, 2016

KEJAWEN

Kepercayaan Jawa . . KeJawen . .
Tjahja Tribinuka
20 jam ·
kepercayaan masyarakat jawa mengenai saudara empat
Kidung Marmati
Ana kidung ing kadang Marmarti,
Among tuwuh ing kawasanira
Nganakaken suciptane.
Kakang kawah puniku,
Kang rumeksa sarira - mami,
Anekakaken sedya ing kawasanipun,
Adhi ari-ari ika,
Amayungi lakuning kawasaneki,
Ngenakaken pangarah

Punang Gatih ing rahina wengi,
Ngrerewangi ulah kang Kawasa
Andadekaken karsane,
Puser Kawasanipun, nguyu-uyu sabawa mami,
Anuruti panedha, kawasanireku,
Jangkep kadang-ingsun papat,
Kalimane pancer wis dadi siji,
Tunggal sawujud ingwang.
artinya :
ada nyanyian mengenai saudara yang merawat dengan hati-hati
memelihara berdasarkan kekuasaan Tuhan
mengadakan ciptaanNya
kakak berupa air ketuban itu
yang menjaga badan kita
mendatangkan kehendak dalam kekuasannNya
adik berupa ari-ari itu
melindungi tindakan kita dalam kekuasaanNya
berdasarkan petunjukNya
sang darah pada siang dan malam
membantu tindakan kita dari Tuhan
mewujudkan kehendakNya
tali pusar, membunyikan musik kepada kita
menuruti permintaan kita
lengkap saudara empat kita
pusat yang kelima sudah menjadi satu
manunggal dalam perwujudan kita
semoga damai selalu,,, rahayu mulyaning jagat...

Kesadaran KeTuhanan

. . . bahwa Energi positif dari kesadaran berasal dari kesadaran itu sendiri , bahwa baik dan buruk selalu datang berdampingan, dan kita semua tidak bisa memilihnya. Ada plus juga ada minus, ada baik dan juga ada yang jelek, ada kanan ada kiri, semua datang berdampingan, dan hal tersebut adalah hukum alam.
Maka dengan kesadaran kita dapat menerima segala sesuatu yang terjadi sebagai suatu Kewajaran. Kesadaran ini akan bisa membebaskan dari suatu kemelekatan ,maka energi negatif tidak akan mempengaruhi terhadap Rasa, sehingga energi kreatif tidak akan pernah menyurut. . .

Friday, February 26, 2016

sajak . .

ohhh alam yang bernyanyi sepi hati tapi gemuruh gema membahana . .
hati sunyiku jadi tersibak sentuhan ilahhi yg hanya bisa kurasa sendiri
karena spiritual memang selfis . . enggan berbagi bagi yang tak memahami

Tuesday, February 23, 2016

Bawah Sadar

. . hukum Hidup adalah hukum Pertumbuhan, alam membuktikan akan bekerjanya hukum ini dengan menyatakan dirinya secara diam diam dan terus menerus dalam hukum Pertmbuhan. Dimana ada Pertumbuhan dan Pernyataan Diri , pastilah disitu ada Hidup , pastilah ada Keserasian dan Keseimbangan . . dan Daya Hidup itulah Kekuasaan Tuhan Semesta Alam . . dan disitu pulalah ada Kesehatan sempurna . .

Bawah Sadar

. . sebab utama Kegagalan adalah kurangnya Kepercayaan dan terlalu banyak usaha yg sifatnya memaksakan .akanlah selalu gagal memperoleh hasil dengan menggunakan paksaan mental, Batin Bawah Sadar tidak menanggapi paksaan, tapi dia akan menanggapi dengan Kepercayaan dan penerimaan serasi batin sadar .
Bila menggunakan secara negatip akan mendatangkan kesulitan, kegagalan dan kekacauan, tapi bila menggunakan dengan konstruktif dan membangun kebaikan maka akan mendatangkan Tuntunan , Kebebasan dan Kedamaian Jiwa. . .

Bawah Sadar

. . memelihara pikiran Iri dan suka mencela adalah sangat merusak karena menempatkan kita di keadaan negatip maka hasrat dan kekayaan akan kabur bukannya mendatangi , tapi bila mau mendoakan agar mereka bisa lebih baik dan lebih makmur lagi akan bisa menetralisir dan akan mengalirkan kebaikan , kekayaan yang lebih besar lagi . . sesuai hukum Batin Bawah Sadar sendiri . .
hal inilah yang paling sulit karena sebenarnya kita suka mencela karena iri . ..